News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Kisah Kopda Muslimin? Anggota TNI yang Sewa ‘Babi’ untuk Santet Istrinya Tapi Malah Tewas Keracunan

Masih ingat kisah Kopda Muslimin? Seorang prajurit TNI Kota Semarang ini seketika namanya dikenal lantaran menjadi dalang dalam penembakan terhadap istrinya
Minggu, 10 Desember 2023 - 05:10 WIB
Kopda Muslimin, Kasus Percobaan Pembunuhan Terhadap Istrinya, Rina Wulandari
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Masih ingat kisah Kopda Muslimin? Seorang prajurit TNI Kota Semarang ini seketika namanya menjadi dikenal lantaran dirinya menjadi dalang dalam penembakan terhadap istrinya sendiri.

Sang istri bernama Rina Wulandari (34) tertembak di depan rumahnya, di Jalan Cemara III, Banyumanik, Semarang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan dengan kasus tersebut, Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi saat itu mengungkapkan bahwa motif Kopda Muslimin melakukan penembakan terhadap istrinya karena terlibat asmara terlarang dengan kekasih gelapnya.

“Motifnya karena (Kopda M) punya pacar lagi dan ada delapan saksi yang kita periksa di antaranya saksi itu pacarnya, jadi pacarnya juga sudah kita lakukan penangkapan,” ungkap Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Senin (25/7/2022).

Untuk mengikuti kisahnya lagi, simak informasi berikut ini.

Percobaan Pembunuhan Rina Wulandari


Tersangka Percobaan Pembunuhan terhadap Rina Wulandari. (Tim tvOne - Didiet Cordiaz)

Kopda Muslimin sempat menyewa sejumlah pembunuh bayaran dengan imbalan sebesar Rp 120 juta untuk menghabisi nyawa Rina dengan cara menembak kepalanya. 

Percobaan membunuh sang istri bukan hanya sekali dilakukan oleh Muslimin, ia pun pernah menyuruh Sugiono alias ‘Babi’ untuk membunuh Rina Wulandari. 

Berbagai cara sudah dilakukan, mulai dari meracuninya, membunuh dengan modus pencurian hingga ke dukun untuk dikirimkan santet, namun semua usahanya gagal.

Semua bermula dari curahan hati muslimin kepada salah satu komplitan pembunuh bayaran tersebut. 

“Ketemu Bang Mus (Kopda Muslimin) di rumahnya. Cerita keadaan keluarga, tidak kuat dikekang istrinya,” kata Agus Santoso alias Agus Gondrong yang merupakan salah satu tersangka penembakan kepada Rina, pada Rabu (27/7/2022).


Potret Kopda Muslimin dan Istrinya, Rina Wulandari. (Tim tvOne - Didiet Cordiaz)

Menurutnya, Kopda Muslimin meminta agar nyawa istrinya dihabisi dengan bayaran yang akan diberikan sebesar Rp120 juta. Jika berhasil, jumlah tersebut akan ditambahkan.

“Dijanjikan Rp200 juta ditambah sebuah mobil kalau berhasil (membunuh korban),” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin mengaku diperintahkan untuk meminta uang kepada mertuanya atau orang tua dari Rina Wulandari.

Dengan kata lain, uang yang digunakan untuk membayar pembunuh bayaran yang akan menghabisi nyawa sang istri berasal dari uang mertua.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT