News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus WO Ayu Puspita Memanas, Reza SMASH Ungkap Standar Profesionalisme di Dunia Wedding Organizer

Kasus WO Ayu Puspita memanas usai puluhan korban menggeruduk rumahnya. Reza SMASH blak-blakan ungkap standar profesionalisme dan pentingnya kepercayaan klien.
Selasa, 9 Desember 2025 - 23:09 WIB
Reza SMASH dan Ayu Puspita
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @mrezanugrah

tvOnenews.com - Nama ayu puspita tengah menjadi sorotan publik setelah kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) yang melibatkannya viral di media sosial.

Ayu Puspita dilaporkan menjadi sorotan lantaran puluhan korban merasa dirugikan, dengan total kerugian yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ayu puspita ini pun memicu reaksi keras dari masyarakat dan para korban yang datang langsung ke kediamannya.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Puluhan korban terlihat menggeruduk rumah Ayu Puspita untuk menuntut pertanggungjawaban atas dugaan penipuan yang mereka alami.

Aksi tersebut bermula dari unggahan salah satu korban di media sosial yang mengungkapkan kekecewaan terhadap pelayanan WO milik Ayu Puspita.

Unggahan itu kemudian viral dan membuka fakta bahwa ternyata terdapat banyak pasangan lain yang mengalami nasib serupa.

Tidak sedikit korban yang merasa tertipu karena acara pernikahan mereka terancam gagal terlaksana. Bahkan, kerugian yang dialami para korban disebut mencapai angka fantastis, yakni hingga Rp19 miliar.

Kondisi ini membuat situasi semakin panas, terlebih saat massa masuk ke dalam rumah Ayu Puspita dan meminta pengembalian dana.

Kasus ayu puspita ini turut menuai tanggapan dari kalangan pelaku usaha wedding organizer. Salah satunya datang dari Reza, mantan personel boyband SMASH yang kini menekuni bisnis WO.

Reza mengaku prihatin dan menyayangkan peristiwa yang terjadi, mengingat kepercayaan klien merupakan fondasi utama dalam menjalankan bisnis jasa pernikahan.

Reza, yang memiliki nama lengkap Muhammad Reza Anugrah, telah menggeluti bisnis wedding organizer selama kurang lebih tiga tahun.

Ia memulai usahanya sejak masa pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Awalnya, Reza menjalani profesi ini sebagai freelancer untuk mengisi waktu di tengah sepinya job musik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seiring berjalannya waktu, bisnis tersebut justru menjadi sumber penghasilan utama yang ia sebut sebagai “penyelamat hidup”.

Meski telah beralih profesi, Reza masih sesekali tampil bersama SMASH. Kini, ia lebih menikmati perannya di balik layar sebagai pengatur acara pernikahan, bekerja sama dengan timnya untuk menghadirkan momen sakral yang berkesan bagi klien.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat sukses merenovasi 18 unit rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Diketahui, Willy Mboik bersama rombongan dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan dihadang KKB
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital pada awal 2027.
Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Peluang emas meraup cuan dari jejaring sosial terbuka lebar. Namun, bahaya kerugian juga siap mengintai di balik layar. Bagaimana nasib keuangan Gemini besok?
Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyerukan seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi, memperluas kedekatan dengan rakyat, serta bekerja lebih konkret dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT