GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sensasi Menyeruput Kopi Sambil Menikmati Karya Seni

Yogyakarta dikenal sebagai surga wisata kuliner sekaligus seni budaya. Lebih istimewa lagi, bagi mereka para pecinta kopi, kini bisa menikmati keduanya. Yakni menikmati sensasi ngopi sambil menyaksikan karya seni lukis karya para seniman di Yogyakarta.
Senin, 14 Februari 2022 - 01:00 WIB
Sensasi Menyerutup Kopi, Sambil Menikmati Karya Seni
Sumber :
  • tvOne

Yogyakarta, tvOne

Yogyakarta dikenal sebagai surga wisata kuliner sekaligus seni budaya. Lebih istimewa lagi, bagi mereka para pecinta kopi, kini bisa menikmati keduanya. Yakni menikmati sensasi ngopi sambil menyaksikan karya seni lukis karya para seniman di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertempat di Kampung Nitipuran, Yogyakarta, kafe bernama Kopi Jingga ini memang unik. Selain menyajikan beragam kopi, baik arabika maupun robusta, dengan memiliki konsep seni atau galeri seni.

Menurut pemiliknya, Mbah Tulus, yang memiliki ide membuat kafe kopi bernuansa seni bisa dihadirkan di kampung Nitipuran Yogyakarta. Menurutnya Yogya memiliki potensi seniman, budayawan, mahasiswa hingga para pecinta kopi dan kuliner. Karenanya, potensi itu ia padupadankan dan terbitlah ide Kopi Jingga, yang dipersembahkannya bagi penikmat kopi sekaligus seni budaya.

"....Sensasi menyeruput kopi sambil menyaksikan karya lukis memang terasa berbeda. Pengunjung akan kita ajak semakin intens merasakan kopi, ada saat pikiran dibawa pada karya karya seni, disaat itulah aroma kopi akan memberi sensasinya sendiri," ungkap Mbah Tulus.

Di tempat ini disajikan racikan kopi dari berbagai daerah di Indonesia mulai kopi Aceh hingga Flores, bahkan kopi Merapi, Temanggung dan jenis kopi nusantara lainnya, yang memiliki keanekaragaman rasa yang berbeda beda.

Menurut Mbah Tulus, pengunjung di Kopi Jingga, juga akan disuguhi beragam menu baik tradisional hingga kekinian. Tak hanya kopi, Mbah Tulus juga menawarkan berbagai minuman wedang tradisional seperti secang, jahe, hingga minuman rempah lainnya.

"... semua bahan bahan minuman, merupakan rempah tradisional, seperti jahe, secang, sereh, hingga jeruk nipis, dan wedang uwuh," ungkapnya.

Selain minuman, menu yang disajikan di tempat ini juga mengutamakan pangan lokal dengan cita rasa khas Yogyakarta dan menu asli dari sejumlah daerah. Mulai bakmi Jawa, nasi goreng, hingga masakan kampung berbahan ayam, ikan dan lauk khas tempe bacem, tahu bacem, serta dilengkapi sambal khas.

"... pengunjung bisa menemukan banyak pilihan, bahkan ada bakmi betawi, soto, nasi tumpeng, ingkung, masakan lainnya juga ada baik ayam, ikan, dan lain lain, lengkap," sambung Mbah Tulus.

Bagi salah satu pelukis, Eko Marwanto atau yang biasa disapa Ehan, menyampaikan bahwa karya seni dari para pelukis Yogyakarta dan sekitarnya akan dipamerkan di Kafe Jingga ini mulai tanggal 12-28 Februari 2022.

"..Ini merupakan ekpresi berkesenian, berkarya bersama, tema pameran kali ini adalah Wijaya Kusuma Junjung Drajat, berarti menghidupkan kembali esensi kehidupan itu sendiri, seperti kembalinya kehidupan sesudah mati," ungkapnya.

Bagi Eko, karya para seniman lukis yang dipajang di kopi ini merupakan kolaborasi antara seni dan kuliner sekaligus bentuk kepedulian bersama.

"... yang karya karya seni yang dipamerkan ini merupakan semangat para seniman untuk berkolaborasi, dan merupakan bentuk kepedulian untuk pelaku usaha kuliner. Selain itu, kita akan mensuport juga wisata yang ada di Yogyakarta dengan menampilkan karya kita diberbagai tempat termasuk kafe kopi," ungkap Eko.

Sementara menurut praktisi kopi, Bigar, konsep yang dijual di Kopi Jingga memiliki spesialisasi dan diferensiasi.

"... kopi dan menu tradisional dipadukan menikmati seni tradisi memang menjadi daya tarik sendiri.," ujar Bigar.

Menurutnya, Kopi Jingga bahkan melampaui imajinasi kita sebagai penikmat kopi.

"...ya seperti saya sendiri, seakan dibawa ke dimensi rasa begitu menyerutup kopi sambil lihat lukisan yang dipajang di setiap sudut lokasi, karena setiap goresan lukisan memberi persepsi yang berbeda beda, atau sebaliknya, saat saya melihat lukisan lalu saya nyerutup kopi, ada sesuatu yang belumpermah saya rasakan sebelumnya, di luar imajinasi saya," ujarnya.

Disini, menurut Bigar, seniman juga bisa menikmati kopi. Keduanya seperti mata uang, yang mana yang didahulukan merupakan interpretasi masing masing pengunjungnya. Disitulah kekuatan kopi Jingga.

Soal harga menu, Kopi Jingga di Kampung Nitipuran juga mengutamakan harga yang sangat terjangkau. Bagi pecinta kopi dan kuliner sekaligus seni budaya yang tengah berkunjung di kota Yogyakarta tidak ada salahnya mampir untuk menyerutup sensasi kopi sekaligus menikmati seni.

".....Tak hanya itu, tempat kuliner yang dikolaborasikan dengan berbagai seni, kami ejawantahkan dengan adanya pameran seni lukis karya para seniman kenamaan Yogyakarta. Nantinya setiap 3 bulan sekali akan kita adakan pameran karya seni," pungkas Mbah Tulus.(Nuryanto/Jeg)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Simak amalan bulan Haji hingga jadwal pelaksanaannya.
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. 
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Aktivitas seismik berkekuatan cukup besar terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/5) dini hari. 

Trending

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Aktivitas seismik berkekuatan cukup besar terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/5) dini hari. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT