News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

dr Zaidul Akbar Bongkar Cara Masak Nasi Biar Penuh Serat dan Probiotik, Cukup Tambahkan Satu Bahan Ini!

Ingin nasi putih jadi lebih sehat? dr Zaidul Akbar ungkap cara memasak nasi agar penuh serat, protein, dan probiotik hanya dengan menambahkan satu bahan rahasia
Rabu, 30 April 2025 - 20:00 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nasi putih merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia yang dikonsumsi hampir setiap hari.

Namun, nasi putih kerap kali dianggap sebagai makanan yang tidak sehat, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet, baik untuk menurunkan berat badan maupun menjaga kadar gula dan kolesterol dalam darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kandungan indeks glikemik yang tinggi dalam nasi putih membuatnya cepat diubah menjadi gula dalam tubuh, sehingga memicu lonjakan gula darah dan menyebabkan rasa kantuk setelah makan.

Meski demikian, dokter sekaligus praktisi pengobatan sunnah, dr Zaidul Akbar, membagikan rahasia agar nasi putih bisa tetap dikonsumsi namun dengan versi yang jauh lebih sehat.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Assabil Channel, dr Zaidul Akbar memberikan tips memasak nasi agar kandungan gizinya meningkat drastis, bahkan bisa menjadi sumber serat, protein, dan probiotik yang baik untuk tubuh.

Menurut dr Zaidul Akbar, nasi putih bisa dimodifikasi kandungannya hanya dengan menambahkan satu bahan utama dan beberapa pelengkap alami.

Ilustrasi Nasi Putih

Hal ini membuat nasi lebih mudah dicerna, tidak menyebabkan kantuk berlebihan, dan bahkan memberi manfaat kesehatan yang jauh lebih baik.

“Kenapa nasi putih banyak dilarang? Karena tinggi banget gulanya,” ujar dr Zaidul Akbar.

Ia menambahkan bahwa konsumsi nasi putih secara berlebihan dapat membuat tubuh mudah mengantuk karena proses metabolisme gula yang lambat di dalam tubuh.

"Masalahnya kalau sudah makan nasi putih, apa yang akan terjadi saat Anda kuliah? Ngantuk loh. Karena tubuh susah metabolisme gula pada nasi itu," jelasnya.

Namun, alih-alih melarang makan nasi putih, dr Zaidul Akbar justru menyarankan agar nasi putih dimodifikasi sehingga menjadi lebih ramah bagi tubuh dan tetap bisa dinikmati sehari-hari.

Cara pertama yang disarankan oleh dr Zaidul Akbar adalah menambahkan bumbu tumisan sehat ke dalam nasi yang sedang dimasak.

Tumisan ini terdiri dari cabai rawit, bawang putih, serai, dan sedikit lada hitam yang dimasak dengan minyak kelapa atau minyak zaitun.

“Saran pertama, coba ambil cabe rawit, tambahkan bawang putih, tambahkan serai sedikit, ditumis pakai minyak kelapa atau kalau enggak pakai minyak zaitun, tumis pakai api kecil saja. Nanti tambahkan garam sedikit, garam bukit atau garam laut yang sehat, sama tambahkan lada hitam,” kata dr Zaidul Akbar.

“Dioseng-oseng sebentar, itu nanti dimasukkan ke nasinya tadi ini,” tambahnya.

Dengan metode ini, nasi tidak hanya memiliki rasa yang lebih kaya, tetapi juga memperoleh tambahan nutrisi dari bahan-bahan alami tersebut.

Menurut dr Zaidul Akbar, ini bukan nasi goreng, tetapi nasi sehat yang diperkaya dengan serat dan mineral penting untuk tubuh.

Tips kedua dari dr Zaidul Akbar adalah membuat sambal sehat yang juga bisa meningkatkan kualitas gizi nasi putih.

Sambal ini dibuat dari bahan-bahan alami seperti cabai rawit, kurma, bawang putih, dan garam laut. Semua bahan diulek hingga halus dan kemudian dicampur dengan tempe yang dihancurkan.

“Isi sambelnya dari cabai rawit, kurma, bawang putih, garam. Temen-temen pemanisnya bisa ganti pakai kurma,” ujar dr Zaidul Akbar.

“Diulek-ulek sebentar, lalu tempenya diancur-ancurin, masukin ke nasinya,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan campuran ini, dr Zaidul Akbar menyebut bahwa nasi akan menjadi full serat, full protein, full probiotik.

Ini tentunya sangat cocok bagi siapa saja yang ingin tetap mengonsumsi nasi putih namun tetap menjaga pola makan sehat tanpa harus mengganti dengan nasi merah atau karbohidrat lain yang belum tentu disukai lidah orang Indonesia. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT