News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Ditangkap, Pegi Setiawan Akui Cara Kasar yang Dilakukan Penyidik Polda Jabar Terhadapnya: Nggak Tahu Apa Maksudnya

Pegi Setiawan blak-blakan menjelaskan kisah penetapannya sebagai tersangka atas kasus Vina Cirebon oleh Polda Jabar. Dirinya mengaku Polda Jabar lakukan...
Minggu, 21 Juli 2024 - 16:49 WIB
Pegi Setiawan bebas dari status tersangka dalam kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon semakin rumit setelah Pegi Setiawan melakukan proses sidang praperadilan dan dinyatakan bebas dari statusnya sebagai tersangka.

Pegi Setiawan telah menjadi korban salah tangkap hingga harus mendekam dalam tahanan selama 49 hari di Polda Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Pegi Setiawan keluar dari tahanan dan kembali menghirup udara bebas, kini dirinya menjadi sorotan publik.

Pegi Setiawan kini angkat suara mengenai penangkapannya hingga ditahan selama 49 hari di Polda Jabar.

Dirinya mengaku tidak memahami mengapa ia digrebek dan dituduh sebagai pelaku atas kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Dihadapan Deddy Corbuzier, Pegi Setiawan blak-blakan menjelaskan kisah penetapan sebagai tersangka atas kasus Vina Cirebon oleh Polda Jabar.

Seperti apa penjelasan Pegi Setiawan mengenai penangkapannya tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Pegi Setiawan blak-blakan soal kisah penetapan tersangka oleh Polda Jabar terkait kasus pembunuhan Vina.

Awalnya, Deddy Corbuzier mempertanyakan alasan penyidik menangkap Pegi Setiawan.

Namun, dirinya mengaku tidak ditangkap tetapi digerebek tanpa mengetahui apa salahnya.

"Kamu tahu ditangkap karena kasus apa?" tanya dia dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier dilansir Sabtu (20/7/2024).

"Saya nggak ditangkap, tapi digerebek. Saya saja nggak tahu salah saya di mana," jawab Pegi Setiawan.

"Serius digerebek? Digerebek tuh gimana," timpal Deddy Corbuzier.

"Ya, ditangkap ramai-ramai itu polisi, tanpa tanya apa pun dan saya nggak menjelaskan apa pun. Baru di kantor polisi, saya diminta bicara," ujar Pegi.

Pegi Setiawan
Pegi Setiawan. (ANTARA)

Pegi Setiawan menceritakan pada awal penangkapan dirinya dengan Vina dan Eky, korban pembunuhan di Cirebon 2016.

Akan tetapi, dirinya menekankan bahwa ia tidak mengenal Vina dan Eky, seperti dalam tuduhan.

"Saya nggak kenal Vina dan Eky," urainya.

Saat itu, Pegi mengaku mendapat sejumlah penyiksaan oleh penyidik Polda Jabar.

"Saya ada dipukul sedikit di kepala, sama ditutupi plastik. Itu saat awal penangkapan saja," kata Pegi.

"Dipukul sedikit? Serius? Gimana, sih, dipukul sedikit itu, seperti apa?" timpal Deddy.

"Ya ada pukulan ke kepala waktu itu, cuman saya sudah ikhlas," jelas Pegi.

Bahkan dirinya pun tidak mengerti alasan penyidik melakukan penyiksaan kepadanya.

Menurutnya, kemungkinan adanya desakan dari masing-masing pihak untuk membuktikan kasus tersebut.

Padahal, sedari awal Pegi tidak pernah mengakui bahwa ia memiliki keterikatan dengan kasus tersebut apalagi menjadi dalang pembunuhan Vina.

"Saya nggak tahu maksudnya apa, ya. Tapi, ya mungkin salah satunya itu (pengakuan,red) supaya saya ngaku. Cuman, saya bersikeras juga tidak salah, makanya tidak mengaku," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Pegi menekankan tidak akan melanjutkan permasalahan tersebut. Sebab, dirinya menilai kondisi ini terjadi karena adanya kesalahpahaman.

"Saya ikhlas juga, begitu," katanya.(lgn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT