News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada DBD! 7 Fakta Penting Peran Perempuan Lindungi Keluarga dari Dengue di Indonesia

Perempuan punya peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga, khususnya menghadapi ancaman dengue. 7 Peran perempuan lindungi keluarga dari DBD
Senin, 11 Agustus 2025 - 22:16 WIB
Ilustrasi Waspada DBD! 7 Fakta Penting Peran Perempuan Lindungi Keluarga dari Dengue di Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Tahun 2024 menjadi peringatan serius bagi Asia: tercatat 884.402 kasus demam berdarah (dengue) dengan 1.008 kematian (Case Fatality Rate 0,11%), tertinggi sejak pencatatan global dimulai pada 2010.

Indonesia mendominasi angka tersebut, menyumbang 66% kematian dengue di Asia dan menjadi negara dengan kasus terbanyak di ASEAN. Kementerian Kesehatan RI melaporkan 257.455 kasus dengue di 514 kabupaten/kota, dengan 1.461 korban meninggal sepanjang 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman itu terus berlanjut di 2025. Hingga pekan ke-25, sudah ada 79.843 kasus (IR: 28,18/100.000 penduduk) dan 359 kematian (CFR: 0,45%). 

Kondisi ini menjadi sorotan dalam talk show “Peran Ibu Sebagai Penjaga Keluarga” yang diadakan PT Takeda Innovative Medicines bersama YAPMEDI dan FKUI di 13th Annual Women’s Health Expo & Bazaar 2025.

Menurut Dr. dr. Sukamto, SpPD, K-AI, FINASIM, perempuan punya peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga, khususnya menghadapi ancaman dengue. 

“Perempuan menjadi jembatan informasi dan penggerak aksi di rumah tangga maupun komunitas. Tantangan besar saat ini adalah meningkatnya risiko penyakit menular seperti dengue, yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau gaya hidup,” ujarnya.

7 Fakta Penting Peran Perempuan Lindungi Keluarga dari DBD

1. Perempuan sebagai pengambil keputusan kesehatan keluarga
Di banyak rumah tangga, perempuan menentukan langkah pencegahan, perawatan, dan edukasi kesehatan untuk anggota keluarga.

2. Risiko dengue tak pandang bulu
Bahkan orang dewasa sehat bisa membawa virus dengue tanpa gejala, lalu menularkannya melalui gigitan nyamuk.

3. Penyakit penyerta tingkatkan risiko
Penderita hipertensi, obesitas, penyakit ginjal, diabetes, atau gangguan paru punya peluang komplikasi lebih tinggi saat terkena dengue.

4. Anak-anak paling rentan
Data Kemenkes menunjukkan, kematian akibat dengue paling banyak menimpa anak usia 5–14 tahun.

5. Gejala perlu dikenali sejak dini
Demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan ruam kulit adalah tanda awal yang tidak boleh diabaikan.

6. Infeksi kedua lebih berbahaya
Seseorang bisa terkena dengue lebih dari sekali, dan infeksi kedua biasanya lebih berat daripada yang pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Pencegahan adalah kunci
Langkah pencegahan meliputi 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang), memakai pelindung diri, dan mempertimbangkan vaksinasi dengue.

Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH menambahkan bahwa dengue memiliki tiga fase, fase demam tinggi, fase kritis saat demam turun, dan fase penyembuhan saat demam kembali naik. Jika tidak ditangani, kondisi dapat berkembang menjadi Dengue Shock Syndrome (DSS) yang berpotensi mematikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara soal Pilpres 2029. ia menilai saat ini Prabowo Subianto masih kuat dan ingin berada di pihak yang menang.
Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT