GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beternak Musang, Warga Rembang Mendapatkan Cuan Belasan Juta per Bulan

Beternak unggas maupun memelihara ikan mungkin sudah biasa. Namun, seorang warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah ini, menggeluti budidaya musang atau luwak.
Senin, 17 Januari 2022 - 13:01 WIB
Musang yang dibudidayakan Akhmad Sulistyo, warga Sidomulyo, Rembang, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, Jawa Tengah - Beternak unggas maupun memelihara ikan mungkin sudah biasa. Namun, lain halnya yang dilakukan oleh seorang warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang menggeluti budidaya musang atau luwak.

Meskipun musang terkenal sebagai hewan hama, namun beternak musang atau luwak ini mampu meraup pendapatan hingga belasan juta rupiah per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhmad Sulistyo awalnya hanya sekedar hobi memelihara musang. Setelah beberapa tahun kemudian, Akhmad memberanikan diri untuk terjun dalam pembudidayaan musang atau luwak.

Akhir-akhir ini musang mulai menjadi tren hewan peliharaan baru, seperti kucing dan anjing karena musang bisa menjadi hewan peliharaan yang dapat bersahabat dengan manusia. Sejak 5 tahun terakhir ini, Akhmad Sulistiyono menggeluti bisnis ternak musang.

“Mulai budidaya musang dari tahun 2016, awalnya prihatin melihat musang di alam mulai punah karena ditembakin para pemburu, dan saya mulai beternak dapat dari alam,” kata Akhmad Sulisyo, Senin (17/1/2022).

 

 

Akhmad menyilangkan beberapa jenis musang sehingga mendapatkan musang
dengan berbagai jenis dan gen. Saat ini terdapat 10 indukan musang berbagai jenis yang di kembangbiakan ahmad sulistyo.

“Yang saya budidaya ini ada 10 indukan. Bisa panen tiga bulan sekali, dari satu induk bisa beranak tiga ekor sampai empat ekor,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap pagi dan sore hari, Akhmad Sulistiyono, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, membersihkan kotoran di kandang dan memberikan makan serta minum musang peliharaannya di salah satu ruangan rumahnya. Musang atau luwak ini merupakan jenis hewan mamalia pemangsa dari suku viverridae yang mudah ditemui di hutan maupun di pemukiman.

Akhmad Sulistyo mengaku di masa pandemi ini penjualan musang meningkat hingga lima puluh persen dengan omset mencapai belasan juta rupiah per bulan.

“Sebelum pandemi omset sekitar lima sampai enam jutaan rupiah per bulan, pas pandemi naik jadi sepuluh juta sampai sebelasan juta lah,” ujarnya.

Musang atau luwak ini dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp450 ribu rupiah hingga belasan juta rupiah per ekor, tergantung jenis dan warna.



“Kalau yang musang pandan normal sekitar 450 ribu, kalau yang musang Bali silangan sama Lombok sekitar 700 sampai 800 ribu rupiah,” pungkasnya.

Dengan pemasaran lewat media sosial, baik secara online maupun lewat komunitas penggemar musang, Akhmad Sulistyo tak hanya memenuhi permintaan pecinta musang lokal, namun juga mengirimkannya ke berbagai daerah di indonesia. (Abdul Rohim/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT