GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Nataru, 300 Ribu Wisatawan akan Datang ke Sleman, Lereng Merapi Masih Jadi Primadona

Musim libur nataru, sekitar 300 ribu wisatawan diprediksikan datang ke Sleman Yogyakarta. Destinasi di kawasan lereng Merapi seperti Kaliurang dan jip wisata lava tour disebut masih menjadi primadona.
Senin, 18 Desember 2023 - 22:38 WIB
Wisata jip lava tour Merapi, Sleman, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Pada momen libur Nataru tahun ini, ada sekitar 300 ribu wisatawan yang diperkirakan datang ke Sleman, Yogyakarta.

Destinasi di kawasan lereng Merapi seperti Kaliurang dan jip wisata lava tour disebut masih menjadi primadona bagi wisatawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid meminta para pengemudi jip wisata untuk sekaligus menjadi pemandu wisata. Para pengemudi bisa bercerita kepada wisatawan terkait misalnya sejarah erupsi Gunung Merapi.

"Sambil membawa kendaraannya pelan-pelan bisa bercerita terkait dengan kondisi Merapi pada waktu erupsi dulu, sisa-sisa erupsi dapat kita lihat, mereka dapat cerita, trus kemudian saat ini bagaimana masyarakat tumbuh itu kan menjadi edukasi yang luar biasa," kata Ishadi.

Dalam meminimalisir potensi kecelakaan di kawasan wisata lereng Merapi, Ishadi mengatakan, untuk mewujudkan zero accident adalah dengan kampanye sadar wisata.

Para pelaku pariwisata harus benar-benar menerapkan Sapta Pesona Pariwisata, seperti keamanan dan kenyamanan.

"Kalau pariwisata itu tidak aman dan tidak nyaman maka kemudian pariwisata juga tidak akan jalan. Maka kemudian kita mengajak stakeholder terutama pelaku pariwisata untuk mewujudkan Sapta Pesona itu sehingga nanti slogan kita 'Dolan Sleman Marai Tuman' itu benar terwujud," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meminta pengurus di destinasi wisata mengawasi dan memperingatkan anggotanya terkait keamanan agar wisatawan merasa nyaman.

Para pengelola destinasi wisata diminta melakukan pengawasan internal saat melayani wisatawan, utamanya pada wisata jip wisata lava tour di lereng Merapi.

"Itu yang paling penting, karena sedikitpun nanti kejadian yang tidak kita inginkan pasti membawa dampak terhadap semua komunitas ini," kata Danang, Senin (18/12/2023).

Danang menyampaikan, insiden dalam wisata memang tidak pernah bisa diprediksi. Namun apabila pengelola bisa menjaga dan merasa ikut memiliki, maka insiden yang tidak diinginkan bisa diminimalisir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab apabila terjadi insiden kecil, maka bisa merugikan seluruh komunitas dan pengelola wisata. Oleh karena itu para pelaku wisatawan harus memiliki rasa tanggung jawab untuk mewujudkan zero accident.

"Ini yang harus ditanamkan kepada pelaku wisata. Jadi semua merasa memiliki dan merasa punya tanggung jawab," tegasnya. (apo/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT