News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaleidoskop 2025: Kontroversi Video Gus Elham Cium Anak Kecil Picu Kecaman dan Teguran Keras dari Wamenag

Kaleidoskop 2025: Kontroversi video Gus Elham cium anak kecil picu kecaman dan teguran keras dari Wamenag, hingga berakhir klarifikasi dan permintaan maaf.
Rabu, 24 Desember 2025 - 23:23 WIB
Gus Elham Kediri Cium Anak Kecil
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/X endlesstory

tvOnenews.com - Nama Muhammad Elham Yahya Luqman atau yang akrab disapa Gus Elham menjadi salah satu sorotan publik sepanjang 2025. 

Pendakwah yang memimpin Majelis Taklim Ibadallah itu terseret kontroversi usai beredarnya video dirinya mencium anak kecil di hadapan jemaah saat menyampaikan dakwah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memicu reaksi keras dari masyarakat. 

Banyak warganet mempertanyakan tindakan Gus Elham dan menilai perilaku tersebut tidak pantas, terutama karena dilakukan oleh figur publik berlatar belakang keagamaan.

Gus Elham Kediri Minta Maaf Video Cium Anak di Bawah Umur Tersebar, Sambil Baca Teks Akui Kesalahan, Netizen Salfok Banyak Lalat
Gus Elham Kediri Minta Maaf Video Cium Anak di Bawah Umur Tersebar, Sambil Baca Teks Akui Kesalahan, Netizen Salfok Banyak Lalat
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Tiktok hiburanblitar

Video Viral Picu Kecaman Publik

Dalam sejumlah potongan video yang beredar, Gus Elham terlihat mencium anak-anak kecil yang berada di dekatnya saat kegiatan pengajian berlangsung. 

Tayangan itu sontak memantik perdebatan di media sosial.

Tak sedikit pihak yang menuding perbuatan tersebut mengarah pada dugaan pelecehan terhadap anak. 

Hujatan dan kritik pun bermunculan dari berbagai kalangan, mulai dari warganet hingga tokoh masyarakat.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) HR Muhammad Syafii (Romo Syafii)
Wakil Menteri Agama (Wamenag) HR Muhammad Syafii (Romo Syafii)
Sumber :
  • Dok DPR RI

Teguran Keras dari Wakil Menteri Agama

Kontroversi ini turut mendapat perhatian serius dari Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii. 

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih dilakukan oleh tokoh agama.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!,” tegas Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Selasa (11/11/2025), dilansir dari laman Kemenag.

Romo Syafii menjelaskan bahwa Kementerian Agama sebenarnya telah memiliki regulasi yang mengatur perlindungan anak di lingkungan pendidikan dan lembaga keagamaan. 

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam terkait madrasah dan pesantren ramah anak.

“Tadi juga ada disimpulkan (dalam rapat-red), ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima. Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa hindari,” kata Wamenag Romo Syafii.

Ia menegaskan, Kemenag akan memperketat pengawasan guna mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

“Tadi kan sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” katanya.

Sampaikan Permohonan Maaf, Gus Elham Akui Video Ciumi Anak Adalah Rekaman Lama
Sampaikan Permohonan Maaf, Gus Elham Akui Video Ciumi Anak Adalah Rekaman Lama
Sumber :
  • muhammad imron

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Gus Elham

Di tengah derasnya sorotan, Gus Elham akhirnya angkat bicara. Ia menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujar Gus Elham di lokasi Majelis Taklim Ibadallah di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Selasa (11/11/2025).

Ia menyatakan akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting dalam perjalanan dakwahnya. 

Gus Elham juga berkomitmen untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan ajaran agama.

“Saya bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak, menjunjung tinggi akhlakul karimah, serta tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang,” tambahnya.

Penjelasan Soal Anak dalam Video

Selain menyampaikan permintaan maaf, Gus Elham turut menjelaskan posisi anak-anak yang muncul dalam video viral tersebut. 

Menurutnya, anak-anak itu merupakan peserta pengajian yang kerap hadir dan berada di bawah pengawasan orang tua masing-masing.

“Dan perlu disampaikan juga bahwa anak-anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya. Namun demikian saya tetap memohon maaf atas hal tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, klarifikasi tersebut tidak sepenuhnya meredam kritik publik.

 

Sorotan dan Sikap MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga turut angkat bicara terkait polemik tersebut. 

MUI menilai tindakan Gus Elham tidak pantas dilakukan oleh siapa pun, apalagi seorang pendakwah.

"Saya pikir perbuatan itu tidak patut dilakukan oleh siapapun, apalagi dilakukan pendakwah juga orang pesantren, mungkin anaknya kiai tentu tidak patut dilakukan. Tidak ada yang membenarkan itu," kata Kiai Cholil dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).

Meski demikian, MUI menilai langkah Gus Elham untuk meminta maaf merupakan sikap yang tepat. 

Namun, terkait ada atau tidaknya unsur pelecehan, Kiai Cholil menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berkenaan hukum untuk kategori pelecehan kita kembalikan kepada ahli hukum apakah perlu diproses atau tidak," kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat itu.

Kontroversi ini pun menjadi catatan penting dalam kaleidoskop peristiwa keagamaan 2025, sekaligus pengingat bagi para tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam bersikap, terutama saat berinteraksi dengan anak-anak di ruang publik. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Program Ini, Sandiaga Uno Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

Lewat Program Ini, Sandiaga Uno Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

Program Desa Emas (Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera) mendorong pengembangan produk unggulan desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat melalui konsep One Village One Product (OVOP).
BSKDN Kemendagri Raih Peringkat Kedua PEKPPP Mandiri 2026

BSKDN Kemendagri Raih Peringkat Kedua PEKPPP Mandiri 2026

BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih peringkat kedua dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026 di lingkungan Kemendagri.
Jasa Raharja Santuni Keluarga ABK yang Meninggal Dunia Dalam Insiden KM Virgo Transport 8

Jasa Raharja Santuni Keluarga ABK yang Meninggal Dunia Dalam Insiden KM Virgo Transport 8

Duka menyelimuti keluarga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan rute Surabaya-Banjarmasin.
Kisah Penyanyi Dangdut Melejit di Youtube

Kisah Penyanyi Dangdut Melejit di Youtube

Nama Ade Astrid semakin dikenal di tengah geliat musik dangdut bajidoran di Bandung, Jawa Barat.
BMKG Deteksi 4.028 Titik Panas di Sumatera, Terbanyak Terpusat di Sumatera Selatan

BMKG Deteksi 4.028 Titik Panas di Sumatera, Terbanyak Terpusat di Sumatera Selatan

Lonjakan titik panas (hotspot) terpantau di daratan Pulau Sumatera dengan total mencapai 4.028 titik berdasarkan hasil pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.
Jelang Kick Off V-League 2026-2027, Megawati Hangestri Ternyata Sudah Bisa Baca dan Fasih Bicara Bahasa Korea

Jelang Kick Off V-League 2026-2027, Megawati Hangestri Ternyata Sudah Bisa Baca dan Fasih Bicara Bahasa Korea

Di tahun ketiganya ini, Megawati Hangestri ternyata sudah lebih fasih berbicara dan bahkan bisa membaca tulisan Korea.

Trending

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendorong agar akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran bagi pengusaha muda serta UMKM di seluruh Indonesia.
Tak Beri Pesan Khusus ke Menkeu Baru Suahasil Nazara, Purbaya: Dia Kan Sudah Jago

Tak Beri Pesan Khusus ke Menkeu Baru Suahasil Nazara, Purbaya: Dia Kan Sudah Jago

Menuntaskan masa baktinya yang berjalan sekitar satu tahun, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kinerjanya dalam mengawal stabilitas fiskal menunjukkan tren yang positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT