GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Intermitten Fasting, Metode Diet Sehat yang Efektif Turunkan Berat Badan dan Tips Menjalani

banyak sekali masyarakat yang mecoba menjalani hidup sehat demi memiliki tubuh sehat dan berat badan yang ideal merupakan keinginan dari kebanyakan orang.
Minggu, 1 Januari 2023 - 23:45 WIB
Ilustrasi Pola Diet
Sumber :
  • Freepik.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kini banyak sekali masyarakat yang mencoba untuk menjalani hidup sehat demi memiliki tubuh sehat dan berat badan yang ideal yang jadi salah satu keinginan dari kebanyakan orang.

Selain berolahraga dengan rutin setiap harinya seperti berlari, bersepeda hingga olahraga ringan lainnya yang bisa dilakukan dirumah yang berguna untuk membuat tubuh lebih bugar, menjalani pola hidup sehat juga menjadi salah satu yang harus diperhatikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak sekali pola atau metode diet yang sering kali disarankan untuk membuat bentuk tubuh yang ideal dan salah satu metode diet yang cukup populer di masyarakat untuk menurunkan berat badan adalah intermittent fasting. 

Intermittent fasting sendiri adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan untuk mengatur jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh namun masih diperbolehkan minum. 

Intermittent Fasting dianggap sebagai metode yang sehat dan paling efektif untuk menurunkan berat badan. 

Melansir dari situs hellosehat, ini merupakan sebuah metode yang mengatur pola makan dengan membaginya kedalam dua periode waktu yakni waktu berpuasa dan makan pada jangka waktu tertentu.  

Berbeda dengan diet yang lain dimana akan melarang seseorang mengonsumsi jenis makanan tertentu, seseorang yang melakukan intermittent fasting hanya diperbolehkan makan pada jendela waktu yang sudah ditentukan dan untuk sisa waktu yang tersisa diharuskan melakukan puasa namun tetap diperbolehkan minum. 

Salah satu pembagian waktu yang cukup populer bagi pemula yang ingin memulai intermittent fasting adalah 16/8, dimana seseorang diharuskan berpuasa selama 16 jam dan diperbolehkan makan di sisa delapan jam yang ada. 

Umumnya orang yang menggunakan pembagian waktu tersebut akan berhenti makan malam pukul delapan malam lalu melewatkan sarapan di hari berikutnya dan baru akan makan pada saat siang hari. 

Selain dianggap sebagai metode diet yang efektif menurunkan berat badan, intermittent fasting juga bermanfaat untuk membentuk atau memperbaiki perilaku makan yang lebih sehat.  

Intermittent fasting juga membantu mengendalikan tekanan darah dan kolesterol karena tubuh melakukan pembakaran lemak lebih efektif saat berpuasa. Dengan melakukan metode diet ini juga dikabarkan dapat mencegah dan memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Alasannya, saat berpuasa dapat meningkatkan produksi sel-sel yang dapat menghancurkan sel kanker, intermittent fasting juga memicu terjadinya regenerasi sistem imun dan menurunkan jumlah glukosa yang diproduksi tubuh. 

Selain beberapa metode di atas, intermittent fasting dapat dilakukan dengan berbagai cara yang sesuai dengan kemampuan Anda. Adaptasi juga sangat diperlukan untuk menjalankannya dengan konsisten.

Berikut beberapa tips untuk memudahkan anda beradaptasi dengan metode diet Intermittent Fasting.

  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi sehingga tubuh lebih mudah melewati periode puasa.
  • Lakukan periode berhenti makan saat malam hari, sebab waktu tidur akan memudahkan Anda melewati waktu tanpa makan.
  • Ubah pola pikir bahwa periode berpuasa merupakan waktu untuk merasa kelaparan atau kekurangan makan, melainkan waktu untuk mengistirahatkan tubuh sejenak dari kegiatan makan.
  • Mulailah periode berhenti mengonsumsi makanan saat Anda sibuk dengan rutinitas karena lebih mudah untuk mengalihkan perhatian.
  • Iringilah intermittent fasting dengan rutin beraktivitas fisik, cukup dengan intensitas sedang atau aktif bergerak namun teratur untuk dilaksanakan dalam dua atau tiga kali per minggu.

Metode intermittent fasting dapat membuat Anda kelaparan dan merasa stres karena belum terbiasa dengan pola makan yang baru. Rasa lapar juga dapat menurunkan performa aktivitas jika Anda tidak mencukupi kebutuhan nutrisi saat periode makan.

Efek samping lainnya seperti sakit kepala dan perubahan jam tidur mungkin terjadi pada saat Anda memulai melakukan metode ini. Kabar baiknya, efek ini bersifat sementara sampai tubuh beradaptasi dan Anda menemukan metode yang sesuai.

Meskipun cenderung aman, intermittent fasting tidak diperuntukkan bagi orang-orang dengan kondisi medis tertentu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa diantaranya seperti orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes, punya tekanan darah rendah yang sedang menjalani masa pengobatan, Memiliki riwayat gangguan makan dan juga seorang perempuan yang sedang hamil atau menyusui.

Karena perlu diingat, makan dengan kecukupan nutrisi dan olahraga teratur merupakan kunci hidup sehat dan mempertahan berat badan ideal dan bagi anda yang melakukan metode ini untuk penurunan berat badan, efeknya dapat bervariasi dan tetap bergantung dengan nutrisi dan pola aktivitas. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil UFC Seattle: Joe Pyfer Menang Mudah usai Hantam Israel Adesanya Sampai TKO

Hasil UFC Seattle: Joe Pyfer Menang Mudah usai Hantam Israel Adesanya Sampai TKO

Hasil UFC Seattle, di mana Joe Pyfer berhasil mengalahkan Israel Adesanya lewat dua ronde.
Warga Bekasi Dihebohkan dengan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Kini Buru Pelaku Pembuangan

Warga Bekasi Dihebohkan dengan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Kini Buru Pelaku Pembuangan

Warga Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Kali Pacing, Desa Waringin Jaya, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi..
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Pemakaman Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Kalibata

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Pemakaman Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Kalibata

Jenazah mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono rencananya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (29/3/2026).
Pantas Saja Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia, Ternyata Begini Kondisi Adrian Wibowo di LAFC

Pantas Saja Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia, Ternyata Begini Kondisi Adrian Wibowo di LAFC

Adrian Wibowo memberikan kabar yang agak mengecewakan untuk John Herdman usai tak dipanggil Timnas Indonesia. Dia kini bermain untuk Los Angeles FC 2, yang merupakan tim satelit.
Heboh Lelang HP Seharga Rp73.000 Jadi Puluhan Juta, KPK Akui Ada Anomali

Heboh Lelang HP Seharga Rp73.000 Jadi Puluhan Juta, KPK Akui Ada Anomali

Kondisi ini berdampak langsung terhadap total penerimaan dari lelang.
Misteri Penemuan Mayat di Limbah Dekat Rumah Pemotongan Hewan Jakarta Barat Mulai Terpecahkan, Keluarga Mengenali

Misteri Penemuan Mayat di Limbah Dekat Rumah Pemotongan Hewan Jakarta Barat Mulai Terpecahkan, Keluarga Mengenali

Misteri penemuan mayat di limbah dekat rumah pemotongan hewan di Jakarta Barat mulai terpecahkan.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT