Resep Buka Puasa Tanpa Gorengan ala dr. Zaidul Akbar, Bantu Detoks Tubuh Selama Ramadhan!
- Gemini AI
tvOnenews.com - Selama bulan Ramadhan, banyak orang terbiasa berbuka puasa dengan gorengan.
Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi tubuh, terutama bagi lambung yang baru kembali aktif setelah seharian berpuasa.
Melalui ceramahnya, dr. Zaidul Akbar memberikan panduan resep buka puasa sehat tanpa gorengan yang justru membantu proses detoksifikasi tubuh.
Menurut dr. Zaidul Akbar, tubuh manusia memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan diri, termasuk melalui makanan yang dikonsumsi saat berbuka.
Ia menyarankan agar umat muslim tidak lagi menjadikan gorengan sebagai menu utama, melainkan menggantinya dengan bahan-bahan alami seperti kurma, butter, garam mineral, air kelapa, buah-buahan, dan madu.
“Saya kasih resep supaya Anda bisa merasakan kekuatan dari makanan-makanan tadi,” ujarnya dalam salah satu tayangan dakwahnya.
Ia menjelaskan, berbuka dengan kurma merupakan sunnah Rasulullah SAW, namun agar manfaatnya maksimal, kurma bisa dikombinasikan dengan butter alami atau lemak hewani sehat yang dikenal sebagai grass-fed butter.
Kombinasi ini mampu memberikan energi cepat sekaligus lemak baik untuk membantu tubuh tetap stabil setelah berpuasa.
Zaidul juga menambahkan bahwa kurma sebaiknya dicocol sedikit dengan garam mineral non-refinasi, bukan garam meja biasa.
"Habis itu minum air, dan tubuh akan langsung terasa kuat, powerful,” jelasnya.
Menurutnya, garam mineral dapat membantu menyeimbangkan elektrolit dan mencegah dehidrasi yang sering terjadi setelah berbuka.
Setelah itu, ia menyarankan untuk mengonsumsi buah-buahan segar sebagai sumber serat dan vitamin alami.
Buah dapat membantu menyiapkan pencernaan sebelum masuk ke makanan berat.
Dr. Zaidul menekankan agar porsi karbohidrat dikurangi dan digantikan dengan protein hewani maupun nabati, seperti ikan, ayam kampung, tempe, atau tahu.
Salah satu bahan penting yang ia rekomendasikan adalah air kelapa muda berdaging tebal.
Menurutnya, air kelapa merupakan sumber asam amino alami yang berfungsi sebagai detoks alami tubuh.
“Kelapa itu anti racun luar biasa,” katanya.
Zaidul menceritakan bahwa sejak zaman dahulu, air kelapa digunakan untuk menetralisir racun dan menjaga fungsi hati.
Ia menyarankan untuk memilih kelapa muda yang dagingnya agak tebal, karena mengandung lebih banyak nutrisi dan rasa yang lebih nikmat.
Air kelapa juga bisa dikombinasikan dengan madu, perasan jeruk nipis, atau potongan alpukat untuk menambah rasa sekaligus memperkaya nutrisi.
Tambahkan sedikit garam mineral untuk menetralkan kadar asam dan menjaga keseimbangan tubuh, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asam lambung.
Bagi yang ingin mencoba variasi lain, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan minuman berbahan kelapa dengan agar-agar alami atau kelapa murni tanpa perasa tambahan.
Kombinasi ini, menurutnya, dapat memberikan sensasi segar sekaligus menyehatkan usus.
Ia bahkan membagikan pengalaman lucu ketika berbuka bersama teman-teman yang gemar gorengan.
“Saya beli buah-buahan dan kelapa saja, mereka makan lahap juga, dan ternyata kenyang tanpa minyak!” katanya.
Selain itu, dr. Zaidul mengingatkan agar umat muslim meneladani cara berbuka Rasulullah SAW, yaitu dimulai dengan kurma basah (ruthob) atau air putih.
Kebiasaan sederhana ini, kata dia, membawa keberkahan dan menjaga keseimbangan tubuh secara alami. (adk)
Load more