Darah Tinggi Seketika Bakal Turun, dr Zaidul Akbar Bagikan 5 Tips Alami Menjinakkan Hipertensi
- Ilustrasi AI Gemini
1. Mengonsumsi Air Kelapa dan Memperbanyak Air Putih
Air kelapa muda diketahui mengandung elektrolit alami yang dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Zaidul Akbar menyarankan konsumsi satu buah air kelapa setiap hari. Ia juga menegaskan bahwa memperbanyak minum air putih dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu menurunkan tekanan darah.
2. Bangun Malam dan Memperbanyak Ibadah Sunnah
Rutin bangun malam untuk beribadah serta memperpanjang gerakan rukuk dan sujud disebut dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain memberikan ketenangan spiritual, ibadah malam juga diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
3. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat
Sayuran seperti seledri, brokoli, asparagus, hingga lidah buaya dipercaya mampu membantu proses detoksifikasi tubuh sekaligus menjaga keseimbangan tekanan darah. dr Zaidul juga menekankan pentingnya asupan kolagen yang berasal dari bahan alami.
4. Mengurangi Makanan Olahan
Makanan olahan pabrikan dinilai menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya tekanan darah. Karena itu, dr Zaidul menganjurkan masyarakat untuk mulai menghentikan konsumsi makanan olahan dan beralih ke makanan alami.
5. Rutin Berpuasa dan Menjalani Bekam
Mengikuti sunnah Rasulullah SAW, ia juga menyarankan puasa sunnah dan terapi bekam sebagai metode alami untuk membantu membersihkan darah dari racun sekaligus menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Berdasarkan data World Health Organization, hipertensi dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap yang menyerang hampir satu miliar orang di seluruh dunia. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga komplikasi serius lainnya.
Melalui pendekatan alami dan islami, dr Zaidul Akbar mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sehat yang lebih sesuai dengan fitrah manusia, tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pencegahan melalui perubahan gaya hidup secara menyeluruh.
“Jalan kaki tiga menit, minum air kelapa, puasa, dan banyak istighfar — itu jauh lebih kuat dari sekadar obat,” tutup dr Zaidul dalam salah satu kajiannya.
(amr/kmr)
Load more