News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abu Janda Berapi-api Tepis Ucapan Ustaz Felix Siauw, Tegaskan Iran Serang Israel Bukan Drama: Tadinya pro-Barat

Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda merespons keras pernyataan Ustaz Felix Siauw yang sebut konflik Iran dan Israel bukan kepentingan untuk Palestina.
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:47 WIB
Abu Janda tepis ucapan Ustaz Felix Siauw
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Sharing Felix Siauw

Terlebih lagi, Ali Khamenei masih menjabat Presiden iran pada 1981 hingga 1989 sebelum pegang status Pemimpin Tertinggi Iran pada 1989 hingga sekarang.

"Iran itu yang tadinya pro-Barat jadi sekarang anti Barat. Apakah Amerika diam saja? No. Amerika berulang kali mencoba menggulingkan rezim Islam di Iran," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amerika Serikat (AS) berupaya memberikan dana dan senjata kepada mantan Presiden Iran, Saddam Hussein demi kelompok Revolusi Islam pecah.

"Jadi, jangan ditanya lagi kenapa Amerika serang Iran karena pengin cari komisi dari penjualan senjata, ngerti enggak paham? Jadi ini semua bisnis," tuturnya.

Ustaz Felix Siauw
Ustaz Felix Siauw
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Felix Siauw

 

Sebelumnya dalam suatu ceramah, Ustaz Felix Siauw menyinggung permasalahan golongan umat Islam terbagi menjadi tiga jenis.

Dalam topik pembahasannya, Ustaz Felix Siauw membicarakan perbedaan golongan umat Islam yang pertama dari persoalan ilmu fikih.

Kemudian perbedaan kedua, Ustaz Felix menyebutkan karena ada keterkaitan masalah urusan politik.

Perbedaan inilah memunculkan sejumlah golongan di dalam umat Islam, salah satu yang populer adalah Sunni dan Syiah.

Akibat hal ini, kata Ustaz Felix Siauw, perbedaan Sunni dan Syiah yang paling mencolok terletak pada akidah atau keyakinan.

Ustaz Felix mencontohkan penafsiran Al-Quran, Rasul, kepercayaan hingga rukun iman dalam golongan Syiah berbeda dari Sunni.

"Ada di antara kelompok Syiah yang punya keyakinan-keyakinan yang berbeda, contohnya tentang Al-Qur'an yang tidak lengkap, ini ranahnya akidah," ucap Ustaz Felix Siauw dikutip dari kanal YouTube Sharing Felix Siauw.

Sontak, sang pendakwah berspekulasi serangan Iran dan Israel bukan karena kepentingan agama khususnya pembelaan warga Palestina.

Menurut dia, kedua negara saling serang karena urusan sejarah pemerintahan dan politik, tanpa ada embel-embel membebaskan penderitaan warga Gaza.

"Apakah Iran menyerang Israel karena pro Palestina? Jawabannya tidak. Iran nyerang Israel karena diserang duluan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Felix Siauw memberikan analisis terakhir dari sudut pandangnya agar umat Islam tidak terjebak pada kepentingan di dalam kedua negara tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT