Tak Mau Diam Lagi, Marselino Ferdinan Akhirnya Buka-bukaan soal Patrick Kluivert: Kita Bisa Lihat…
- Instagram/marselinoferdinan10
Pernyataan Marselino ini seolah memberi sinyal bahwa ada perbedaan besar dalam filosofi dan pendekatan taktik.
Jika Shin Tae-yong dikenal menekankan pressing tinggi, dan kekompakan tim, maka Kluivert lebih fokus pada possession football dengan gaya khas Eropa.
Sayangnya, filosofi tersebut belum sepenuhnya bisa diterapkan di skuad Garuda.
Meski begitu, Marselino tetap menunjukkan sikap profesional dan enggan memperpanjang kontroversi.
Ia menegaskan dirinya tak ingin berbicara terlalu banyak soal perbedaan dua pelatih tersebut.
“Saya tidak bisa ngomong banyak di sini dan ya kita evaluasi dan terima kekalahan,” ujar Marselino singkat.
Banyak pihak berharap, setelah kepergian Patrick Kluivert, Marselino Ferdinan dan rekan-rekan muda lainnya bisa kembali mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sebab, di bawah asuhan pelatih baru nanti, keseimbangan antara strategi modern dan karakter khas pemain Indonesia diharapkan bisa kembali terwujud.
Sementara itu, rumor mengenai siapa pelatih pengganti Kluivert masih terus bergulir.
Nama Shin Tae-yong masih disebut-sebut dalam daftar calon kuat untuk memimpin Garuda kembali ke jalur kemenangan. (adk)
Load more