News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Perintah agar Jangan Banyak Bicara, Habib Bahar bin Smith Ngaku Tak Sudi Terima Tawaran Duit Berlimpah padahal Sudah Pernah Ditawari Sosok ini: Sampai Mati, Saya Gak Bisa Dibeli!

Ada perintah untuk tidak banyak bicara, Habib Bahar bin Smithngaku tak sudi terima tawaran uang berlimpah hingga cek, dengan tegas ia bilang tidak bisa dibeli.
Senin, 20 Mei 2024 - 12:14 WIB
Habib Bahar bin Smith ditawari cek pejabat
Sumber :
  • Kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith (HBS) akui pernah menerima tawaran uang berlimpah, tapi menolaknya dan ia mengaku tidak akan bisa dibeli sampai mati.

Dalam salah satu ceramahnya, HBS secara terang-terangan bahwa dirinya pernah didekati oleh pejabat dan politikus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tokoh publik, tak heran Habib Bahar bin Smith banyak didekati oleh para pejabat hingga politikus untuk tujuan kerja sama.

Habib Bahar bin Smith
Habib Bahar bin Smith mengaku tidak terima tawaran pejabat. Sumber: kolase tim tvOnenews

Tak hanya sekali atau dua kali, habib yang dikenal juga dengan Habib Bule tersebut mengaku kejadian tersebut kerap terjadi hingga sekarang.

Tentunya, para pejabat atau politikus yang datang kepada Habib Bahar bin Smith membawa tawaran yang menggiurkan.

Namun, dengan tegas pendakwah yang dikenal kontroversial tersebut mementalkan semua tawaran itu.

Ia mengaku tidak ada satu pun tawaran yang ia terima hingga kini.

Sebab, pria kelahiran Manado, 23 Juli 1985 tersebut berpegang teguh pada prinsip hidupnya, yaitu melawan ketidakadilan.

Bahkan di salah satu ceramahnya, Bahar bin Smith mengaku bisa membangun pesantrennya dengan emas jika dirinya mau menerima tawaran dari pejabat.

"Kalau saya mau, kalau mau itu pesantren nggak pakai semen, pakai emas itu. Kalau saya mau terima dana dari pejabat," kata Habib Bahar bin Smith.

Pendiri lembaga 'Majelis Pembela Rasulullah' itu juga secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya pernah ditawari tiga cek.

Di antaranya cek dari Inggris, Amerika hingga Indonesia.

"Berapa banyak pejabat-pejabat yang datang ke saya. Bawa tiga cek dari Inggris, pound sterling, cek dollar Amerika, sama cek BCA Indonesia," ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu juga mengatakan jika pejabat-pejabat yang datang kepadanya juga menawarkan pembangunan pesantren.

"Bib, Habib mau berapa puluh triliun, ratus triliun, tulis. Yang penting habib diam saja di pondok nggak usah ceramah bahas-bahas pemerintah," ujarnya, menirukan perkataan pejabat yang datang kepadanya.

"Pondok Habib akan kami bangun semewah mungkin. Apa yang Habib mau, akan saya kasih," sambungnya.

Meski mendapat tawaran harta yang melimpah, Habib Bahar bin Smith mengaku dirinya dengan tegas tetap pada prinsipnya dan menolak tawaran tersebut.

Dengan tegas, ia mengaku tidak akan bisa dibeli sampai mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa jawaban saya? Mohon maaf saya nggak bisa kalian beli. Kalau ustaz atau habib yang lain mungkin bisa kalian beli. Bahar bin Smith sampai mati nggak bakal bisa kalian beli," ujarnya. 

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT