News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musim Hujan Rawan Terkena Campak, Kenali Gejala dan Penanganannya pada Anak

Musim hujan meningkatkan risiko campak pada anak. Kenali gejala awal, ciri ruam campak, komplikasi berbahaya, serta pentingnya imunisasi untuk pencegahan.
Jumat, 30 Januari 2026 - 14:46 WIB
ilustrasi anak sakit
Sumber :
  • pexels.com/MART PRODUCTION

tvOnenews.com - Musim hujan menjadi salah satu periode yang perlu diwaspadai oleh orang tua karena berbagai penyakit infeksi lebih mudah menyebar, salah satunya adalah campak.

Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus measles (morbilli) dan dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa, terutama mereka yang belum pernah terinfeksi atau belum mendapatkan imunisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala Campak

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Melansir dari YouTube Mayapada Hospital, dr. Marlyn Cecilia Malonda, Sp.A, menjelaskan, pada anak yang terinfeksi campak, biasanya akan muncul gejala awal yang disebut sebagai gejala prodromal.

Gejala ini meliputi demam tinggi, batuk, pilek, serta koriza atau peradangan pada saluran pernapasan atas.

"Kemudian pada anak yang lebih besar atau pada orang dewasa biasanya mengeluhkan dengan adanya nyeri pada persendian," ujar dr. Marlyn.

Setelah demam tinggi berlangsung selama sekitar 2 hingga 5 hari, akan muncul ruam kemerahan pada kulit yang dikenal sebagai ruam makulopapular.

Ruam ini umumnya bermula dari area kepala atau belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, tubuh, tangan, hingga kaki.

Komplikasi pada Campak

Saat ruam muncul, anak biasanya masih mengalami demam tinggi dan batuk pilek yang cukup berat.

Batuk pilek yang menyertai campak juga tidak boleh dianggap sepele, karena dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti bronkopneumonia.

Selain itu, pada anak yang mengalami campak, dokter juga kerap melakukan pemeriksaan telinga. Pasalnya, infeksi campak sering disertai dengan peradangan pada gendang telinga atau otitis media.

Komplikasi lain yang perlu diwaspadai adalah kejang akibat demam tinggi. Kondisi ini berbahaya karena dikhawatirkan virus campak dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak.

Oleh karena itu, dr. Marlyn menyarankan, jika anak mengalami demam tinggi disertai kejang, orangtua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, orangtua juga diimbau untuk kembali memeriksa buku imunisasi anak dan memastikan anak telah mendapatkan vaksin campak, vaksin campak rubella (MR), atau vaksin campak, rubella, dan gondongan (MMR).

Jika anak belum pernah mendapatkan vaksin tersebut, sangat dianjurkan untuk segera mendatangi rumah sakit atau klinik terdekat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Meskipun terlihat sederhana, International Football Association Board (IFAB) menetapkan aturan ketat dalam Hukum 14 agar sebuah eksekusi penalti dianggap sah.
DPR Soroti Platform Mantab dan Dashboard Investasi BP Batam, Sebut Bisa Jadi Contoh Nasional

DPR Soroti Platform Mantab dan Dashboard Investasi BP Batam, Sebut Bisa Jadi Contoh Nasional

Komisi VI DPR soroti platform digital Mantab yang dikembangkan BP Batam untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kompetensi para pencari kerja.
10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

Sebanyak 10.200 pelari dari 17 negara dipastikan ambil bagian dalam ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 yang akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Sleman
Lembaga Riset Baru Ini Hadir Jadi Mitra Kritis Pengawal Ekonomi Rakyat

Lembaga Riset Baru Ini Hadir Jadi Mitra Kritis Pengawal Ekonomi Rakyat

Sebuah wadah pemikir baru bernama InFast Bestari resmi diperkenalkan sebagai lembaga riset independen yang fokus pada kebijakan publik, politik, dan ekonomi.
Siapa Dua Tim Pertama yang Gugur di Piala Dunia 2026? Salah Satunya Kekuatan Besar Eropa

Siapa Dua Tim Pertama yang Gugur di Piala Dunia 2026? Salah Satunya Kekuatan Besar Eropa

Piala Dunia 2026 baru memasuki fase awal babak penyisihan grup, namun kejutan besar sudah terjadi. Dua tim ini dipastikan tersingkir sebelum matchday terakhir.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda Vs Swedia

Tim Nasional atau Timnas Belanda akan menghadapi Swedia pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat (AS) Minggu dini hari, 21 Juni 2026.

Trending

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Tak hanya elite politik saja yang berkomentar terkait penangkapan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi. Namun, ayah Wapres Gibran
Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Harapan seorang ibu Armina Dewi Siagian pupus di tepi Sungai Tangkahan. Armina melepas Steven Arya Sitorus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Yang pulang justru
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Selebgram Rahadian Marga Saputra mengaku salah imbas menjadi pria berkebaya di Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo berujung viral dan dihujat.
Dokter Tifa Rawat Inap di RS Polri Kramat Jati Akibat Penyakit Gerd

Dokter Tifa Rawat Inap di RS Polri Kramat Jati Akibat Penyakit Gerd

Tim kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Refly Harun mengatakan keputusan melakukan rawat inap tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT