GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Benjolan Kecil Bisa Jadi Bahaya Besar, Simak Tips Deteksi Dini Kanker Payudara & Tiroid Agar Hidup Lebih Aman

Benjolan di area tubuh sering kali dianggap hal sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan serius, terutama pada payudara dan tiroid. Deteksi
Sabtu, 27 September 2025 - 22:37 WIB
Ilustrasi Waspada! Benjolan Kecil Bisa Jadi Bahaya Besar, Simak Tips Deteksi Dini Kanker Payudara & Tiroid Agar Hidup Lebih Aman
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Benjolan di area tubuh sering kali dianggap hal sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan serius, terutama pada payudara dan tiroid. Tidak sedikit orang yang menunda pemeriksaan karena merasa benjolan tersebut tidak berbahaya, padahal penanganan dini dapat menentukan keberhasilan pengobatan. 

Kesadaran untuk mengenali gejala dan melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit payudara dan tiroid dapat menyerang siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Meski kanker payudara lebih sering dikaitkan dengan perempuan, faktanya pria pun tidak kebal terhadap risiko tersebut. 

Begitu pula dengan gangguan tiroid yang dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Perubahan kecil seperti benjolan di leher, perubahan berat badan tanpa sebab jelas, hingga mudah lelah bisa jadi tanda yang tidak boleh diabaikan.

Cara deteksi sederhana sebenarnya bisa dilakukan di rumah. Misalnya, perempuan dapat melakukan SADARI (periksa payudara sendiri) secara rutin untuk mengenali ada tidaknya benjolan, perubahan bentuk, atau cairan yang keluar dari puting. 

Sementara untuk tiroid, seseorang bisa memperhatikan adanya pembesaran di leher atau kesulitan menelan. Jika gejala ini muncul, langkah pertama yang bijak adalah segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan awal tidak harus menunggu kondisi memburuk. Konsultasi sejak dini memberikan peluang lebih besar untuk penyembuhan. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Nani Harlina, Dokter Bedah Payudara dan Endokrin.

“Tidak setiap benjolan boleh dianggap sepele. Beberapa kasus dapat mengindikasikan kondisi serius seperti kanker payudara atau gangguan tiroid. Konsultasi medis sejak dini serta intervensi tepat waktu sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan menyelamatkan nyawa,” ujar Dr. Nani Harlina.

Kegiatan tersebut Dalam rangka memperingati Pink October, bulan kesadaran kanker payudara internasional. Bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, diagnosis yang tepat, serta penanganan segera untuk penyakit payudara dan tiroid.

Selain paparan medis, ada juga sesi berbagi dari perwakilan manajemen yang menjelaskan layanan terpadu untuk pasien internasional, khususnya dari Indonesia. Pasien asal Indonesia disebut menyumbang sekitar 65% dari total pasien internasional, yang menandakan tingginya kepercayaan terhadap layanan kesehatan lintas negara.

Sejalan dengan kampanye Pink October, tersedia pula berbagai program pemeriksaan yang mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Di antaranya pemeriksaan kesehatan komprehensif untuk wanita dan pria, serta paket PET-CT Scan bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap kanker. 

Upaya ini diharapkan bisa memperluas akses deteksi dini agar masyarakat tidak lagi menganggap enteng gejala awal seperti benjolan. 

Kesempatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk memahami lebih dalam mengenai pencegahan, penanganan, serta pengobatan penyakit payudara dan tiroid secara praktis. 

Dengan bekal pengetahuan tersebut, diharapkan semakin banyak orang yang tidak menunda langkah penting dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Tips Deteksi Dini (Menurut Kemenkes & WHO)

Berikut beberapa tips deteksi dini yang disarankan oleh badan kesehatan nasional (Kemenkes) maupun World Health Organization (WHO):

1. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)
Lakukan setiap bulan, idealnya antara hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama haid, atau tanggal yang sama setiap bulan bila sudah menopause.
Perhatikan perubahan benjolan, perubahan bentuk, tekstur kulit, lekukan, atau cairan dari puting. 
Kemenkes RI

2. SADANIS (Pemeriksaan Klinis oleh Tenaga Kesehatan)
Jika menemukan kelainan lewat SADARI, segera periksakan ke fasilitas kesehatan agar dilakukan pemeriksaan klinis, seperti USG atau palpasi oleh profesional medis. 

3. Skrining Mammografi Berkala
WHO merekomendasikan penggunaan mammografi secara rutin untuk penduduk yang tampak sehat (tanpa gejala) sebagai upaya screening, khususnya bagi wanita berisiko tertentu. 

Beberapa pedoman internasional menyarankan skrining mammografi setiap tahun atau dua tahun untuk populasi usia 40–74 tahun dengan risiko rata-rata. 

4. Kesadaran Diri (Breast Awareness)
WHO menyarankan setiap wanita mengenali kondisi normal payudaranya (tekstur, bentuk, permukaan) agar dapat segera melaporkan bila ada perubahan. Konsep ini dikenal sebagai breast awareness. 

Dengan mengenali gejala awal seperti benjolan, perubahan warna kulit, lekukan, atau keluarnya cairan dari puting, seseorang bisa lebih cepat mengambil tindakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Dukungan Fasilitas Deteksi Dini di Tingkat Primer
Pemerintah Indonesia berupaya memperluas layanan deteksi dini ke puskesmas agar skrining kanker payudara dapat dilakukan lebih merata. 

Dengan menerapkan langkah‐langkah tersebut secara rutin dan disiplin, peluang deteksi kanker payudara pada stadium lebih awal meningkat secara signifikan, sehingga harapan hidup pun makin tinggi. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita kontainer berisi sparepart kendaraan yang diduga terafiliasi PT Blueray dalam penyidikan kasus suap Bea Cukai.
Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

BEI libur 14–15 Mei 2026 saat long weekend. Simak apakah transaksi saham, reksa dana, emas, dan ST016 tetap berjalan serta jadwal cair dananya.
Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak,.
Daftar Lengkap 39 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Listyo Sigit, Sejumlah Jenderal Polisi Geser Jabatan Strategis

Daftar Lengkap 39 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Listyo Sigit, Sejumlah Jenderal Polisi Geser Jabatan Strategis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit memutasi 39 Brigjen Pol pada Mei 2026. Sejumlah jenderal polisi dipercaya menempati posisi strategis baru.
MBG Sentuh 61,9 Juta Penerima, Pemerintah Akui Tata Kelola Program Masih Banyak PR

MBG Sentuh 61,9 Juta Penerima, Pemerintah Akui Tata Kelola Program Masih Banyak PR

Pemerintah mengungkap program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 61,9 juta penerima, namun tata kelola MBG masih menghadapi banyak tantangan.
Effendi Simbolon Dorong Regenerasi PSBI, Ajak Naposo 20-40 Tahun Tampil Pimpin Organisasi

Effendi Simbolon Dorong Regenerasi PSBI, Ajak Naposo 20-40 Tahun Tampil Pimpin Organisasi

Ketua Umum PSBI, Effendi Muara Sakti Simbolon, memimpin langsung acara konsolidasi organisasi yang berlangsung khidmat di Sopo Bolon HKBP Pangururan, Samosir,

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT