GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dipanggil Polisi, Pandji Pragiwaksono Beri Respons Singkat atas Dirinya Tersandung Kasus Dugaan Hina Suku Toraja

Komika Pandji kembali menarik perhatian publik, karena dipanggil Polisi. Berikut penjelasannya
Selasa, 3 Februari 2026 - 13:06 WIB
Usai Dipanggil Polisi, Pandji Pragiwaksono Beri Respons Singkat atas Dirinya Tersandung Kasus Dugaan Hina Suku Toraja
Sumber :
  • instagram @pandji.pragiwaksono

Jakarta, tvonenews.com- Kasus dugaan hina suku Toraja oleh Pandji Pragiwaksono telah masuk ke tahap penyidikan. 

Komika indonesia, Pandji Pragiwaksono dipanggil oleh Polisi pada Senin (2/2) sebagai saksi di Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat suku Toraja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Pandji Pragiwaksono ini, menindaklanjuti dari laporan Aliansi Pemuda Toraja pada akhir tahun 2025 lalu.

Komika Pandji Pragiwaksono memberikan keterangan kepada media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/2).
Komika Pandji Pragiwaksono memberikan keterangan kepada media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/2).
Sumber :
  • Antara

Dalam keterangannya, Pandji yang dikenal sebagai Komika kritis itu memberikan respons singkat terkait dirinya yang tersandung kasus tersebut.

Pandji dengan jelas mengaku dicecar 48 pertanyaan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terkait materi video saat ia tampil di acara stand up (komedi tunggal).

Padahal sebelumnya, usai videonya viral komika indonesia itu telah menyampaikan permintaan maaf. Namun, dia mengaku tetap mengikuti alur proses hukum di kepolisian.

"Dapat panggilan untuk terkait kasus yang Toraja. (Diperiksa dari) pukul 10.30 WIB," kata Pandji di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.

"Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan dan sudah ada bisa dilihat publik juga, tapi mungkin ini meneruskan laporan saja kali, ya. Saya ikuti prosesnya saja," jelasnya dikutip dari antara, Selasa (3/2).

Usai Dipanggil Polisi, Pandji Pragiwaksono Beri Respons Singkat atas Dirinya Tersandung Kasus Dugaan Hina Suku Toraja
Usai Dipanggil Polisi, Pandji Pragiwaksono Beri Respons Singkat atas Dirinya Tersandung Kasus Dugaan Hina Suku Toraja
Sumber :
  • instagram @pandji.pragiwaksono

Sebelumnya, ada banyak komentar atas video Pandji yang diduga menghina suku Toraja. Kontennya pun viral di media sosial. 

Mendengar materi acara stand up yang dibawakan Pandji soal prosesi pemakaman suku Toraja telah melecehkan dan menghina martabat suku tersebut.

Dengan begitu, Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja pada November 2025 lalu.

Sejauh ini, masih menunggu keterangan Polisi atas kasus Pandji itu. Tak hanya ini komika indonesia itu, juga pernah dilaporkan polisi atas materi di program Mens Rea soal dugaan hina NU dan Muhammadiyah terkait tambang.

Komika, Pandji Pragiwaksono.
Komika, Pandji Pragiwaksono.
Sumber :
  • Youtube Total Politik

Diketahui, potongan materi Mens Rea yang dipersoalkan, Pandji menyindir keterlibatan ormas agama dalam pengelolaan tambang. 

"Kenapa kira-kira? Karena diminta suaranya, gue kasih sesuatu yang lu suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang, happy lah," seloroh Pandji dalam pertunjukannya, dikutip dari laman NU online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia juga membandingkan sikap NU dan Muhammadiyah dengan organisasi keagamaan lain, seperti HKBP, yang dikabarkan menolak tawaran tersebut.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT