News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada di Selatan Bekasi, Kampung Korod Warisan Suasana Pedalaman Pedesaan yang Masih Asri hingga Jauh dari Industri

Di tengah citra kawasan industri, Bekasi masih punya pedalaman pedesaan yang potensi menjadi wisata Sunda. Letaknya di Kampung Korod, Desa Ridogalih, Cibarusah.
Kamis, 24 September 2026 - 11:46 WIB
Suasana pedesaan di Kampung Korod yang terletak di selatan Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • Diskominfo Bekasi

Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com - Bekasi selama ini sangat melekat dengan citra kawasan industri, permukiman padat, hingga geliat pembangunan yang kian berkembang.

Menariknya, di bagian selatan Kabupaten Bekasi, masih ada kawasan pedesaan yang masih menawarkan suasana berbeda. Namanya Kampung Korod, sebuah kampung berada di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, yang masih menyimpan wajah pedesaan seperti ala Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kampung Korod yang berada di wilayah selatan Bekasi dihuni sekitar 40 kepala keluarga. Suasana pedesaannya sangat kuat karena masih dikelilingi hamparan persawahan yang masih menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Puluhan warga masih menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian. Aktivitas mengolah dan membajak sawah sebagai pemandangan yang sulit terpisahkan dari keseharian di Kampung Korod.

Suasana Pedesaan Kampung Korod Bekasi Masih Terasa

Seorang lansia bersama hewan ternaknya di depan leuit di Kampung Korod yang terletak di selatan Kabupaten Bekasi
Seorang lansia bersama hewan ternaknya di depan leuit di Kampung Korod yang terletak di selatan Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • Diskominfo Bekasi

Kampung Korod di Cibarusah berbeda dari kawasan perkotaan Bekasi yang identik dengan bangunan dan aktivitas industri. Kampung ini justru menawarkan suasana yang lebih sederhana.

Lingkungan kampung, hamparan sawah hingga kehidupan masyarakatnya masih dekat dengan pertanian membuat kawasan tersebut mempunyai karakter tersendiri. Bahkan, keberadaan persawahan menjadi salah satu potensi yang wajib dipertahankan dalam rencana penataan kawasan.

Pengembangannya diarahkan agar lahan pertanian tetap memiliki fungsi utama. Kehadiran pertanian juga dapat mendukung konsep wisata pedesaan Bekasi.

Ada Leuit hingga Jejak Tradisi Sunda

Daya tarik Kampung Korod tidak hanya pada lanskap dan bentang alamnya. Di tengah kampung yang menawarkan suasana pedesaan ini juga masih terdapat leuit atau lumbung padi tradisional.

Kehadiran Leuit menjadi salah satu penanda kehidupan agraris yang melekat dengan masyarakat Sunda. Keberadaan bangunan tersebut pasalnya mempunyai nilai sejarah dan budaya.

Oleh karena itu, rencananya bangunan tradisional itu tetap dipertahankan. Hal ini menjadi bagian dari bagian karakter Kampung Korod.

Jejak budaya yang tidak luntur terletak pada tradisi gotong royong. Masyarakat Kampung Korod selalu menjunjung tinggi kehidupan sosial yang erat sebagai karakter mereka.

Bahkan, karakter ini juga menjadi potensi yang dapat dikembangkan. Pasalnya, gagasan penataan perdesaan di wilayah selatan Kabupaten Bekasi kerap kali muncul.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bicara Penataan 5 Desa

Rencana penataan tersebut pernah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menyampaikan setidaknya ada lima desa yang potensi ditata di Kecamatan Cibarusah dan Bojongmangu.

Dedi Mulyadi menyampaikan gagasan penataan lima desa saat menghadiri rapat paripurna Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi pada 15 Agustus 2026.

Penataan lima desa tersebut tidak hanya berbicara pada pembangunan fisik. Karakter lingkungan hingga budaya yang terjaga di tengah masyarakat juga harus dipertahankan menjadi fokus utamanya.

Pemerintah Kecamatan Cibarusah memberikan perhatian penuh karena melihat Kampung Korod berpotensi sebagai salah satu kawasan yang mempunyai karakter khas sendiri.

Pada Rabu (2/9/2026), Plt Sekretaris Kecamatan Cibarusah, Wowo Fadillah sebelumnya menyampaikan hal yang menjadi dasar dalam menyusun konsep penataan. Hal ini tak lepas dari kondisi dan karakter di Kampung Korod.

Konsep tersebut bertujuan agar pembangunan yang dilakukan untuk menjadi kampung destinasi wisata bernuansa Sunda sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kampung Korod.

"Penataan Kampung Korod sebagai kampung bernuansa Sunda tentunya tidak terlepas dari potensi dan tantangan yang dimiliki, baik dari aspek fisik maupun nonfisik," kata Wowo dikutip tvOnenews.com, Kamis (24/9/2026).

Menurut dia, potensi utama dari Kampung Korod terletak pada bentang alam hingga aktivitas pertaniannya. Kedua aspek ini masih menjadi bagian yang meletak dalam kehidupan masyarakat.

Soal hamparan persawahan, hal ini dapat dipertahankan untuk menjadi bagian dari karakter kawasan tersebut. Bahkan kehadiran persawahan juga mendukung kegiatan wisata tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai lahan pertanian.

"Sebagian besar masyarakat masih bekerja sebagai petani, sehingga persawahan ini menjadi potensi yang harus dipertahankan dan dikembangkan tanpa menghilangkan fungsi lingkungan yang sudah ada," terangnya.

Kehadiran leuit juga menjadi bagian penting dalam konsep penataan Kampung Korod. Bagi dia, leuit tidak hanya bangunan tradisional, namun juga mempunyai nilai sejarah dan budaya kehidupan agraris masyarakat Sunda.

"Leuit yang masih ada memiliki nilai historis dan budaya, sehingga dalam penataan nanti keberadaannya jangan sampai hilang, tetapi justru menjadi bagian dari karakter Kampung Korod," jelasnya.

Warga Kampung Korod biasanya mengalami kesulitan saat musim kemarau panjang. Puluhan kepala keluarga susah mendapatkan air bersih lantaran sumur kerap kali mengering.

Musim kemarau panjang sangat berdampak pada kondisi aktivitas pertanian masyarakat. Selain persoalan air, pemerintah juga wajib memberikan perhatian pada bagian infrastruktur dasar dan akses jalan menuju kawasan Kampung Korod.

"Persoalan air bersih dan infrastruktur dasar menjadi tantangan yang harus diperhatikan, karena penataan bukan hanya soal memperbaiki wajah kampung, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi," katanya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

H-1 FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Daftar Terbaru Skuad Timnas Indonesia usai 2 Pemain Dicoret

H-1 FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Daftar Terbaru Skuad Timnas Indonesia usai 2 Pemain Dicoret

H-1 FIFA ASEAN Cup 2026, skuad terbaru Timnas Indonesia kini berubah. Dony Tri dan Yakob Sayuri dicoret, digantikan Shayne Pattynama serta Rizky Eka Pratama.
Kata Virgil van Dijk Jelang Jumpa Jurgen Klopp di Laga Belanda Vs Jerman: Saya Pastikan Dia akan Kalah

Kata Virgil van Dijk Jelang Jumpa Jurgen Klopp di Laga Belanda Vs Jerman: Saya Pastikan Dia akan Kalah

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, menantikan perjumpaan dengan Jurgen Klopp di laga kontra Jerman. Kedua negara akan bersua di pertandingan pekan pembuka UEFA Nations League.
Putusan Wanprestasi Telah Inkracht, PT Asli Indo Raya Ajukan Permohonan Sita Jaminan

Putusan Wanprestasi Telah Inkracht, PT Asli Indo Raya Ajukan Permohonan Sita Jaminan

PT Asli Indo Raya mengajukan permohonan sita jaminan terhadap empat rumah yang diduga merupakan aset milik tergugat dalam perkara wanprestasi.
Tim Menembak Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026, Kalah Tipis dari China

Tim Menembak Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026, Kalah Tipis dari China

Tim menembak Indonesia nyaris meraih medali emas pada nomor 10 meter air pistol beregu putra Asian Games 2026. Trio Merah Putih yakni Muhammad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana harus puas dengan medali perak pada Kamis (24/9/2026).
Siswa SMP di Jakarta Timur Diduga Dianiaya Usai Edit Foto Teman Jadi Vulgar Pakai AI, Polisi Lakukan Penyelidikan

Siswa SMP di Jakarta Timur Diduga Dianiaya Usai Edit Foto Teman Jadi Vulgar Pakai AI, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebuah cuitan viral di media sosial yang menceritakan aksi seorang siswa kelas 9 di salah satu SMP wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, diduga mengedit foto temannya menjadi vulgar menggunakan AI.
Ramalan Keuangan Shio 25 September 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 25 September 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan dan karier shio 25 September 2026 mengungkap peluang 12 shio. Naga, Kuda, dan Monyet diprediksi hoki dalam pekerjaan dan finansial.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT