GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Stroke, Pulihkan Motorik Pasien dengan Terapi Ini. Mudah Dipraktekan Di Rumah

Serangan stroke merupakan penyakit yang tidak bisa dihindarkan oleh seseorang. Jika seseorang telah mengalami stroke, pada umumnya akan mengalami kelumpuhan.
Senin, 12 September 2022 - 23:40 WIB
Ilustrasi Terapi Pasca Stroke
Sumber :
  • Pixabay

Serangan stroke merupakan penyakit yang tidak bisa dihindarkan oleh seseorang. Jika seseorang telah mengalami stroke, pada umumnya akan mengalami kelumpuhan

Dilansir pada laman Alodokter, stroke merupakan kondisi ketika pasokan darah yang mengalir ke otak terganggu akibat dari penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.
Kondisi tersebut membuat otak pada area tertentu tidak mendapatkan suplai oksigen serta nutrisi yang menyebabkan beberapa sel otak menjadi mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke. Menurut laman halodoc, faktor kesehatan, gaya hidup serta beberapa faktor lainnya dapat meningkatkan risiko terserang stroke. 

Selain stroke, berbagai faktor tersebut juga dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Namun beberapa penyakit berikut juga dapat meningkatkan risiko serangan stroke, seperti Hipertensi, Diabetes, Kolesterol Tinggi, Obesitas, Penyakit Jantung, sleep apnea, serta pengalaman terkena serangan jantung sebelumnya.

Sementara untuk faktor gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko terkena stroke seperti merokok, kurang olahraga, konsumsi obat-obatan terlarang, juga kecanduan alkohol.

Setelah sembuh dari stroke menjadi saat yang penting bagi pasien. Tahap pasca stroke perlu melakukan intervensi rehabilitasi medik agar mampu secara mandiri untuk mengurus dirinya sendiri dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Menurut dr. Ibrahim Agung, Sp.KF (K), terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan sensor motorik. Latihan berikut dapat dilakukan dirumah sesering mungkin untuk melatih otot dan sensor motorik. Pertama, berjalan menggunakan tongkat medis.

“Tetap latihan jalan dengan tongkat. Pakai tongkat medis, boleh yang kaki 3, makin banyak kakinya lebih stabil, latihan jalan seperti biasa, pagi, sore, sesering mungkin,” ujar dr. Ibrahim Agung, Sp. KF(K) pada program acara Hidup Sehat, tvOne.

Kedua, pasien dapat latihan memindahkan bola, kelereng atau biji-bijian. Latihan tersebut dapat dilakukan secara bertahap untuk mengembalikan motorik halus pada pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemampuan orang untuk bisa menggunakan tangannya lagi kita alat ini banyak digunakan untuk latihan penguatan gerakan sederhana seperti ini di rumah tapi rutin dilakukan,” ungkapnya.

“Bisa mulai melatih untuk memindahkan barang dari yang ukuran besar ke yang paling kecil ya betul jadi kita bisa mulai memindahkan dari kelereng dulu kalau ini kita mudah, karena ada masalah tapi kalau pasien stroke untuk memindahkan gini agak susah kadang-kadang begini jatuh ya,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Mahasiswa Curhat Beasiswa dari Wali Kota Tak Cair-cair, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya yang Tanggung

Dedi Mulyadi mendapat curhatan dari seorang mahasiswa yang mengaku beasiswa dari wali kota tidak kunjung cair. Tanpa pikir panjang, Dedi Mulyadi jamin kuliahnya
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Jadi Sorotan, Kemensos Janji Kawal Pemulihan Korban sampai Tuntas

Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Jadi Sorotan, Kemensos Janji Kawal Pemulihan Korban sampai Tuntas

Kemensos memastikan pendampingan dan pemulihan korban pelecehan seksual di Ponpes Pati dilakukan hingga tuntas, termasuk pendidikan santri.
Vanja Bukilic Blak-blakan Tantang Megatron Jelang V-League 2026/2027

Vanja Bukilic Blak-blakan Tantang Megatron Jelang V-League 2026/2027

Kepastian kembalinya pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu tensi tinggi. Vanja Bukilic sebagai
Film Dokumenter dan Kebebasan Ekspresi Jadi Sorotan, Publik Diajak Lebih Kritis

Film Dokumenter dan Kebebasan Ekspresi Jadi Sorotan, Publik Diajak Lebih Kritis

Polemik film dokumenter dinilai perlu disikapi objektif. Kebebasan berekspresi disebut harus berjalan bersama tanggung jawab moral dan fakta.
4 Pemain Lokal Tambahan yang Layak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Siapa Saja?

4 Pemain Lokal Tambahan yang Layak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Siapa Saja?

Empat pemain lokal tampil menonjol di Super League dan layak dilirik John Herdman untuk TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Pertumbuhan Ekonomi Malut Tak Dirasakan Warga, Sherly Tjoanda Bongkar Biang Keroknya: Puluhan Tahun

Pertumbuhan Ekonomi Malut Tak Dirasakan Warga, Sherly Tjoanda Bongkar Biang Keroknya: Puluhan Tahun

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti persoalan ekonomi yang dinilai masih menjadi beban besar bagi masyarakat di wilayahnya. Ternyata masalahnya...

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT