News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Gak Ada, Ini Penyebab Sekarang Bermunculan Penyakit Aneh Kata dr Zaidul Akbar, Kebiasaan Orang Tua Dulu Berbeda, Ternyata…

Zaman sekarang semakin banyak bermunculan penyakit aneh dan mematikan. Dr Zaidul Akbar mengungkapkan penyebabnya, termasuk kebiasaan orang tua dulu berbeda.
Minggu, 11 Juni 2023 - 05:30 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvonenews

Selain itu, orang zaman sekarang kebanyakan makan makanan mati, tanpa mengonsumsi rimpang atau rempah.

“Akhirnya apa yang dimakan? cuma sekedar rasa, itu yang pertama. Lalu, yang kedua makanan mati. Orang Jawa juga sama jadi gak kenal lagi dengan rempah, rimpang, segala macam,” jelas dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan bahwa makanan juga mempengaruhi sosialitas dan solidaritas manusia.

“Kita akuin lah sosialitas, solidaritasnya orang zaman sekarang tuh beda loh. Itu juga terkait dengan makanan salah satunya, kalau kita mau teliti tentang itu,” lanjutnya.

Dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa kini makanan yang memberikan tenaga sudah jarang dikonsumsi banyak orang.

Pekerja kantoran biasanya mengisi perut dengan gorengan yang mengandung minyak dan tepung, tentunya tidak sehat untuk tubuh.

“Karena makanan yang sifatnya memberi tenaga atau power tadi tuh udah jarang dimakan lagi oleh mereka. Datang pergi ke kantor, balik lapar katakanlah beli gorengan. Zaman dulu gak ada gorengan loh karena tepung susah, sekarang tepung import,” kata dr Zaidul Akbar.

Lagi-lagi, makanan yang dikonsumsi hanya sebatas pemanja lidah.

“Udah pakai tepung dikasih micin, dikasih garam, digoreng pakai minyak. Apa yang mau didapat dari itu kalau cuma sekedar lidah doang yang disenang-senangin,” sambungnya.

Berbeda jauh dengan kebiasaan orang tua dulu, umumnya mereka mengonsumsi singkong rebus dalam kehidupan sehari-hari.

Kini, orang malah membeli gorengan yang dibungkus dengan koran bekas.

“Zaman dulu kan gak gitu orangnya, makan singkong rebus. Maka Anda yang kerja di DKI tolong titip sama istri dibawain cemilan gitu loh, dan mengurangi sampah plastik juga apalagi gorengan gitu pakai koran bungkusnya,” tutur dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, tinta pada koran yang mengandung logam itu berbahaya jika masuk ke tubuh. Oleh karenanya, dr Zaidul Akbar tidak merasa heran jika muncul penyakit aneh dan mematikan, salah satunya kanker.

“itu tinta loh yang dipakai itu buat bikin koran, itu logam kan itu. Pokoknya bahan berbahaya gak cocok untuk masuk ke tubuh. Ketika kena minyak itu kan lengket, gak heran zaman sekarang itu banyak insidensi penyakit kanker” ucap dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Grup E ACL 2: Persib Bandung Sempurna di Puncak, FC Seoul Malah Jadi Juru Kunci!

Klasemen Grup E ACL 2: Persib Bandung Sempurna di Puncak, FC Seoul Malah Jadi Juru Kunci!

Persib Bandung memuncaki klasemen Grup E ACL 2 dengan enam poin sempurna, unggul atas Melbourne Victory. FC Seoul terpuruk tanpa poin di posisi juru kunci.
Listrik Batam Kembali Normal, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Pulih Bertahap dan Warga Tetap Terlayani

Listrik Batam Kembali Normal, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Pulih Bertahap dan Warga Tetap Terlayani

Pasokan listrik di Batam kembali normal setelah gangguan yang melanda kota itu sejak Senin (12/10/2026).
Hasil Persib Vs Viettel: Maung Bandung Petik Kemenangan Kedua di ACL 2, Mariano Peralta Jadi Pahlawan

Hasil Persib Vs Viettel: Maung Bandung Petik Kemenangan Kedua di ACL 2, Mariano Peralta Jadi Pahlawan

Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas wakil Vietnam The Cong-Viettel FC dalam matchday kedua ACL 2 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026).
Aksi Curanmor di UIN Sunan Kalijaga Terbongkar, Diduga Libatkan Mahasiswi dari Sebuah Kampus Swasta di Yogyakarta

Aksi Curanmor di UIN Sunan Kalijaga Terbongkar, Diduga Libatkan Mahasiswi dari Sebuah Kampus Swasta di Yogyakarta

Seorang mahasiswi dari salah satu kampus swasta di wilayah Yogyakarta diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Punya Budget Rp3 Jutaan? Ini 7 Rekomendasi HP yang Worth It Dibeli Oktober 2026

Punya Budget Rp3 Jutaan? Ini 7 Rekomendasi HP yang Worth It Dibeli Oktober 2026

Punya budget Rp3 jutaan? Simak 7 rekomendasi HP terbaik Oktober 2026 dengan spesifikasi menarik, mulai dari layar AMOLED, kamera canggih, performa kencang, hingga baterai jumbo.
Wakil DPRD Medan Didatangi Dua Santri, Ternyata Bahas Jabatan

Wakil DPRD Medan Didatangi Dua Santri, Ternyata Bahas Jabatan

Dua orang santri asal Kota Medan yang menempuh pendidikan di Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, berkunjung ke gedung DPRD

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kaops Damai Cartenz Imemastikan penegakan hukum yang dilakukan terhadap anggota Kelompok Kriminal bersenjata di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sudah sesuai standar operasional presedur
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Menanti Debut Megawati Hangestri di Laga Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Menanti Debut Megawati Hangestri di Laga Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Link live streaming KOVO Cup 2026 hari ini, Rabu (14/10/2026). Megawati Hangestri berpeluang menjalani pertandingan perdananya bersama Hyundai Hillstate saat menghadapi Expressway Hi-Pass di perdana mereka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT