GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Wanita yang Melayani Belasan Pria Hidung Belang dalam Semalam, Berujung Hal yang Fatal

Agafni Pogosian diketahui meregang nyawa akibat melayani belasan pria hidung belang dalam semalam. Hasil visum menyebutkan bahwa ada robekan di organ kewanitaan, dan terkena serangan jantung.
Kamis, 6 Juli 2023 - 01:00 WIB
Kisah Wanita yang Melayani Belasan Pria Hidung Belang dalam Semalam, Berujung Hal yang Fatal
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Sebuah kisah tragis seorang wanita yang melayani belasan pria hidung belang dalam semalam berujung fatal.

Kasus ini terjadi di negara Armenia pada 2021 silam yang sempat menggemparkan publik disana. Pasalnya kisah tragis ini diketahui menimpa seorang wanita yang dikenal sebagai wanita tunasusila.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut adalah kisah Agafni Pogosian, wanita tuna susila yang melayani belasan pria hidung belang dalam semalam namun berujung tragis dan fatal.

Kisah Wanita yang Melayani Belasan Pria Hidung Belang dalam Semalam, Berujung Hal yang Fatal. Source: istockphoto

Dilansir Rabu (05/07/23) dari tayangan YouTube channel Artocles Tambunan dengan judul "Puaskan belasan pria dlm semalam," yang diunggah pada 3 Juni 2023.

Minggu 24 Oktober 2021 sekitar dini hari, terdengar sebuah teriakan minta tolong dari salah satu kamar di lantai 2 yang berada di hotel Golden Africottry, Armenia. 

Diketahui seorang pemuda berusia 22 tahun kaget setelah menemukan teman kencannya sudah tak bernyawa di kamar mandi. Anehnya, ditemukan noda merah yang keluar dari bagian intim wanita tersebut. 

Hal inilah yang kemudian langsung dilaporkan kepada pihak keamanan setempat, dan pemuda tersebut ditahan karena diduga melakukan kekerasan pada wanita tuna susila tersebut.

Akan tetapi, temuan polisi selanjutnya cukup mencengankan, setelah mengetahui fakta-fakta tentang kematian wanita tersebut. 

Wanita kelahiran Armenia, 1976 tersebut diketahui bernama Agafni Pogosian. Cerita hidupnya sedikit membuat dahi berkenyit karena sejak muda ia sudah kehilangan ibu dan menjadi anak tunggal.

Ia juga kerap mendapat tekanan dari ayahnya yang dikenal sebagai pemabuk serta bersikap keras pada anaknya.

Hal ini kemudian yang membuat Agafni Pogosian memilih tinggal bersama neneknya.

Setelah neneknya meninggal tahun 1997, Agafni Pogosian kembali tinggal bersama ayahya. Ia juga kemudian disuruh untuk melayani teman-teman ayahnya yang merupakan pria hidung belang. 

Hal ini kemudian terpaksa dilakukan oleh Agafni Pogosian karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari serta menutup utang ayahnya. 

Pekerjaan sebagai wanita penghibur akhirnya dipilih Agafni Pogosian dalam beberapa tahun. Ia kemudian berhubungan dengan seorang pria yang siap menerima apa adanya pada tahun 2003 saat berusia 27 tahun. 

Namun ayahya tidak menyetujui hubungan anaknya selain menjadi wanita tuna susila. Anehnya Agafni Pogosian berhubungan dengan calon suami yang ternyata juga seorang pemabuk dan bekerja sebagai tukang batu.

Mereka pun akhirnya menikah tanpa restu ayahnya, namun usia pernikahan mereka hanya bertahan 6 bulan saja. 

Agafni kemudian menuntut cerai dari suaminya yang ternyata kelakuannya tidak ayal mirip seperti ayahnya. Agafni kemudian kembali menjadi seorang kupu-kupu malam, agar dapat tetap membiayai anaknya. 

Pada tahun 2018 akhirnya Agafni Pogosian memiliki hubungan Albert Rana Chapatum dengan keborokan masing-masing. Agafni dan Albert rela melakukan hubungan tercela dan menjual videonya di internet.

Mereka pun mendapat banyak uang dari video yang didapat, namun Albert memiliki sikap rakus dan ingin menguasai semua hartanya. 

Setelah Agafni memutuskan hubungan, Albert justru kembali meneror putranya dan mengancam untuk membunuhnya. 

Tahun 2020, akibat dari kondisi pandemi, Agafni Pogosian kemudian gencar mengencani pria hidung belang dari aplikasi kencan atau dating apps untuk bisa memperbaiki keuangannya. 

Meskipun usianya menginjak 45 tahun, namun Agafni justru malah menjadi idola pria hidung belang. 

Bahkan saat weekend tiba, dirinya bisa melayani pria hidung belang dari siang hingga lewat tengah malam demi mendapatkan uang untuk putra kesayangannya.

Sampai pada hari Minggu, 24 Oktober 2021 pada pukul 02.00 dini hari, Agafni bertemu dengan pelanggan terakhirnya yang bernama Sampel Alexania berusia 22 tahun. 

Saat itu kondisi Agafni cukup kelelahan, bahkan Sampel sempat ingin membatalkan namun ditolaknya. Akhirnya mereka berkencan hingga pukul 04.00 subuh. 

Satu jam kemudian Sampel terbangun dan kaget mendapati Agafni Pogosian yang sudah terkapar di lantai kamar mandi, bersimbah darah yang berasal dari bagian intim wanita tersebut. 

Setelah pihak kepolisan dan resepsionis memeriksa kondisi Agafni Pogosian, dan membawa Agafni ke rumah sakit. Setelah diperiksa, wanita tersebut diketahui sudah meregang nyawa tiga jam sebelumnya. 

Dokter menyatakan ada kerusakan serta robekan pada organ kewanitaan Agafni Pogosian yang membuatnya mengeluarkan banyak darah. 

Namun ada hal lain yang dipercaya merenggut nyawa Agafni Pogosian yakni serangan jantung sesaat setelah kesakitan dikamar mandi dan mengeluarkan banyak darah dari kemaluannya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK dan Ombudsman RI memperkuat kerja sama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan hingga bantuan sosial.
Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT