News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Dipecat, Shin Tae-yong Akui Sering Menangis saat Berada di Indonesia, Tak Disangka Ternyata karena...

Jauh sebelum resmi dipecat oleh PSSI, Shin Tae-yong mengaku kalau ia kerap kali menitihkan air mata saat berada di Indonesia. Dimana itu disebabkan karena...
Jumat, 17 Januari 2025 - 20:58 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

tvOnenews.com - Shin Tae-yong pernah mengaku, bahwa saat berada di Indonesia dirinya kerap menangis.

Shin Tae-yong memulai debut kepelatihannya di Timnas Indonesia pada tahun 2020 lalu. Ia sempat memperbarui kontraknya dengan PSSI pada Juni 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, baru beberapa bulan setelah tanda tangan kontrak baru, pelatih asal Korea Selatan (Korsel) tersebut justru dipecat oleh PSSI pada Senin (6/1/2025) lalu.

 

 

Setelah dipecat, Shin Tae-yong akhirnya buka suara terkait kapan pastinya ia 'ditendang' dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Dilansir Yonhap News, STY mengatakan bahwa dirinya baru diberitahu soal kabar pemecatan tersebut pada tanggal 6 Januari pukul 9.40.

“(PSSI) baru memberi tahu pemecatan saya pada tanggal 6 pukul 9.40 dan mengumumkan bahwa pelatih baru akan bergabung pada pukul 12 siang di hari yang sama,” kata Shin Tae-yong kepada Yonhap News, dikutip Jumat (17/1/2025).

 

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • AFC

 

 

STY merasa, bahwa pemecatannya itu dirasa tidak masuk akal. Namun, ia tetap menerimanya dengan lapang dada.

“Itu tidak masuk akal, tapi saya tetap menerimanya dengan lapang dada,” ujarnya.

Meski akan segera kembali ke Korea Selatan, Shin Tae-yong mengatakan bahwa dirinya akan sering berkunjung ke Indonesia.

"Walaupun saya akan pulang (ke Korea Selatan), tapi karena saya mencintai Indonesia, saya berpikir untuk sering datang (ke Indonesia)," ucapnya.

 

Kecintaan Shin Tae-yong kepada Indonesia bahkan sudah diperlihatkan olehnya sejak beberapa bulan lalu, sebelum ia resmi dipecat oleh PSSI.

Dalam sebuah video yang diunggah ke kanal YouTube 양신 양준혁 (re: yangsin Yang Jun Hyeok) pada 18 Juni 2024 lalu, Shin Tae-yong mengaku bahwa akhir-akhir itu dirinya sering menangis.

Shin Tae-yong menangis karena ia merasa tersentuh dengan sikap masyarakat Indonesia yang dinilainya memiliki hati yang hangat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya, akhir-akhir ini saya banyak menangis saat berada Indonesia karena masyarakatnya memiliki hati yang hangat," ujar Shin Tae-yong, dikutip tvOnenews.com pada Jumat (17/1/2025).

"Walaupun (sikapnya) agak santai, ada perasaan mengalah dan memberi satu sama lain," lanjut Shin Tae-yong yang digoda oleh temannya, karena menahan tangis saat memberikan speech.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT