News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayu Puspita Terpojok, Pengakuan Bos WO by Ayu Puspita di Hadapan Penyidik Bikin Lemas Calon Pengantin: Jahat Banget!

Seorang wanita bernama Ayu Puspita terpojokkan karena berhadapan dengan kliennya yang mengaku menjadi korban penipuan dari Wedding Organizer (WO) by Ayu Puspita
Senin, 8 Desember 2025 - 23:08 WIB
Pemilik Weeding Organizer By Ayu Puspita
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang wanita bernama Ayu Puspita terpojokkan karena berhadapan dengan kliennya yang mengaku menjadi korban penipuan dari Wedding Organizer (WO) by Ayu Puspita.

Aksi massa yang mendatangi rumah pemilik Wedding Organizer by Ayu Puspita yang terletak di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur hingga berujung penangkapan pemilik WO oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebuah video viral di media sosial menampilkan sebuah pengakuan Ayu Puspita di hadapan penyidik Polres Metro Jakarta Utara.

Seorang korban penipuan dari WO milik Ayu Puspita, Tamay (26) mengunggah video pengakuan tersebut di media sosialnya.

Awalnya penyidik bertanya kepada Ayu Puspita terkait kesediaannya untuk menggelar acara pernikahan calon pengantin yang sudah membayar lunas kepada WO miliknya.

Penyidik menanyakan untuk acara pernikahan yang akan digelar pada tanggal 13, 21, dan 28 Desember 2025 mendatang.

“Ini untuk menjawab konsumen Ibu yang depan Polres itu, Ibu untuk pernikahan 13 Desember 2025 atas nama Lulu, 21 Desember 2025 atas nama Kurniawan, dan 28 Desember 2025 atas nama Ardita, Ibu sanggup nggak menyelenggarakan?” tanya penyidik, dilansir pada unggahan TikTok @ourquietcorner.

Video rekaman penyidik introgasi pemilik WO by Ayu Puspita
Video rekaman penyidik introgasi pemilik WO by Ayu Puspita
Sumber :
  • Tiktok @ourquietcorner

Dengan suara lemas, Ayu Puspita mengatakan bahwa dirinya belum sanggup memenuhi permintaan kliennya.

“Untuk hari ini saya masih belum bisa Pak,” jawab Ayu Puspita.

Tak hanya itu, penyidik juga menanyakan kesanggupan Ayu Puspita untuk beberapa acara pernikahan kedepan. 

“Untuk kedepannya sanggup nggak?” tegas penyidik.

“Saya masih belum ada gambaran pasti pak. Untuk saat ini belum sanggup pak,” ujar Ayu.

Mengetahui pernyataan tersebut, Tamay sebagai korban menuliskan pada keterangan video tersebut.

“Demi Allah lemes banget, Ayu Puspita jahat banget gue lemes banget ini uang kami gimana nasibnya byayupuspitaa,” tulis Tamay.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno G Sukahar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap lima orang dari pihak WO, termasuk Ayu Puspita.

Ayu diringkus oleh pihak kepolisian bersama empat orang stafnya.

“Ada lima orang dari pihak WO itu sekarang lagi kita periksa. Iya termasuk (Ayu Puspita) dan staf-stafnya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno G Sukahar, pada Senin (8/12/2025).

Onkoseno mengungkapkan terdapat 87 korban yang melaporkan pemilik dari PT Ayu Puspita Sejahtera ke Polres Metro Jakarta Utara yang ditaksirkan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Laporan ke kami 97 orang yang terjadi di berbagai tempat. (Bentuk penipuan) dia menawarkan paket pernikahan, pada kenyataannya dia tidak memenuhi ketentuan itu,” ujarnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT