News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

Subaru bersiap hentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal di Eropa paling lambat akhir 2027. Keputusan ini berkaitan dengan penerapan regulasi emisi.
Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:27 WIB
Ilustrasi Pabrik Subaru
Sumber :
  • subaruindonesia.com

Jakarta, tvOnenews.com - Subaru bersiap menghentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal di Eropa paling lambat akhir 2027. Keputusan ini berkaitan dengan penerapan regulasi emisi Euro 7.

Kabar tersebut dikonfirmasi Subaru Jerman kepada media otomotif Auto Motor und Sport. Kebijakan ini menandai berakhirnya perjalanan mesin boxer Subaru di pasar Eropa setelah enam dekade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2026, Subaru sebenarnya merayakan 60 tahun sejak memperkenalkan mesin boxer empat silinder pertamanya. Mesin berkapasitas 977 cc itu menghasilkan tenaga 55 hp saat digunakan pada Subaru 1000 pada 1966.

Sejak saat itu, konfigurasi mesin mendatar menjadi salah satu identitas utama Subaru. Sistem penggerak semua roda yang diperkenalkan pada 1972 juga memperkuat karakter khas pabrikan asal Jepang tersebut.

Namun, regulasi emisi yang semakin ketat membuat Subaru harus menyesuaikan strategi penjualannya di Eropa. Aturan Euro 7 dijadwalkan berlaku bagi kendaraan baru di kawasan tersebut mulai November 2027.

Dilansir dari CarBuzz, Subaru akan menghentikan penjualan model bermesin pembakaran internal secara bertahap. Outback menjadi model pertama yang dijadwalkan keluar dari pasar Eropa sebelum akhir 2026.

Selanjutnya, Forester, Crosstrek, dan Impreza akan menyusul pada 2027. Penghentian ini juga mencakup model e-Boxer yang menggunakan teknologi mild hybrid.

Setelah seluruh model tersebut ditarik, Subaru hanya akan menawarkan mobil listrik murni di Eropa. Jajaran produknya di Jerman saat ini mencakup Solterra, Uncharted, dan E-Outback.

Subaru juga dilaporkan belum berencana membawa Forester dan Crosstrek full hybrid yang tersedia di Amerika Serikat ke Eropa. Artinya, teknologi hybrid tersebut belum dipastikan menjadi pengganti model bermesin konvensional di kawasan itu.

Keputusan ini diambil ketika penjualan Subaru di sejumlah pasar menunjukkan perbedaan yang cukup besar. Di Jerman, misalnya, Subaru menjual 3.978 kendaraan sepanjang 2025, turun dari 4.510 unit pada tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, Volkswagen mengirimkan 560.796 kendaraan di Jerman pada periode yang sama. Sementara itu, Subaru mencatatkan penjualan 643.591 unit di Amerika Serikat sepanjang 2025.

Di luar Eropa, Subaru tampaknya belum sepenuhnya meninggalkan pengembangan mesin pembakaran internal. Perusahaan bahkan mengajukan paten untuk poros bubungan berongga dengan pemberat yang dapat berputar bebas guna mengurangi getaran dan bobot komponen.

Pasar Amerika Serikat juga masih menunjukkan minat terhadap mobil bermesin konvensional Subaru. Hingga September 2026, Forester menjadi model terlaris perusahaan di negara tersebut dengan 156.476 unit terjual, naik 17,6 persen secara tahunan.

Di sisi lain, penjualan mobil listrik Solterra justru turun 43,5 persen pada sembilan bulan pertama 2026. Subaru menjual 5.635 unit pada periode tersebut, dibandingkan 9.972 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Regulasi emisi Eropa ternyata tidak hanya berdampak pada Subaru. Mazda MX-5 Miata bermesin 2.0 liter juga dilaporkan akan meninggalkan pasar Uni Eropa karena aturan yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Mazda belum memastikan akan mengubah Miata menjadi mobil listrik murni. Perusahaan masih membuka kemungkinan penggunaan teknologi hybrid pada generasi mendatang, dengan tetap mempertahankan bobot yang mendekati model saat ini.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al Faisaly vs Al Nassr 1-3: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan Faris Najd

Al Faisaly vs Al Nassr 1-3: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi, Angelo Jadi Pahlawan Kemenangan Faris Najd

Al Nassr tampil sangat dominan sejak menit awal pertandingan dan sukses mengamankan tiga poin penuh berkat kemenangan impresif 3-1 atas tuan rumah, Al Faisaly.
4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 drakor populer yang punya versi Jepang, dari Extraordinary Attorney Woo hingga Roppongi Class. Simak kisah, pemain, dan daya tarik setiap adaptasinya.
Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta menghadapi denda Rp452,6 triliun di New Mexico terkait pelanggaran data pengguna Facebook. Simak kronologi kasus Cambridge Analytica dan dampaknya bagi
Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini guna menghadapi perhelatan Pemilu 2029. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran Rapat Koor...
Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 
Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Dalam acara tersebut tampak penari tengah berjoget sangat dekat dengan sejumlah laki-laki dari berbagai kalangan usia, mulai dari muda hingga pria paruh baya.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT