News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sendratari Gatotkaca, Sajian Wisata Malam di Malioboro Yogyakarta

Cerita dari epos Mahabarata yang mengisahkan lakon Gatotkaca dikemas apik menjadi sendratari yang kali pertamanya disuguhkan bagi wisatawan di kawasan Jalan Malioboro, Rabu (1/3) malam.
Jumat, 3 Maret 2023 - 00:46 WIB
Sendratari Gatotkaca karya Anter Asmorotedjo
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Cerita dari epos Mahabarata yang mengisahkan lakon Gatotkaca dikemas apik menjadi sendratari yang kali pertamanya disuguhkan bagi wisatawan di kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta Rabu (1/3) malam.

Bertempat di lantai tiga Hamzah Batik Malioboro, Sendratari Gatotkaca karya Anter Asmorotedjo ini, bersumber dari Epos Mahabharata yang mengangkat tokoh Gatotkaca.

"Kisah ini menceritakan sosok pandawa yang bernama Tetuka atau kemudian dikenal namanya Gatotkaca yang menjadi pembela kebenaran dan negaranya. Ia adalah Ksatria sakti mandraguna yg sejak kecil terpilih menjadi senopati para Dewa. Ia ksatria sejati pembela kebenaran, yang selalu menjadi yang terdepan dalam membela negara," ungkap Anter.

Diantara suasana remang, sorot lampu tak henti-hentinya bergantian menyinari aksi para seniman yang tampil begitu heroik di atas panggung. Penonton pun tak dapat menyembunyikan kekagumannya pada Gatotkaca, sosok kesatria pemberani yang perkasa memporak-porandakan lawan-lawannya.

Suguhan demi suguhan tidak henti-hentinya hadir menghibur para pelancong di Malioboro, termasuk di dalamnya sajian sendratari Gatotkaca. Agenda ini dapat dinikmati setiap Rabu malam pukul 19.00-20.30 WIB, dengan banderol tiket Rp40-60 ribu saja.

Secara garis besar, sendratari yang disutradarai oleh Anter Asmorotedjo itu mengisahkan sebuah legenda bersumber dari Epos Mahabharata yang mengangkat tokoh Gatotkaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Gatotkaca sendiri adalah kesatria sakti mandraguna yang sejak kecil didapuk menjadi senopati para dewa dan selalu terdepan dalam membela kebenaran, serta negara.

Terang saja, rangkaian pertempuran Gatotkaca melawan bala Kurawa, berhasil mengundang decak kagum dari ratusan penonton yang menghadiri event gala premier tersebut. Selain itu, aksi kocak empat sekawan Semar, Bagong, Gareng dan Petruk pun sukses memberikan satu warna tesendiri.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, mengatakan, bahwa sajian sendratari Gatotkaca ini makin memperkaya suguhan wisata budaya di Kota Yogya, terutama Malioboro. Karena itu, pemerintah memastikan akan turut ambil bagian dalam upaya promosi untuk menarik tingkat kunjungan.

"Ke depan kami berharap, para pelaku usaha di Malioboro juga bisa menghadirkan suguhan-suguhan bernuansa budaya untuk menarik wisatawan. Karena, bagaimanapun juga, wisata budaya itu sudah menjadi DNA bagi Kota Yogya," tandasnya.

Gatotkaca Sosok Ksatria Sejati Pembela Keadilan dan Negara

Sendratari Gatotkaca dibuka dengan adegan dimana Prabu Naga Pracona hendak membawa Dewi Supraba, dari kahyangan untuk dijadikan istri. Upaya itu dihalangi para Dewa. Namun karena kesaktiannya Prabu Naga Pracona mengobrakabrik Kahyangan.

"Akulah Prabu Kala Pracona, kan kubawa Dewi Supraba menjadi istriku. Wahai para dewa di kahyangan, janganlah kalian menghalangiku. Atau kalian semua para dewa akan aku hancurkan," sambil tertawa panjang Prabu Naga Pracona menantang para Dewa.

Dalam perang menghadapi Prabu Naga Pracona, dewa-dewa di Kayangan itu dibuat kalangkabut. Akhirnya Batara Guru, para Dewa dan para Batari Kahyangan bertanya pada Betara Narada untuk mencari sosok jagoan para dewa yang mampu membawa kembali Dewi Supraba.

Kemudian Batara Narada membawa seorang bayi, yang tak lain adalah Tetuka atau Gatotkaca. Bayi itu merupakan anak Werkudara dan Arimbi.

Gatokaca bayi dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka. Setelah bayi Tetuka dimasukkan ke dalam kawah, para Dewa kemudian memasukkan senjatanya dalam kawah diantaranya Betara Bayu, Betara Indra, Betara Brahma.

Kemudian Tetuka muncul dari kawah Candradimuka dalam kondisi sudah tumbuh besar. Dan karena diciptakan dari kesaktian para dewa maka ia tidak dapat dilukai oleh senjata apapun.

Suasana panggung berganti, muncul Naga Pracona membuat gaduh kahyangan. Gatotkaca pun melawan Prabu Naga Pracona yg tubuhnya jauh lebih besar. Pertarungan tersebut berakhir dengan tewasnya Prabu Naga Pracona.

Sang ibu, Dewi Arimbi kemudian muncul untuk menasihati Gatotkaca agar menjadi Ksatria yang patuh dan setia kepada Negeri, menjadi Ksatria yang selalu menjunjung Dharma. Gatotkaca pun dinobatkan menjadi raja di Pringgondani.

Tiba tiba muncullah Brajadhenta yang tidak menyetujui Gatotkaca diangkat sebagai Raja Muda Pringgondani. Belum selesai Brajadhenta berbicara, tiba-tiba ia diterjang Brajamusti. Terjadi perang segitiga antara Brajadhenta, Brajamusti dan Gatotkaca.

Brajadhenta dan Brajamusti akhirnya tewas namun keduanya menjelma menjadi senjata ampuh yakni di taring Gatotkaca sebagai kesaktian bernama Aji Brajadhenta dan ditelapak tangan Gatotkaca menjadi Aji Brajamusti.

Adegan kemudian dimunculkan para Punokawan atau pemomong para kstaria Pandawa, yakni Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. Keempat punokawan inilah yang menemani Gatotkaca dalam tugas-tugasnya sebagai kstaria.

Dari angkasa Gatotkaca melihat para Kurawa menculik Dewi Pregiwa untuk dinikahkan dengan Lesmana atas perintah Raja Astina. Pregiwa ditarik dan dibawa keluar taman, untuk dibawa ke Astina.

Gatotkaca di Angkasa melihat peristiwa penculikan kemudian menerjang Kurawa. Peperangan pun dibantu oleh para Punakawan yant melawan Kurawa dengan adegan jenaka. Seluruh Kurawa mengeroyok Gatotkaca namun Gatotkaca berhasil menghempaskannya.

Dengan lantang Gatotkaca berkata," Aku telah banyak mendengar kelakuan busuk
Kurawa. Tapi, jangan sekali- kali kalian menculik wanita dihadapan Gatotkaca!," kemudian para Kurawa lari tunggang langgang. Dewi Pergiwa pun bisa diselamatkan dan keduanya jatuh hati yang diakhiri adegan Gatotkaca - Pregiwa diantara mega-mega.

Adegan berikutnya, saat Gatotkaca mendatangi Resi Seta yang sedang duduk di tepi lautan. Resi Seta kemudian menyampaikan bahwa Gatotkaca telah belajar laku keutamaan. Ia kini menjadi pemimpin bagi negeri dan seorang kesatria tangguh, patriot, yang begitu dibutuhkan keberadaannya.

"Suatu saat nanti engkau akan menjadi panglima dan akan menjadi benteng bagi negaramu Ngger !," kata Resi Seta kepada Gatotkaca.

Sementara itu di negeri Astina, terompet berkumandamg dan para prajurit telah siaga dengan senjata perang. Patih Sengkuni, Duryudana, Durna, Dursasana bersama para Kurawa tengah mengatur strateti perang. Sengkuni menyampaikan kepada Durna agar tentara menyerang di malam hari karena beberapa hari berperang namun selalu kalah, dan korban berjatuhan dari pihak Kurawa.

"Aku mulai putus asa, saatnya aku menjalankan keinginanku, Kakang Durna, prajurit Kurawa harus menyerang pada malam hari," kata Sengkuni kepada Durna.

Namun strategi Patih Sengkuni dinilai menyalahi aturan perang, karena perang ini adalah perang agung.

"Didalam penyerangan, kita dan musuh harus mengetahui dan saling siaga. Itulah yang dinamakan perang secara kesatria. Bukan licik semacam ini," ungkap Durna

Namun tiba-tiba, Karna muncul untuk memimpin pasukan Astina melawan pasukan Amarta.

Sedangkan di kubu Pandawa, Werkudara atau ayaj Gatotkaca marah mendengar informasi dari Kresna jika mereka menggunakan strategi yang melanggar aturan perang.

Para Kurawa yang mereka menyerang tempat peristirahatan pasukan Amarta di malam hari membuat banyak prajurit Amarta yang berguguran. Saat itulau Gatotkaca terketuk hatinya untuk maju di medan laga.

Di padang Kurusetra, tempat peperangan itu, para Kurawa membawa obor sebagai penerangan, muncul Gatotkaca, lalu terjadi peperangan antara Gatotkaca melawan Kurawa.

Gatotkaca marah atas perilaku licik Kurawa. Hingga Gatotkaca ber-triwikrama, seluruh tubuh berubah menjadi seperti Robot, otot kawat balung wesi. Kurawa mengeroyok Gatotkaca Robot, begitu juga Adipati Karna berperang melawan Gatotkaca. Kurawa kewalahan. Kresna muncul, lalu Gatotkaca Robot kembali ke wujud Aslinya

Kresna lalu muncul dan menyampaikan kepada Gatotkaca bahwa jiwa ksatria yang begitu kuat akan menjunjung dharma, dan kesetiaan terhadap negara.

"Engkau pantas menyandang gelar, Senopatining perang Raden Haryo Kacanagara!," ucap Kresna.

Di akhir kisah, Semar muncul memberika wejangan bahwa Perang Bharatayudha memang sudah digariskan dan harus terjadi. Walau banyak ksatria yang gugur dimedan laga namun semua itu demi tegaknya keadilan dan ketentraman dibumi.

"Segala sifat keras hati, picik dan angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sifat bijak, lembut hati dan sabar. Sura dira jayaningrat, Lebur dening Pangastuti!" dan muncul simbol 6 kekuatan Gatotkaca, dan Putriputri pembawa kain putih yang mengakhiri pertunjukkan sendratari Gatotkaca itu diiringi tepuk riuh para penonton. (Nur/Buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Duel
Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto bereaksi setelah Man City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ia menyebut putusan tersebut sebagai keputusan bersejarah bagi sepak bola Inggris.
Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, membongkar kunci utama di balik permainan solid dan kompak Skuad Garuda saat membantai Singapura 2-0 pada laga pembuka =
Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi ikut menyoroti persaingan gelar Serie A musim ini. Legenda AC Milan itu menilai Inter Milan masih berada di atas para pesaingnya.
Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi ikut menyoroti persaingan gelar Serie A musim ini. Legenda AC Milan itu menilai Inter Milan masih berada di atas para pesaingnya.
Arsenal Siapkan Rp1,3 Triliun untuk Trent Alexander-Arnold, Real Madrid Mulai Dihadapkan Dilema

Arsenal Siapkan Rp1,3 Triliun untuk Trent Alexander-Arnold, Real Madrid Mulai Dihadapkan Dilema

Arsenal dikabarkan memantau Trent Alexander-Arnold di Real Madrid. Jika dilepas, bek Inggris itu disebut bisa dihargai hingga Rp1,3 triliun pada Januari 2027.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT