Kenapa Cuaca Panas Bikin Tubuh Mudah Drop? Dokter Jelaskan Alasan dan Cara Pencegahannya
- pexels.com/RDNE Stock project
tvOnenews.com - Cuaca panas ekstrem kini tengah dirasakan di berbagai wilayah Indonesia.
Suhu tinggi tidak hanya menimbulkan rasa gerah dan berkeringat, tetapi juga bisa membuat tubuh terasa lemas, pusing, bahkan sakit kepala.
Kondisi ini kerap terjadi sejak pagi hingga malam hari, sehingga tubuh sulit mendapatkan waktu untuk beristirahat dari paparan panas.
Kenapa Cuaca Panas buat Tubuh Mudah Sakit?
- pexels.com/cottonbro studio
Menurut dr. Bambang Dwiputra, SpJP(K), FIHA, spesialis jantung dan pembuluh darah, melalui program Hidup Sehat tvOne cuaca panas memang dapat berdampak langsung pada kondisi tubuh.
"Jadi, memang cuaca panas itu mengakibatkan pelebaran dari pembuluh darah di badan kita dan pada saat terjadi pelebaran pembuluh darah tersebut, darah kita akan tertarik gaya gravitasi ke bawah, sehingga otak kita akan kekurangan oksigen," jelasnya.
Kondisi inilah yang menyebabkan seseorang merasa pusing hingga berisiko pingsan.
Selain itu, suhu panas juga meningkatkan risiko dehidrasi. Tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, sehingga jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup, kondisi ini bisa memperparah rasa lemas.
Dehidrasi juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang bisa memicu kram otot, terutama di bagian lengan dan kaki.
Tak hanya itu, cuaca panas ekstrem juga berkaitan dengan kondisi yang dikenal sebagai heat illness.
"Jadi, pada saat cuaca panas dan terjadi kondisi kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi tadi, elektrolit atau garam-garam di dalam tubuh kita juga ikut berkurang. Dan itu manifestasinya adalah sebagai kram otot kalau di tubuh kita," kata dr. Bambang.
Lebih lanjut, dr. Bambang menyebut, jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi lebih serius.
Yang lebih mengkhawatirkan, paparan panas berkepanjangan juga dapat memengaruhi tekanan darah.
Awalnya, tubuh merespons panas dengan menurunkan tekanan darah. Namun, jantung kemudian bekerja lebih keras untuk mengimbanginya.
Dalam jangka panjang, hal ini justru bisa memicu tekanan darah tinggi, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gagal jantung.
Cara Mencegah Kondisi Tubuh Drop saat Cuaca Panas
- iStockPhoto
Untuk mencegah dampak buruk tersebut, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan menurut dr. Bambang.
Pertama, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup, terutama saat cuaca panas. Kedua, hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan saat suhu sedang tinggi. Jika memungkinkan, beristirahatlah di tempat yang sejuk atau ber-AC.
Cuaca panas memang tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa diminimalkan. Dengan menjaga asupan cairan dan mengatur aktivitas, tubuh tetap bisa terlindungi dari risiko kesehatan yang mengintai di tengah suhu ekstrem.
(nka)
Load more