News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejujuran Ustaz Fatih Karim soal Freddy Budiman, Ternyata Sebelum Ditembak Mati Minta Diizinkan agar Boleh Mengucap Kalimat Syahadat: Tolong Izinkan Saya agar...

Ustaz Fatih Karim beberkan kisah taubat Freddy Budiman sebelum eksekusi mati. Sebelum ditembak mati sang bandar narkoba minta diizinkan mengucapkan kalimat syah
Jumat, 23 Agustus 2024 - 16:42 WIB
Kejujuran Ustaz Fatih Karim soal Freddy Budiman, Ternyata Sebelum Ditembak Mati Minta Diizinkan agar Boleh Mengucap Kalimat Syahadat: Tolong Izinkan Saya agar...
Sumber :
  • tvOne / Youtube Pecah Telur

tvOnenews.com - Masih ingat Freddy Budiman, bandar narkoba yang divonis hukuman mati? Ustaz Fatih Karim bocorkan kisah taubatnya sebelum di eksekusi mati.

Seiring dengan vonis mati yang dijatuhkan kepada Ferdy Sambo, kisah Freddy Budiman kembali mencuat ke permukaan. Nama Freddy Budiman tak asing bagi masyarakat Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia adalah salah satu bandar narkoba terbesar yang pernah ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Freddy dieksekusi pada 29 Juli 2016 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, meninggalkan jejak panjang tentang perjalanan hidupnya yang penuh kontroversi.

Freddy Budiman lahir pada 18 Juli 1976 di Surabaya. Awalnya, dia dikenal sebagai seorang pengusaha otomotif yang sukses di Surabaya. 

Namun, dibalik keberhasilannya di dunia bisnis, Freddy mulai terlibat dalam jaringan narkoba. 

Dengan kemampuannya dalam bisnis, Freddy dengan cepat naik menjadi salah satu bandar narkoba paling terkenal di Indonesia.

Pada tahun 2009, Freddy pertama kali tertangkap atas kasus kepemilikan narkoba. Saat itu, dia kedapatan memiliki 500 gram sabu-sabu dan dijatuhi hukuman tiga tahun empat bulan penjara

Namun, penjara tidak membuat Freddy jera. Setelah dibebaskan, Freddy kembali terlibat dalam jaringan narkoba, kali ini dengan skala yang jauh lebih besar.

Pada Mei 2012, Freddy Budiman kembali tertangkap dengan barang bukti yang jauh lebih besar. Dia kedapatan memiliki 1,4 juta pil ekstasi yang diselundupkan dari China. 

Kasus ini membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu gembong narkoba terbesar di Indonesia. Freddy akhirnya dijatuhi hukuman mati atas kejahatannya.

Meskipun memiliki catatan hitam yang panjang, Freddy Budiman tidak sepenuhnya mengabaikan kesempatan untuk bertobat. 

Menjelang eksekusi mati, Freddy menunjukkan perubahan yang signifikan dalam dirinya. 

Rambutnya yang dulunya dicat pirang kini digantikan dengan kopiah putih. Dia juga memelihara jenggot, dan kerap kali terlihat mengenakan gamis panjang selama masa tahanannya.

“Singkat cerita saya ngisi pengajian di penjara itu. Isinya orang penjara semua, saya kan nggak kenal wajahnya. Begitu saya lihat di kanan, ada orang pakai baju koko putih, pakai kopiah putih, berjenggot, jenggotnya sudah mulai memutih, dari tadi sampai akhir pengajian saya nangis senangis-nangisnya. Pipinya basah dengan air mata,” kenang Ustaz Fatih Karim.

Kisah taubat Freddy Budiman, bandar narkoba yang divonis mati. Sumber: kolase tim tvOnenewsKisah taubat Freddy Budiman, bandar narkoba yang divonis mati. Sumber: kolase tim tvOnenews

Salah satu momen paling mengharukan tentang pertobatan Freddy Budiman diceritakan oleh Ustaz Fatih Karim. 

Dalam sebuah rekaman kajian yang viral di media sosial TikTok, Ustaz Fatih Karim mengenang bagaimana Freddy Budiman menangis tersedu-sedu saat mengikuti kajian yang diadakan di Lapas Gunung Sindur.

“Saya tanya pada penjaga penjara, dia Freddy Budiman, almarhum,” ungkapnya. 

“Saya mau ketemu dilarang sama polisi, ternyata hari itu dibacakan surat eksekusi mati. MasyaAllah,” terang Ustaz Fatih Karim. 

Menurut Ustaz Fatih, saat itu dia sedang mengisi pengajian rutin di Lapas Gunung Sindur, di mana Freddy Budiman menjadi salah satu pesertanya. 

Freddy mengenakan baju koko putih dan kopiah senada, serta terlihat memelihara jenggot yang sudah mulai memutih. 

Sepanjang pengajian, Freddy terus menangis, membuat pipinya basah oleh air mata. 

Ketika Ustaz Fatih bertanya kepada penjaga penjara tentang siapa sosok yang menangis itu, dia diberitahu bahwa itu adalah Freddy Budiman, yang kala itu sudah mendekati waktu eksekusi.

Freddy Budiman juga memiliki permintaan khusus menjelang eksekusinya. Dia memohon agar diizinkan mengucapkan kalimat syahadat sebelum ditembak mati.

“Apa katanya? ‘Tolong izinkan saya pada saat sebelum ditembak mati mengucapkan kalimat Lailahaillallah Muhammadarrasulullah izinkan saya’, apa kata tukang tembaknya? ‘baik kami izinkan’,” terang Ustaz Fatih Karim menceritakan momen permohonan Freddy Budiman. 

Permintaan ini pun dikabulkan oleh regu tembak. Freddy juga meminta agar matanya tidak ditutup saat eksekusi, dengan alasan dia ingin melihat dosa-dosanya terhadap Indonesia untuk terakhir kalinya.

Selain itu, Freddy Budiman juga sempat mengkhatamkan Alquran sebanyak tujuh kali dalam kurun waktu dua hari sebelum eksekusi mati.

“Permintaan kedua, tolong mata yang ditutup kain hitam dibuka matanya, kenapa? ‘karena saya ingin melihat dosa-dosa saya terlalu banyak untuk Indonesia” beber Ustaz Fatih. 

Ustaz Fatih Karim menceritakan bahwa Freddy memanfaatkan setiap detik yang tersisa untuk mendekatkan diri kepada Allah, berharap mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa yang telah diperbuatnya.

“Antum (Anda) tahu dari mulai hari ini sampai dua hari yang akan datang beliau khatam Quran sehari 7 kali,” pungkasnya.

Freddy Budiman bukanlah sekadar bandar narkoba biasa. Dia terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang memiliki koneksi kuat dengan sindikat di luar negeri, termasuk China. 

Freddy berhasil menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar ke Indonesia dengan memanfaatkan jalur laut, yang sering kali sulit terdeteksi oleh aparat keamanan.

Salah satu kasus paling menggemparkan adalah ketika Freddy berhasil menyelundupkan 1,4 juta pil ekstasi dari China pada tahun 2012. 

Pil-pil tersebut disembunyikan dalam berbagai barang yang dikirim melalui jalur laut, seperti mainan anak-anak, alat-alat elektronik, hingga barang-barang rumah tangga. 

Keberhasilan Freddy dalam menyelundupkan barang-barang haram tersebut menunjukkan betapa cerdiknya dia dalam menjalankan bisnis gelap ini.

Namun, keberhasilan Freddy dalam menyelundupkan narkoba tidak berlangsung lama. Pada tahun 2012, Freddy ditangkap oleh pihak berwenang setelah aparat berhasil membongkar jaringan penyelundupan yang dia kelola. 

Penangkapan Freddy menjadi pukulan besar bagi jaringan narkoba internasional yang selama ini beroperasi di Indonesia. Freddy kemudian dijatuhi hukuman mati pada tahun 2013 dan dieksekusi pada tahun 2016.

Kisah Freddy Budiman juga tidak lepas dari kritik terhadap penegakan hukum di Indonesia. Sebelum dieksekusi, Freddy sempat mengungkapkan adanya oknum-oknum aparat yang terlibat dalam jaringan narkoba. 

Dalam sebuah wawancara, Freddy mengklaim bahwa ada sejumlah aparat keamanan yang menerima suap untuk melancarkan operasi penyelundupan narkoba yang dijalankannya. 

Pengakuan ini sempat menimbulkan kontroversi, namun sayangnya tidak ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eksekusi Freddy Budiman menjadi salah satu momen penting dalam perang melawan narkoba di Indonesia. 

Meskipun kehidupannya penuh dengan kontroversi, kisah Freddy Budiman menjadi pengingat akan bahaya narkoba dan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tegas. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT