GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makan Nasi Putih Campur VCO, Rahasia Cegah Lonjakan Gula Darah untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes masih bisa makan nasi putih tanpa takut gula darah naik. Campurkan nasi dengan VCO agar kadar glukosa tubuh tetap stabil.
Kamis, 4 Desember 2025 - 10:09 WIB
Ilustrasi Nasi Putih
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Nasi putih sudah menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia. Rasanya belum lengkap jika dalam satu kali makan tidak ada nasi putih di piring.

Namun di balik kelezatannya, nasi putih mengandung karbohidrat sederhana yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes mellitus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadar gula darah yang melonjak setelah makan nasi putih merupakan masalah utama bagi penderita diabetes.

Tubuh yang tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif menyebabkan glukosa dari nasi putih tidak terserap dengan baik ke dalam sel.

Akibatnya, gula darah naik drastis dan menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya seperti gangguan ginjal, jantung, hingga saraf.

Meski demikian, bukan berarti penderita diabetes harus sepenuhnya menghindari nasi putih. Ada cara cerdas yang bisa dilakukan agar nasi putih tetap aman dikonsumsi tanpa membuat kadar gula darah naik tajam.

Ilustrasi Diabetes
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • Gemini AI

Salah satunya adalah dengan mencampurkan nasi putih dengan VCO (Virgin Coconut Oil) atau minyak kelapa murni.

Dilansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dokter sekaligus praktisi kesehatan alami ini menjelaskan bahwa nasi putih akan lebih aman dikonsumsi jika dikombinasikan dengan lemak sehat.

Menurutnya, bagi masyarakat yang belum bisa meninggalkan nasi putih sepenuhnya, cukup tambahkan bahan-bahan tertentu yang mengandung lemak sehat.

“Belum bisa ninggalin nasi, gitukan? Maka carilah atau tambahkan lemak dalam nasi Anda,” kata dr. Zaidul Akbar.

Lemak sehat bisa berasal dari VCO, minyak zaitun, kelapa parut, atau biji-bijian.

Zaidul menjelaskan, ketika nasi putih yang kaya karbohidrat dikombinasikan dengan sumber lemak sehat, proses penyerapan glukosa dalam tubuh menjadi lebih lambat. Hal ini membuat gula darah tidak langsung melonjak setelah makan.

“Nasi itu Anda campurkan dengan VCO, atau campurkan dengan minyak zaitun, atau kasih kelapa aja, atau kalau enggak biji-bijian. Supaya dia ada lemaknya, jadi ketika karbo ketemu dengan lemak, itu buat tubuh kita bagus, enggak menyebabkan gula darah kita melonjak,” lanjutnya.

Virgin Coconut Oil (VCO) dikenal sebagai minyak sehat yang kaya Medium Chain Triglycerides (MCTs). Lemak jenis ini cepat diubah menjadi energi dan tidak menumpuk sebagai lemak tubuh.

Selain itu, MCTs membantu memperlambat proses pencernaan karbohidrat, sehingga kadar gula darah meningkat secara bertahap.

Kandungan asam laurat dalam VCO juga memiliki efek antiinflamasi dan membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Dengan begitu, tubuh dapat memanfaatkan glukosa lebih efektif. Ini menjadi solusi alami bagi penderita diabetes atau pra-diabetes yang masih ingin menikmati nasi putih.

Selain itu, VCO membantu memperlambat pengosongan lambung.

Artinya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan mengurangi keinginan untuk ngemil setelah makan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, cara konsumsi nasi putih dengan VCO cukup mudah.

Tambahkan 1 sendok teh VCO ke dalam porsi nasi hangat sebelum makan. Aduk rata hingga minyak menyerap.

Jika tidak memiliki VCO, Anda bisa menggantinya dengan minyak zaitun extra virgin atau kelapa parut kukus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombinasikan dengan lauk tinggi protein seperti ayam kukus, ikan, tahu, atau tempe, serta perbanyak sayuran sebagai sumber serat.

Hindari menambahkan gula, santan berlebihan, atau makanan tinggi lemak jenuh agar manfaatnya tetap optimal. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT