News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Dibunuh Bripda Waldi, Erni Yuniarti Dosen Cantik di Jambi Dapat Hadiah Ultah dari Para Mahasiswa di Akhir Hidupnya Bikin Pilu

Erni Yuniarti alias EY (37), dosen cantik di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi sebagai korban pembunuhan oknum polisi, Bripda Waldi (22) sempat mendapat kejutan dari mahasiswa.
Selasa, 4 November 2025 - 14:14 WIB
Dosen cantik IAKSS Muara Bungo Jambi, Erni Yuniarti & Oknum polisi, Bripda Waldi
Sumber :
  • Kolase TikTok/@via.bimo & Istimewa

tvOnenews.com - Erni Yuniarti alias EY (37), dosen cantik di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi sebagai korban pembunuhan oknum polisi, Bripda Waldi (22) ternyata sempat mendapat kejutan.

Kejutan kepada Erni Yuniarti langsung berasal dari para mahasiswa yang diajarkan oleh dosen cantik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suara hati dari seorang mahasiswa pun viral di media sosial, khususnya ketika mengungkapkan momen terakhir rekan-rekannya bersama sang dosen.

Tangkapan layar komentar tersebut pun diabadikan melalui akun Instagram @rumpi_gosip, Senin (3/11/2025).

"Sebelum meninggal diperkosa di tangan oknum polisi, dosen Erni Yuniarti sempat mendapat surprise kue ulang tahun," tulis akun Instagram Rumpi Gosip dilansir tvOnenews.com, Selasa (4/11/2025).

Momen terakhir dosen cantik Erni Yuniarti dapat kejutan kue ulang tahun dari mahasiswa
Momen terakhir dosen cantik Erni Yuniarti dapat kejutan kue ulang tahun dari mahasiswa
Sumber :
  • Instagram/@rumpi_gosip

 

Dalam unggahan tersebut, seorang mahasiswa membagikan sebuah video para murid memberikan hadiah ulang tahun kepada Erni.

Momen spesial tersebut berlangsung di dalam kelas diwarnai cat hijau. Bahkan Erni pun tampak menikmati kebersamaannya dengan para mahasiswa.

Tak sedikit mahasiswa yang memberikan kejutan juga ikut merekam momentum spesial saat memberikan hadiah ulang tahun kepada Erni.

Setelah itu, seluruh muridnya langsung menyanyikan "Selamat Ulang Tahun". Erni pun ikut bertepuk tangan dengan raut wajah bahagia.

Sayangnya kini mereka tidak diajari oleh Erni setelah sang dosen cantik tersebut menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan oknum polisi.

"Pertama dan terakhir kami semua ngasih surprise di Hari Ulang Tahun ibu. Beristirahatlah dengan tenang di rumah barumu ya ibu cantik," tulis seorang mahasiswa dalam unggahan video tersebut.

Potrret dosen IAKSS Muara Bungo Jambi Erni Yuniarti
Potrret dosen IAKSS Muara Bungo Jambi Erni Yuniarti
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Sebagaimana diketahui, Erni Yuniarti bernama lengkap Ns. Hj. Erni Yuniarti, S.Kep, M.Kep. Ia berprofesi sebagai dosen berusia 37 tahun.

Meski telah berkepala tiga, Erni Yuniarti tampaknya memiliki gelar dengan latar belakang pendidikan di bidang keperawatan.

Erni Yuniarti bahkan menjabat sebagai Ketua Program Studi (Prodi) S1 Keperawatan di Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muara Bungo.

Sementara Erni berstatus sebagai warga Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.

Sayangnya Erni tewas mengenaskan ditemukan meninggal dunia oleh rekan kerja korban di Perumahan Al-Kausar, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sabtu (1/11/2025).

Pasalnya rekan kerja korban mulai mencurigai lantaran EY tidak hadir mengajar mahasiswa selama berhari-hari.

EY ditemukan meninggal dunia dalam kondisi kepala tertutup bantal, sehingga warga di sekitar langsung melapor penemuan jasad korban kepada pihak Kepolisian.

Dari hasil penyelidikan Tim Polsek Kota Muara Bungo bersama Inafis Polres Bungo, pihak Kepolisian akhirnya menemukan sejumlah barang bukti.

Berdasarkan hasil visum jasad korban, EY mengalami lebam di bagian leher, bahu, wajah, hingga luka di kepala korban.

EY diyakini menjadi korban pemerkosaan karena adanya cairan sperma di celananya.

Satreskrim Polres Bungo bersama Polres Tebo akhirnya menemukan identitas pelaku, yakni oknum anggota Polres Tebo, Bripda Waldi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bripda Waldi kini telah diringkus polisi dan menjadi tersangka kasus pembunuhan dosen cantik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT