GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tanggung-tanggung dari Warga Biasa sampai Pengusaha Kaya Jadi Pengikut Dimas Kanjeng, Pengikut Akui Rela Transfer sampai Puluhan Juta

Ternyata Dimas Kanjeng telah diselimuti dengan berbagai kasus, salah satunya pembunuhan dan serangkaian kasus penipuan hingga ditangkap pada Agustus 2017 lalu.
Kamis, 6 November 2025 - 06:18 WIB
Tak Tanggung-tanggung dari Warga Biasa sampai Pengusaha Kaya Jadi Pengikut Dimas Kanjeng, Pengikut Akui Rela Transfer sampai Puluhan Juta
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /istimewa-viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah anda dengan Dimas Kanjeng?. Seorang pria yang viral bisa menggandakan uang dan memiliki banyak pengikut.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Sumber :
  • Tangkapan layar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kabarnya, ia telah bebas bersyarat pada April 2025. Setelah Taat Pribadi atau dikenal Dimas Kanjeng ditangkap Polisi karena kasus pembunuhan. 

Diketahui soal Dimas Kanjeng atas kasus pembunuhan, divonis 18 tahun penjara. Pendakwah yang memiliki Padepokan. 

Selain itu, Dimas Kanjeng dulunya diselimuti dengan berbagai kasus, salah satunya pembunuhan dan serangkaian kasus penipuan berujung penangkapan pada Agustus 2017 lalu.

Sisi Lain Dimas Kanjeng 

Tak Tanggung-tanggung dari Warga Biasa sampai Pengusaha Kaya Jadi Pengikut Dimas Kanjeng, Pengikut Akui Rela Transfer sampai Puluhan Juta
Tak Tanggung-tanggung dari Warga Biasa sampai Pengusaha Kaya Jadi Pengikut Dimas Kanjeng, Pengikut Akui Rela Transfer sampai Puluhan Juta
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /istimewa-viva.co.id

 

Siap sangka, sosok Dimas Kanjeng yang dikenal sebagai pendakwah bagi pengikutnya. Dia memiliki Padepokan loh.

Salah satunya, Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang terletak di Jalan IR Sutami Gang Pusaka, Kota Samarinda, Kalimantan Timur diketahui masih aktif. 

Ternyata pengikutnya Dimas Kanjeng itu menyasar ke berbagai kalangan. Melansir dari Antara, kalau salah satunya seorang Pengusaha. 

Menurut Ketua RT 22, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Neneng, katanya tidak ada aktifitas yang menyimpang di padepokan tersebut.

Namun, hanya sejumlah warga yang merasa kurang nyaman karena seringkali kegiatan di Padepokan Dimas Kanjeng berlangsung sampai pukul dini hari.

"Hanya saja, aktifitasnya yang diprotes warga karena menggunakan pengeras suara dan dilakukan hingga larut malam," kata Neneng, dikutip tvOnenews.com, Kamis (6/11).

Ternyata setiap pengikut juga dimintakan sejumlah uang. Diketahui dari salah seorang warga Tenggarong, Kutai Kartanegara, Novi sebut adiknya yang bernama Hartono, seorang pengusaha di Samarinda jadi pengikut. 

Pada April 2016, ia sempat dimintai tolong Suhartono, adiknya untuk mentransfer uang Rp50 juta ke rekening Michael Budiyanto, salah satu pengikut Dimas Kanjeng Taat Prbadi, yang ikut ditangkap terkait kasus pembunuhan.

"Saya sempat mentransfer uang Rp50 juta ke rekening Michael Budiyanto. Saat itu, saya dimintai tolong adik saya, katanya uang untuk mahar," tutur Novi.

"Kemungkinan, uang yang disetor adik saya sudah mencapai Rp500 sampai Rp600 juta. Tapi kegiatan istigosah menurut saya tidak ada masalah," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun dengan adanya penarikan dana itulah yang memunculkan kekhawatiran dan saya sempat mengingatkan adik saya," jelas Novi. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT