News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

#Kaburajadulu Ramai Banget, Sebenarnya Akibat Frustasi atau Cari Gaji Lebih? dr Faisal di Hadapan Helmy Yahya Berani Ungkap Hal ini: Mereka itu...

Ramai tagar KaburAjaDulu di sosial media. Dr. Muhammad Faisal, seorang psikolog dan penulis, berpendapat bahwa Gen Z tidak lagi memiliki kesadaran bahwa dirinya
Selasa, 18 Februari 2025 - 19:54 WIB
#Kaburajadulu Ramai Banget, Sebenarnya Akibat Frustasi atau Cari Gaji Lebih dr Faisal di Hadapan Helmy Yahya Berani Ungkap Hal ini Mereka itu...
Sumber :
  • youtube Helmi Yahya

tvOnenews.com - Generasi Z saat ini menghadapi tantangan besar dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.Ā 

Mereka cenderung hidup dalam "gelembung algoritma" masing-masing yang membentuk cara berpikir dan interaksi sosial mereka.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dr. Muhammad Faisal, seorang psikolog dan penulis, "Gen Z tidak lagi memiliki kesadaran bahwa dirinya menjadi bagian besar dari komunitas teman-teman seusianya. Jadi kayak hidup di bubble algoritmanya sendiri."

Dalam sebuah diskusi dengan Helmi Yahya, muncul pertanyaan fundamental tentang bagaimana mengatasi kondisi ini.Ā 

Helmi bertanya, "Kita mulai dari mana jika ingin memperbaiki itu?" Menanggapi hal ini, Dr. Faisal mengungkapkan bahwa banyak anak muda saat ini lebih memilih bekerja sesuai dengan passion mereka.

Namun, konsep passion sering disalahartikan sebagai sesuatu yang hanya berorientasi pada kenyamanan.Ā 

"Jadi pada akhirnya mereka hanya mau bekerja sesuai passion. Yang sebetulnya nanti ada salah tafsir dari mengejar passion dari mengejar sesuatu yang nyaman bagi saya," jelas Dr. Faisal.

Salah satu fenomena yang turut memengaruhi pola pikir generasi muda adalah Fear of Better Option (FOBO), di mana mereka selalu merasa ada pilihan yang lebih baik sehingga sulit untuk berkomitmen terhadap sesuatu.Ā 

Fenomena ini semakin diperkuat oleh media sosial yang memungkinkan adanya komparasi sosial yang berlebihan.Ā 

"Ada fase berikutnya, Fear of Better Option atau FOBO. Saya rasa, ini isunya tadi kan, #KaburAjaDulu. Karena sosial media membuat komparasi sosial kan," ujar Dr. Faisal.

Fenomena #KaburAjaDulu belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di platform X (dulu Twitter).Ā 

Tagar ini muncul sebagai bentuk ungkapan frustrasi anak muda terhadap kondisi dunia kerja di Indonesia.

Gaji rendah, biaya hidup yang terus meningkat, serta ketidakstabilan ekonomi menjadi alasan utama mengapa banyak dari mereka lebih memilih untuk mencari pekerjaan di luar negeri dibandingkan bertahan di dalam negeri.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menunjukkan bahwa anak muda merasa kurang dihargai di pasar kerja domestik dan melihat peluang lebih baik di luar negeri.

Dalam menghadapi tantangan ini, Dr. Faisal menekankan pentingnya merasa cukup dengan apa yang dimiliki agar tidak terus-menerus terjebak dalam komparasi sosial yang tidak sehat.Ā 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT