GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hipertensi Bisa Sebabkan Brain Fog? Begini Penjelasan Hubungan Tekanan Darah Tinggi dan Konsentrasi Otak

Hipertensi bisa sebabkan brain fog akibat aliran darah ke otak terganggu. dr. Hans Tandra jelaskan pentingnya kendalikan tekanan darah dengan gaya hidup sehat.
Sabtu, 29 November 2025 - 18:28 WIB
Ilustrasi Hipertensi
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali dianggap hanya berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kemudian, muncul pertanyaan, apakah hipertensi juga bisa menyebabkan brain fog, yaitu kondisi ketika otak terasa lambat berpikir, sulit fokus, dan mudah lupa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan YouTube Good Talk TV, dr. Hans Tandra menjelaskan hubungan antara tekanan darah tinggi dan penurunan fungsi otak yang sering dikenal sebagai brain fog.

Menurutnya, hipertensi memang dapat mempermudah terjadinya brain fog, terutama karena gangguan aliran darah menuju otak.

Aliran Darah Otak Terganggu karena Tekanan Darah Tinggi

Dr. Hans menjelaskan, tekanan darah tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di seluruh tubuh, termasuk di otak.

“Begitu aliran darah terganggu, sirkulasi ke otak juga terganggu,” jelasnya.

Otak manusia membutuhkan pasokan darah yang stabil untuk membawa oksigen dan nutrisi penting.

Jika pembuluh darah menyempit atau rusak akibat hipertensi, suplai oksigen ke jaringan otak menjadi tidak optimal.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami penurunan konsentrasi, pelupa, atau berpikir lebih lambat, gejala yang dikenal sebagai brain fog.

Lebih jauh, kondisi ini juga meningkatkan risiko stroke dan gangguan kognitif jangka panjang.

Bahkan sebelum stroke terjadi, penderita hipertensi dapat menunjukkan gejala awal berupa lambat berpikir, mudah bingung, dan kesulitan menyelesaikan tugas sederhana.

Menurut dr. Hans Tandra, brain fog tidak hanya dipicu oleh hipertensi. Kondisi medis lain seperti kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas juga dapat memperburuk gangguan fungsi otak.

Semua faktor tersebut berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah yang berperan penting dalam menjaga kesehatan otak.

“Orang yang kegemukan, perokok, atau sering minum alkohol, itu semua bisa merusak pembuluh darah otak,” ujar dr. Hans.

Ia menegaskan, ketika pembuluh darah otak terganggu, dampaknya bisa bermacam-macam. Jika aliran darah tersumbat ke bagian motorik, seseorang bisa mengalami stroke; jika ke bagian sensorik, muncul gejala mati rasa atau kebas.

Namun, bila gangguan terjadi di area otak yang mengatur daya ingat dan kognisi, maka gejalanya adalah menurunnya daya pikir, memori, dan konsentrasi. Inilah yang kemudian dikenal sebagai brain fog, fase awal sebelum munculnya gangguan serius seperti pikun atau demensia.

Gejala Brain Fog yang Perlu Diwaspadai

Masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa gejala sederhana bisa menjadi tanda awal brain fog akibat hipertensi. Menurut dr. Hans, tanda-tanda tersebut meliputi:

  1. Sulit fokus saat bekerja atau belajar.
  2. Mudah lupa terhadap hal-hal sederhana.
  3. Merasa lambat dalam berpikir atau mengambil keputusan.
  4. Mudah lelah secara mental meski tidak banyak beraktivitas.
  5. Bingung atau telat merespons percakapan.

Kondisi ini bisa datang dan pergi, namun jika terus dibiarkan tanpa pengendalian tekanan darah, risiko gangguan otak permanen akan meningkat.

Dr. Hans menekankan bahwa pengendalian tekanan darah merupakan langkah utama untuk mencegah brain fog dan penyakit serius lainnya.

“Kendalikan tekanan darah dengan obat yang benar, turunkan lemak dan gula dengan pola hidup sehat, maka pembuluh darah kita akan aman,” ujarnya.

Ia menyarankan penderita hipertensi untuk minum obat secara rutin, seperti amlodipin yang sering diresepkan untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Selain itu, perubahan gaya hidup sangat penting dilakukan, termasuk:

  • Mengurangi konsumsi garam dan makanan tinggi lemak jenuh.
  • Berhenti merokok dan menghindari alkohol.
  • Rajin berolahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda.
  • Tidur cukup dan mengelola stres dengan baik.

Dengan kebiasaan hidup yang sehat, aliran darah ke otak dapat terjaga, sehingga fungsi otak tetap optimal dan risiko brain fog bisa ditekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Hans Tandra, hasilnya nyata ketika seseorang benar-benar berkomitmen menjalani pola hidup sehat: tubuh menjadi segar, pikiran lebih jernih, dan pembuluh darah otak tetap berfungsi baik.

Dengan kata lain, menjaga tekanan darah bukan hanya melindungi jantung, tapi juga menjaga kejernihan berpikir dan ketajaman otak sepanjang hidup. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Perjuangan atlet untuk meraih kemenangan di olahraga memang sesuai dengan tema Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan. 
Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Kabar duka menyelimuti dunia bisnis Indonesia. Salah satu tokoh paling berpengaruh di Tanah Air, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) dalam usia 86 tahun.
Hari Pertama Lebaran Idul Fitri 2026, 48.668 Warga Jakarta ke Luar Kota Melalui Stasiun Pasar Senen-Gambir

Hari Pertama Lebaran Idul Fitri 2026, 48.668 Warga Jakarta ke Luar Kota Melalui Stasiun Pasar Senen-Gambir

Puluhan ribu warga Jakarta tercatat pergi ke luar kota saat hari pertama Lebaran Idul Fitri 2026, menggunakan moda transportasi kereta api, Jumat (21/3/2026).
Didit Prabowo di Tengah Para Tokoh JK hingga Anies Baswedan Saat Shalat Id di Masjid Agung Al Azhar

Didit Prabowo di Tengah Para Tokoh JK hingga Anies Baswedan Saat Shalat Id di Masjid Agung Al Azhar

Pemandangan tak biasa tersaji di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, saat Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Sabtu (21/3/2026).
BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Pulau Jawa hingga Riau, Cegah Hujan Ekstrem-Karhutla

BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Pulau Jawa hingga Riau, Cegah Hujan Ekstrem-Karhutla

BMKG gelar operasi modifikasi cuaca untuk antisipasi terjadinya hujan ekstrem hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah Indonesia.
Inggris Mulai Terlibat Perang, Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Iran di Hormuz

Inggris Mulai Terlibat Perang, Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Iran di Hormuz

Pangkalan-pangkalan Inggris diizinkan pemerintah Inggris menjadi perluasan akses AS ke untuk operasi yang menargetkan kemampuan rudal Iran

Trending

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 di SUGBK. Lawan St. Kitts and Nevis pada 27 Maret, Herdman panggil 41 pemain termasuk Jay Idzes dan Elkan Baggott.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT