Menebak Keberlanjutan Film "James Bond" Usai Daniel Craig Pensiun
- ANTARA FOTO
Perkataan Craig dan Waller-Bridge barangkali ada benarnya. Untuk terbaca menjadi relevan dengan zaman, tak perlu muluk-muluk menciptakan "Jane Bond". Cukup berdayakan dan hidupkan karakter-karakter perempuan yang hidup di sekitar James Bond—meski, sebagaimana kita tahu, budaya populer tak sepenuhnya bertindak progresif namun setidaknya peluang keberagaman karakter dapat memperkaya cerita Bond.
Jika dahulu Miss Moneypenny cenderung tak jauh berbeda dengan stereotipe “sekretaris perempuan” dan “Bond Gilrs”, di era kontemporer ia diperankan oleh aktris kulit hitam yang cerdas dan cakap—ia muncul pertama kali di “Skyfall” (2012) diperankan oleh Naomie Harris.
Dalam “Skyfall”, mulanya ia adalah agen lapangan namun pada akhirnya dipindahtugaskan menjadi seorang sekretaris karena secara tidak sengaja menembak Bond yang pada saat itu berkelahi di atas kereta. Pada adegan terakhir, Moneypenny meminta maaf kepada Bond, "Seperti yang Anda katakan, tidak semua orang cocok untuk pekerjaan lapangan."
Film “No Time To Die” kembali menampilkan Harris sebagai Moneypenny yang berdiri sebagai salah satu perempuan berdaya dan sangat kompeten. Perannya di dalam film ini sangat sentral bersama dua perempuan penting lainnya, Madeleine Swann dan agen Nomi.
“Saya pikir benar-benar brilian bahwa perempuan dalam film ini memainkan peran sentral seperti itu. Mereka sangat penting untuk mendorong cerita ke depan. Mereka ‘bad-ass’. Mereka terlibat penuh dalam aksi dan mereka bukan gadis lemah yang menunggu pertolongan. Mereka adalah perempuan tangguh, kuat, dan percaya diri. Sepanjang film ini, Bond tidak akan bertahan tanpa bantuan dari para perempuan yang membantunya selama ini,” kata Harris dikutip dari siaran pers pada Senin.
Selain Moneypenny, karakter Madeleine Swann (diperankan Léa Seydoux) juga sangat menarik jika ditilik lebih jauh. Swann adalah apa yang disebut Bayard sebagai “primary girl” yang cerdas, independen, dan punya karier prestise.
Penelitian Bayard menyebutkan, meskipun “primary girl” lebih unggul daripada “secondary girl”, kebanyakan “Bond Girls” hanya muncul satu kali dalam film. Namun berbeda untuk film Bond generasi Craig menandai pertama kalinya “Bond Girl” digambarkan secara signifikan dalam dua film, yakni “Spectre” (2015) dan “No Time To Die”.
Load more