GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Mengolah Limbah Tahu Jadi Bahan Irigasi Pertanian, Solusi Ramah Lingkungan Bisa Turunkan Polusi Organik

Tips mengolah limbah tahu jadi bahan irigasi pertanian. Selain IPAL, penerapan teknologi fitoremediasi juga menjadi cara efektif untuk meminimalisasi dampak limbah
Rabu, 17 September 2025 - 23:59 WIB
Ilustasi Tips Mengolah Limbah Tahu Jadi Bahan Irigasi Pertanian, Solusi Ramah Lingkungan Bisa Turunkan Polusi Organik
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Pengelolaan limbah industri makanan menjadi tantangan besar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk pada sektor pengolahan kedelai. Salah satu yang paling banyak menyumbang limbah organik adalah industri tahu. 

Proses produksi tahu menghasilkan limbah cair dengan volume tinggi dan kandungan organik yang pekat. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini bisa mencemari air sungai, menurunkan kualitas lahan pertanian, dan menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sejumlah daerah, solusi ramah lingkungan telah diterapkan untuk mengatasi masalah ini. Contohnya adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. 

Sistem ini memungkinkan limbah cair dari banyak produsen tahu ditampung dalam satu instalasi, lalu diolah sehingga kadar pencemarannya berkurang signifikan. Hasil air olahan bahkan bisa dimanfaatkan kembali, misalnya untuk irigasi atau digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Selain IPAL, penerapan teknologi fitoremediasi juga menjadi cara efektif untuk meminimalisasi dampak limbah tahu. Melalui pemanfaatan tanaman air seperti eceng gondok, kandungan zat organik berbahaya dalam limbah dapat diserap secara alami. 

Kombinasi antara teknologi modern dan metode alami ini terbukti mampu mengurangi beban pencemaran, sekaligus membuka peluang pemanfaatan limbah sebagai energi alternatif atau pupuk organik yang bermanfaat bagi petani.

Persoalan limbah tahu juga dihadapi Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri tahu terbesar. Terdapat 88 pabrik tahu di Kecamatan Jogoroto yang setiap harinya mengolah sekitar 84 ton kedelai. 

Dari jumlah itu, dihasilkan limbah cair sekitar 1.260 meter kubik per hari dengan kandungan Biological Oxygen Demand (BOD) mencapai 4.200 kilogram per hari. Tanpa pengolahan, volume ini jelas menimbulkan pencemaran serius.

Menjawab tantangan tersebut, program Kampung Pangan "Bersinar" (Berwawasan Lingkungan, Higienis, dan Tenar) pun diluncurkan. Program ini tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas produksi tahu, tetapi juga menekankan pentingnya pengelolaan limbah berkelanjutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan IPAL Komunal yang mampu menampung limbah dari puluhan pabrik tahu sekaligus.

Hasilnya cukup signifikan. Melalui sistem IPAL, kadar BOD yang semula 4.200 kilogram per hari dapat ditekan hingga tinggal 960 kilogram per hari. Artinya, pencemaran organik berhasil ditekan hingga lebih dari 77 persen, sehingga air buangan menjadi lebih ramah lingkungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Viral kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Nama Kiai Ashari pun langsung menjadk menjadi sorotan kareena karena telah ditetapkan sebagai tersangka
Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang Pembuktian Selesai, Nadiem Makarim Akan Hadapi Tuntutan pada 13 Mei

Sidang pembuktian kasus dugaan korupsi Chromebook yang menyeret Nadiem Anwar Makarim sebagai terdakwa dinyatakan sudah selesai sehingga jaksa penuntut umum diberikan kesempatan untuk mengajukan tuntutan yang akan digelar  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Dedi Mulyadi Tak Main-main, Tegas Larang Izin Pembangunan Tempat Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah radikal untuk melindungi wilayahnya dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor. 
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT