News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak cuma Bisa Membantu Kendalikan Diabetes, Rutin Konsumsi Jenis Buah ini Ampuh Menurunkan Berat Badan!

Mengonsumsi buah-buahan tertentu dapat membantu mengelola diabetes dan mendukung penurunan berat badan. Jenis buah apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 21:58 WIB
Ilustrasi Buah Buahan
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Diabetes dan obesitas adalah dua kondisi kesehatan yang saling terkait dan menjadi perhatian.

Salah satu cara alami yang dapat membantu mengendalikan diabetes dan menurunkan berat badan adalah dengan mengonsumsi buah-buahan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buah-buahan ini tidak hanya kaya akan serat, vitamin, dan mineral, tetapi juga memiliki indeks glikemik rendah.

Berikut beberapa jenis buah yang bisa mengendalikan kadar diabetes dan menurunkan berat badan.

1. Apel

Apel adalah buah yang sangat umum dan mudah didapatkan di berbagai daerah.

Buah ini kaya akan serat, terutama pektin, yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga mencegah lonjakan kadar gula darah.

Selain itu, kandungan air yang tinggi pada apel membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama.

Apel juga rendah kalori, menjadikannya pilihan yang baik dikonsumsi saat diet.

2. Jeruk

Jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat baik dan juga mengandung serat larut yang dikenal sebagai pektin.

Jeruk memiliki indeks glikemik rendah sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, jeruk dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu dalam pembakaran lemak, menjadikannya buah yang ideal untuk menurunkan berat badan.

Mengonsumsi jeruk utuh lebih dianjurkan dibandingkan jus jeruk, karena kandungan seratnya yang lebih tinggi.

3. Alpukat

Alpukat sering dianggap sebagai buah berlemak, tetapi lemak dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Lemak sehat ini juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebih.

Alpukat juga mengandung serat tinggi, yang penting untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.

Alpukat tidak hanya baik untuk mengendalikan diabetes tetapi juga efektif dalam program penurunan berat badan.

4. Beri (Blueberry, Raspberry, Blackberry)

Buah blueberry, raspberry, dan blackberry, adalah buah-buahan yang sangat rendah kalori dan kaya akan serat serta antioksidan.

Kandungan serat yang tinggi membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan gula.

Antioksidan dalam beri, khususnya anthocyanin, telah dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin, yang sangat penting dalam pengelolaan diabetes.

Selain itu, konsumsi beri secara teratur dapat membantu dalam proses penurunan berat badan, karena memberikan rasa kenyang dengan kalori yang kecil.

5. Pir

Pir adalah buah lain yang kaya akan serat, terutama serat larut yang dikenal sebagai pektin.

Pektin membantu mengatur kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan karbohidrat di usus.

Selain itu, pir juga memiliki indeks glikemik rendah, yang membuatnya ideal untuk penderita diabetes.

Kandungan air dan serat dalam pir juga membuat perut kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi asupan makanan berlebih

6. Pepaya

Pepaya adalah buah tropis yang tidak hanya manis dan lezat, tetapi juga sangat bermanfaat bagi penderita diabetes dan mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Pepaya mengandung enzim papain yang membantu pencernaan dan meningkatkan metabolisme.

Selain itu, pepaya kaya akan serat dan memiliki indeks glikemik rendah.

Kandungan air yang tinggi dalam pepaya juga membantu menjaga perut kenyang lebih lama.

Mengonsumsi buah-buahan tertentu dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengelola diabetes dan mendukung penurunan berat badan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian penting untuk selalu mengonsumsi buah-buahan ini dalam jumlah yang wajar.

Kombinasi antara pola makan sehat, olahraga teratur, dan pengawasan medis adalah kunci untuk mengendalikan diabetes dan mencapai berat badan yang sehat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tidak perlu khawatir, ladies! Berikut penjelasan untuk situasi skor 0-0 yang bertahan hingga akhir babak kedua dalam pertandingan sepak bola.
Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT