News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Tergesa, Ini Hal-Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Pertama

Sebelum membeli rumah pertama, periksa sertifikat, IMB, dan legalitas tanah. Notaris ungkap pentingnya teliti agar tak rugi di kemudian hari.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:24 WIB
Ilustrasi Rumah Subsidi
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda

tvOnenews.com - Membeli rumah pertama adalah keputusan besar yang melibatkan komitmen finansial jangka panjang.

Karena itu, penting untuk memahami semua aspek legal dan administratif agar tidak menyesal di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Aloysius Jasin, seorang notaris, banyak orang yang terlalu tergesa-gesa membeli rumah tanpa memeriksa kelengkapan dokumen secara detail.

Padahal, risiko dari keteledoran itu bisa sangat besar, mulai dari sengketa lahan hingga kehilangan hak kepemilikan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah.

1. Cek Kepemilikan dan Status Sertifikat

Langkah pertama yang paling penting adalah memeriksa status sertifikat tanah. Aloysius menjelaskan bahwa calon pembeli harus memastikan jenis hak atas tanahnya, apakah Hak Milik (HM), Hak Guna Bangunan (HGB), atau tanah girik.

“Ini adalah bukti kepemilikan yang menentukan kekuatan hukum atas tanah yang dibeli. Kalau statusnya HGB, berarti tanahnya milik negara, bukan sepenuhnya milik pribadi,” ujar Aloysius.

Selain itu, pembeli juga harus memastikan bahwa penjual benar-benar berhak menjual properti tersebut.

Artinya, nama yang tercantum di sertifikat harus sesuai dengan identitas penjual.

Dalam banyak kasus rumah bekas, masalah sering muncul ketika properti tersebut merupakan warisan yang belum dibagi, atau dijual oleh pihak yang bukan pemilik sahnya.

2. Teliti Perizinan dan Legalitas Bangunan

Selain sertifikat tanah, penting juga untuk memeriksa dokumen bangunan, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau saat ini disebut PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

Menurut Aloysius, banyak pembeli mengabaikan aspek ini padahal perizinan bangunan adalah bukti bahwa properti tersebut legal dan sesuai tata ruang wilayah.

“Perlu dicek juga apakah zonasi tanahnya sesuai untuk hunian. Misalnya, tanah di area hijau tidak bisa dijadikan pemukiman. Sekarang pengecekan seperti itu bisa dilakukan lewat internet atau ke pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Aloysius mencontohkan kasus di Bali, di mana banyak pembeli tergiur tanah murah tanpa mengecek zonasinya.

“Ada tanah bagus tapi ternyata tidak bisa dibangun karena berada di kawasan yang tidak boleh lebih tinggi dari pura,” tambahnya.

3. Hati-Hati Beli Rumah Bekas

Membeli rumah second (bekas) memerlukan perhatian lebih.

Selain memastikan kepemilikan sah, pembeli perlu mengecek apakah properti tersebut bebas dari sengketa atau tidak dijaminkan ke bank.

Untuk memastikannya, pembeli dapat meminta surat keterangan bebas sengketa dari notaris atau sertifikat tidak dalam tanggungan dari BPN.

“Kalau beli rumah baru dari developer besar, biasanya lebih aman karena semua dokumennya sudah diurus. Tapi kalau beli rumah bekas, harus lebih waspada,” tegas Aloysius.

4. Pentingnya Pengecekan Melalui Notaris

Bagi pembeli rumah pertama, melakukan pengecekan dokumen sendiri bisa sulit. Karena itu, notaris berperan penting dalam memastikan semua dokumen sah dan sesuai hukum.

Aloysius menyarankan agar pembeli menyerahkan pengecekan dokumen kepada notaris setempat yang sudah berpengalaman menangani transaksi di wilayah tersebut.

Menurutnya, risiko terbesar dalam transaksi rumah adalah “membeli kucing dalam karung.” Nilai properti yang besar membuat keteledoran kecil bisa berakibat fatal.

“Kalau tidak diperiksa dari awal, bisa saja pembeli kehilangan uang karena properti bermasalah,” ujar Aloysius.

5. Perhatikan Isi Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)

Aloysius juga menekankan pentingnya membaca detail Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

Dalam dokumen ini, tercantum hak dan kewajiban kedua belah pihak, termasuk jadwal serah terima rumah, denda keterlambatan, serta jaminan penyelesaian sertifikat dan Akta Jual Beli (AJB).

Sayangnya, banyak developer tidak mencantumkan waktu pasti kapan AJB bisa dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini sering menimbulkan masalah, terutama bagi pembeli yang tidak menyiapkan biaya tambahan untuk proses balik nama dan pajak.

“Kadang developer juga lambat karena harus menunggu birokrasi BPN dan pajak. Tapi pembeli tetap perlu menanyakan progresnya secara berkala,” jelasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, Pemburu Buronan Internasional Disorot Kasus Penggeledahan Ponpes

Profil Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, Pemburu Buronan Internasional Disorot Kasus Penggeledahan Ponpes

Nama Irjen Pol Roy Hardi Siahaan bukan sosok baru dalam dunia penegakan hukum, khususnya pemberantasan narkotika dan kejahatan lintas negara. 
Keterangan Penjaga Toilet Umum Dekat Stasiun Kebayoran Lama: Mengira Aksi Sodomi, Bukan Pembunuhan Bayi

Keterangan Penjaga Toilet Umum Dekat Stasiun Kebayoran Lama: Mengira Aksi Sodomi, Bukan Pembunuhan Bayi

Penjaga toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama mengaku kalau awalnya tidak curiga dengan aksi AR (22) yang melakukan pembunuhan terhadap seorang bayi 20 bulan
Kisah Perjalanan Cinta Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Kini Sah Menjadi Pasangan Suami Istri

Kisah Perjalanan Cinta Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Kini Sah Menjadi Pasangan Suami Istri

Berikut rekapan jejak perjalanan cinta mantan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dengan aktris Yuriska Patricia sebelum menikah pada Minggu (1/11/2026).
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Putri Sulung Gus Dur hingga Cak Imin Berduka Cita atas Meninggalnya Eks Direktur BPJS Kesehatan Fatih Waluyo Wahid

Putri Sulung Gus Dur hingga Cak Imin Berduka Cita atas Meninggalnya Eks Direktur BPJS Kesehatan Fatih Waluyo Wahid

Kabar mantan Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Fatih Waluyo Wahid (Gus Firry) meninggal dunia membuat putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid hingga Menko PM, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berduka cita.

Trending

Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Berikut profil hingga rekam jejak perjalanan karier Yuriska Patricia, aktris yang resmi menikah dengan sosok mantan kapten Timnas Indonesiia, Asnawi Mangkualam.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Kabar Duka! Keponakan Gus Dur, Fatih Waluyo Wahid atau Gus Firry Meninggal Dunia

Kabar Duka! Keponakan Gus Dur, Fatih Waluyo Wahid atau Gus Firry Meninggal Dunia

Fatih Waluyo Wahid yang akrab disapa Gus Firry meninggal dunia Minggu (1/11/2026). Firry merupakan keponakan dari Presiden ke-4 Abdurahman Wahid atau Gus Dur.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Viral! Tetangga Diduga Sengaja Putar Musik Keras saat Acara Aqiqah Meski Sudah Ditegur

Viral! Tetangga Diduga Sengaja Putar Musik Keras saat Acara Aqiqah Meski Sudah Ditegur

Di media sosial Instagram viral potongan video menampilkan tetangga yang putar musik keras ketika rumah di sebelahnya sedang menggelar aqiqah untuk anaknya.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kisah Perjalanan Cinta Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Kini Sah Menjadi Pasangan Suami Istri

Kisah Perjalanan Cinta Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Kini Sah Menjadi Pasangan Suami Istri

Berikut rekapan jejak perjalanan cinta mantan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam dengan aktris Yuriska Patricia sebelum menikah pada Minggu (1/11/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT