Tak Ingin Penjarakan Pandji, Pelapor Mens Rea Ungkap Tujuan Sebenarnya Laporan
- instagram @pandji.pragiwaksono
tvOnenews.com — Laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono yang diajukan Aliansi Muda Muhammadiyah (AMM) bersama Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) sempat memantik polemik luas di ruang publik.
Pandji dilaporkan atas dugaan penghasutan dan penistaan agama melalui materi pertunjukan Mens Rea yang tayang di Netflix.
Namun, seiring bergulirnya waktu dan munculnya beragam respons dari internal Muhammadiyah, sikap para pelapor mulai melunak. AMM kini membuka peluang penyelesaian damai atas laporan tersebut.
- Instagram @pandji.pragiwaksono
Ketua Aliansi Muda Muhammadiyah Tumada menjelaskan bahwa langkah pelaporan berangkat dari diskusi internal dan keberatan terhadap materi yang dinilai berpotensi menyeret nama organisasi.
“Ini memang benar-benar pure gerakan organik yang memang kami bangun. Setelah melalui kajian bersama, kami menilai ada bagian-bagian yang berpotensi menyinggung kesalahpahaman publik,” ujar Tumada, Jumat (9/1/2026).
Ia menuturkan, keberatan utama AMM terletak pada materi Pandji yang menyebut Muhammadiyah dan NU memperoleh jatah tambang dari Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai bentuk balas budi politik.
Menurutnya, pernyataan tersebut berisiko menyesatkan publik karena membawa-bawa organisasi secara institusional.
“Kami merasa bahwa itu bukan Muhammadiyah-nya, tapi perorangannya. Yang mana kemudian kalau kita berbicara soal organisasi per hari ini, itu tidak bisa dibawa-bawa,” kata dia.
Di tengah polemik tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa AMM bukan organisasi resmi di bawah struktur Muhammadiyah.
Ketua Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum PP Muhammadiyah Edy Kuscahyanto menyatakan laporan itu tidak mencerminkan sikap organisasi.
"Aliansi Muda Muhammadiyah juga bukan organisasi resmi di Muhammadiyah. Mereka hanya individu yang mengatasnamakan Muhammadiyah,” kata Edy.
- Youtube Total Politik
Menanggapi pernyataan tersebut, Tumada menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan sikap PP Muhammadiyah.
Ia mengakui AMM memang tidak berada dalam struktur resmi, meskipun sebagian besar anggotanya merupakan warga Muhammadiyah.
"Karena memang kami memang terpisah dengan organisasi induk, maka kami sebenarnya memaknai jalan ini sebagai jalan kritis yang harus disuarakan cepat,” ujar Tumada.
AMM juga menyadari bahwa komedi merupakan bagian dari ruang ekspresi. Namun, menurut mereka, ketika materi tersebut disiarkan melalui platform dengan jangkauan luas seperti Netflix, dampak sosialnya menjadi lebih signifikan.
“Ketika di ruang publik dengan jangkauan luas, komedi juga kan sebenarnya memiliki dampak sosial,” kata Tumada.
Ia menyoroti kutipan Pandji, “Emang lo pikir kenapa NU sama Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Karena diminta suaranya,” sebagai bagian paling krusial yang dipersoalkan.
Menurut AMM, pernyataan itu berpotensi membentuk persepsi publik bahwa organisasi resmi terlibat dalam praktik politik balas budi.
Meski demikian, AMM menegaskan laporan tersebut tidak diarahkan untuk memenjarakan Pandji. Mereka menyebut langkah hukum sebagai sarana klarifikasi dan evaluasi.
“Langkah yang kami tempuh itu bukan semata-mata untuk pemidanaan. Melainkan sebagai mekanisme klarifikasi dan evaluasi melalui jalur yang sah,” ucap Tumada.
AMM pun membuka ruang dialog langsung dengan Pandji apabila memungkinkan.
Sementara itu, Pandji Pragiwaksono merespons polemik tersebut dengan santai. Dari New York, ia memastikan kondisinya baik dan menyampaikan apresiasi kepada para pendukungnya.
"Gue juga baik-baik aja. Gue lagi di New York, abis ngisi siaran. Dan sekarang lagi mau balik ke rumah, lapar, mau balik ke anak-anak dan istri, dan makan malam sama mereka," ucap Pandji.
"Semoga lu juga sehat dan baik-baik aja. I love you guys. Dan terima kasih sudah mencintai dunia stand up comedy," lanjutnya.
Load more