News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mobil Kena Banjir Memang Masih Laku Dijual? Simak 8 Tips Jual Beli Mobil Bekas Banjir Agar Laku dan Tidak Mangkrak di Garasi

Tips menjual mobil bekas banjir agar tetap laku. Dengan strategi yang tepat dan kejujuran dalam menyampaikan kondisi mobil, mobil bekas banjir tetap memiliki
Selasa, 11 Maret 2025 - 14:37 WIB
Mobil Kena Banjir Memang Masih Laku Dijual Simak 8 Tips Jual Beli Mobil Bekas Banjir Agar Laku dan Tidak Mangkrak di Garasi
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Menjual mobil bekas banjir memang menjadi tantangan tersendiri. Banyak konsumen yang ragu untuk membeli mobil bekas banjir karena khawatir dengan potensi masalah seperti kerusakan mesin, gangguan kelistrikan, hingga bau tidak sedap yang sulit dihilangkan. 

Meski demikian, bukan berarti mobil bekas banjir tidak bisa terjual. Dengan strategi yang tepat dan kejujuran dalam menyampaikan kondisi mobil, mobil bekas banjir tetap memiliki peluang untuk menarik minat pembeli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu dalam menjual mobil bekas banjir, termasuk strategi tambahan untuk meningkatkan daya tarik di pasar.  

1. Pahami Depresiasi Harga Mobil Bekas Banjir

Harga jual mobil bekas banjir cenderung mengalami penurunan signifikan, bahkan bisa mencapai 50% dibandingkan mobil bekas biasa. 

Menurut informasi dari beberapa dealer, depresiasi ini terjadi karena risiko kerusakan pada mesin dan komponen kelistrikan yang cukup tinggi. 

Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset harga pasar sebelum menentukan harga jual mobil bekas banjir. 

Bandingkan harga mobil bekas dengan kondisi baik dengan harga mobil bekas yang pernah terendam banjir untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai harga yang realistis. 

Dengan cara ini, kamu bisa menetapkan harga yang kompetitif dan masih menguntungkan.  

2. Kenali Tingkat Kerusakan Mobil Akibat Banjir

Kerusakan pada mobil bekas banjir dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu ringan (light), sedang (medium), dan berat (heavy). 

Menurut Service Manager Auto2000 Cilandak, kerusakan ringan terjadi jika air hanya mencapai bagian karpet, kerusakan sedang terjadi jika air mencapai sarung jok, dan kerusakan berat terjadi jika air sudah menyentuh plafon. 

Jika kerusakan sudah mencapai dashboard, kemungkinan besar komponen kelistrikan seperti power steering, power window, AC, dan airbag bisa mengalami gangguan. 

Lamanya mobil terendam banjir juga berpengaruh pada tingkat kerusakan. Semakin lama tergenang, semakin tinggi risiko kerusakan pada mesin dan sistem kelistrikan.  

3. Lakukan Reparasi Secara Menyeluruh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melakukan perbaikan pada mobil bekas banjir memang membutuhkan biaya besar, mulai dari Rp5 juta hingga Rp20 juta tergantung tingkat kerusakan. 

Meski demikian, memperbaiki komponen mesin dan kelistrikan dapat meningkatkan nilai jual mobil secara signifikan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bantuan pendidikan gratis di sekolah swasta tidak diberikan tanpa syarat. 
Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru diunggulkan, Tunisia dalam tekanan. Cek head to head, susunan pemain, dan peluang menangnya!
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Jerman raih kemenangan dramatis saat hadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026). Die Mannschaft kerja keras sebelum menang 2-1.
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

Memasuki periode awal musim kemarau pada pertengahan Juni 2026, krisis air bersih mulai membayangi sejumlah wilayah di Jawa Tengah. 

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, dengan menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas utama. 
Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Seorang honorer SD di Pelalawan, Riau, ditangkap setelah merampok kasir perusahaan sawit dan menusuk korban 22 kali. Pelaku mengaku terjerat utang pinjol dan judi online
Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Seorang perempuan asal Bandung yang hilang selama tiga tahun ditemukan dalam kondisi luka berat di RSHS Bandung. Polisi memburu pelaku berinisial TH yang diduga melakukan
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
Kasus Kekerasan Seksual Anak Meningkat, Gerakan Kilas Diperkuat untuk Putus Mata Rantai Kekerasan Anak

Kasus Kekerasan Seksual Anak Meningkat, Gerakan Kilas Diperkuat untuk Putus Mata Rantai Kekerasan Anak

Gerakan Kilas untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Program ini menekankan peran keluarga, edukasi perlindungan diri, dan keberanian melaporkan pelaku.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT