News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Air Rebusan Rempah untuk Atasi Kolesterol, Gula Darah, hingga Hipertensi: Minum Tiap Pagi saat Perut Kosong

Inilah air rebusan rempah untuk mengatasi kolesterol. gula darah, hingga hipertensi atau tekanan darah tinggi, dapat diminum setiap pagi saat perut kosong.
Kamis, 20 November 2025 - 17:54 WIB
Ilustrasi minum minuman herbal
Sumber :
  • Pexels/Yaroslav Shuraev

tvOnenews.com - Rempah-rempah sejak lama dikenal sebagai bahan alami yang kaya manfaat dan sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. 

Tak sedikit masyarakat yang mempercayai bahwa rempah tertentu dapat membantu meredakan atau bahkan mengatasi berbagai jenis penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu rempah yang memiliki banyak khasiat adalah ketumbar. 

Bahan dapur ini dipercaya mampu membantu menurunkan kolesterol, mengontrol gula darah, hingga meredakan hipertensi. 

Ilustrasi ketumbar
Ilustrasi ketumbar
Sumber :
  • Pixabay

 

Penjelasan mengenai manfaat ketumbar ini disampaikan oleh dr Wawaimuli Arozal, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube VDVC Health pada unggahan 5 September 2021.

Menurut dr Wawai, ketumbar mengandung beragam nutrisi penting.

Ia menjelaskan bahwa ketumbar memiliki kandungan protein, vitamin, mineral seperti zat besi, serta antioksidan, polifenol, saponin, dan sejumlah zat bermanfaat lainnya.

“Selain sebagai antioksidan, ketumbar juga berperan membantu mengatasi berbagai penyakit kronis,” jelasnya.

Beberapa penyakit yang dapat dibantu dengan konsumsi ketumbar meliputi kolesterol (menurunkan kadar HDL), menurunkan kadar gula darah, serta mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Kandungan zat besi di dalamnya juga bermanfaat bagi penderita anemia. 

Ketumbar Sebagai Salah Satu Bahan yang Membantu Menurunkan Kolesterol
Ketumbar Sebagai Salah Satu Bahan yang Membantu Menurunkan Kolesterol
Sumber :
  • unsplash.com

 

Bahkan, ketumbar aman dikonsumsi oleh mereka yang mengalami overweight atau kelebihan berat badan.

Dosis dan Cara Mengolah Ketumbar Menjadi Ramuan Herbal

Agar manfaat ketumbar dapat dirasakan, berikut takaran dan cara meracik air rebusannya:

Dosis konsumsi:

Takaran paling aman adalah 2–5 gram biji ketumbar per hari.

Jika menggunakan sendok makan, setara dengan ½ hingga 1 sdm.

Cara membuat rebusan ketumbar:

1. Rebus sekitar 250 ml air hingga mendidih, lalu masukkan 2–5 gram (sekitar 1 sdm) biji ketumbar.

2. Masak dengan api kecil dan tunggu kurang lebih 10 menit agar seluruh zat aktifnya larut ke dalam air.

3. Setelah 10 menit, saring air rebusannya dan pindahkan ke gelas.

4. Konsumsi pada pagi hari saat perut masih kosong.

Menurut dr Wawai, penyerapan nutrisi dari ramuan ketumbar akan lebih optimal jika diminum sebelum makan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosis sekali minum sekitar 100 ml, dan boleh dikonsumsi dua kali sehari.

Hasilnya mulai dapat terlihat setelah 2–3 minggu, terutama pada penderita kolesterol tinggi atau gula darah tinggi. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT