GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beruntungnya Manisa BBSK, Megawati Hangestri Dulu Pernah Memaksakan Diri Main Demi Red Sparks, Sampai...

Megawati Hangestri bagikan pengalamannya saat masih bermain di Red Spark, ungkap bahwa dirinya pernah memaksakan diri tetap bermain meski sedang cidera. Simak!
Senin, 15 September 2025 - 17:11 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram/manisabbsk_voleybol

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri seakan tak pernah surut dari perhatian pecinta voli tanah air.

Saat ini, atlet dengan julukan Megatron tersebut kini bergabung dengan klub asal Turki, Manisa BBSK setelah kontraknya dengan Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debut Megawati bersama Manisa BBSK pun sudah dilakukan. Hasilnya, dalam tiga kali laga, Manisa BBSK bisa meraih kemenangan.

Namun, dibalik kepindahannya ke Turki, tak banyak yang tahu bahwa Megawati Hangestri sempat berjuang keras ketika dirinya masih berseragam Red Spark.

Megawati Hangestri dan skuad Manisa BBSK
Megawati Hangestri dan skuad Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk_voleybol

 

Dalam sebuah podcast yang tayang di kanal YouTube Sport77, Megawati mengungkapkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan terkait kondisi fisiknya yang sempat mengalami cedera saat membela Red Spark.

“Barusan dari Korea, otot betis robek 22 sentimeter,” kata Megawati.

Cedera itu dialami Megawati ketika tampil dalam laga terakhir bersama Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.

Saat pertandingan berlangsung, ia harus menahan rasa sakit akibat betisnya mengalami bengkak setelah melakukan pendaratan yang kurang sempurna.

Umumnya, pemain voli profesional akan mendarat dengan kaki depan terlebih dahulu untuk meredam tekanan. Namun, Megawati justru mendarat dengan tumpuan tumit. Gerakan tersebut membuat otot betisnya tertarik hingga akhirnya menimbulkan cedera cukup serius.

“Awalnya itu bukan betis, lutut dulu. Jadi landing aku tuh gini, landing harusnya pakai depan, aku tuh pakai tumit juga. Tapi aku tetap main, tetap profesional,” papar atlet asal Jember tersebut.

Meskipun saat itu sang pelatih memberikan kelonggaran untuk Megawati beristirahat terlebih dahulu, tetapi ambisinya untuk tetap membela tim sangatlah kuat.

“Coach aku udah bilang, kalau kamu enggak bisa, enggak apa-apa kok, nggak usah main. Tapi aku selalu tanamin dalam diri aku, aku harus main kalau aku masih bisa ngelakuin," ungkap Megawati.

"Aku melawan rasa sakit itu. Aku tahu itu risikonya tinggi, tapi aku masih bisa kok,” imbuhnya.

Megawati Hangestri mantan pemain Red Sparks yang kini bermain di Manisa BBSK
Megawati Hangestri mantan pemain Red Sparks yang kini bermain di Manisa BBSK
Sumber :
  • Kolase

 

Kendati demikian Megawati menyebut bahwa dirinya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 hari saja untuk kembali tampil fit di lapangan. Padahal, umumnya cedera serupa yang ia alami bisa pulih dalam waktu enam minggu.

Megawati mengungkapkan bahwa ia tetap berusaha tampil lebih cepat dari perkiraan dokter. Alasannya, ia sudah terikat kontrak dengan Petrokimia Gresik, yang disepakati sebelum cedera tersebut terjadi.

Rasa tanggung jawab dan profesionalismenya membuat Megawati bertekad untuk segera pulih dan kembali membela tim.

“20 hari aku main lagi di Proliga, itu gara-gara itu aku dihujat, nggak sesuai ekspektasi mereka. Orang-orang kan pengennya langsung aja instan, harusnya 6 minggu,” paparnya.

Bukan hanya perihal kontrak, Megawati juga menjelaskan bahwa keputusannya itu juga didorong oleh panggilan hati setelah mendapatkan telepon dari seniornya.

Ia merasa bertanggung jawab terhadap tim, apalagi di dalamnya ada teman-teman seperjuangannya.

Bahkan, manajemen Petrokimia Gresik sempat menyarankan Megawati untuk tetap bergabung bersama tim meski tidak diturunkan penuh di lapangan.

Alasan utamanya, kehadiran Megawati saja sudah mampu menjadi sumber motivasi bagi rekan-rekan setimnya serta menjaga antusiasme para penonton yang selalu menantikan aksinya.

“Pihak Petro bilang, ‘Nggak usah kamu tetap main atau tetap ikut aja di dalam tim.’ Karena ada kamu meskipun nggak main, penonton senang kok,”  kata Megawati mengenang masa lalunya.

Kini, langkah Megawati berlanjut hingga ke Eropa. Pengalaman yang ia dapat selama memperkuat Red Sparks di Korea Selatan menjadi pelajaran berharga yang tak terlupakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski penuh tantangan, perjuangan kerasnya bersama klub tersebut tetap menjadi bab penting dalam perjalanan karier Megatron, yang kini diakui sebagai salah satu pevoli terbaik yang dimiliki Indonesia.

(adk/nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK dan Ombudsman RI memperkuat kerja sama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan hingga bantuan sosial.
Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT