News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Analisis Psikiater soal Surat Wasiat Anak SD di NTT: Alami Stres yang Luar Biasa

​​​​​​​Anak SD di NTT jadi sorotan dalam Analisis Psikiater terkait Surat Wasiat Anak SD di NTT, mengungkap stres luar biasa dan hilangnya harapan hidup.
Jumat, 6 Februari 2026 - 11:04 WIB
Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Anak SD di NTT menjadi sorotan dalam Analisis Psikiater terkait Surat Wasiat Anak SD di NTT yang ditinggalkan untuk sang ibu, karena korban disebut mengalami stres yang luar biasa.

Kasus tragis yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perhatian publik tertuju pada surat wasiat yang ditinggalkan korban untuk ibunya, yang kemudian mendapat tinjauan psikologis dari psikiater dr. Mintarsih Abdul Latief.

Disclaimer, Peringatan (trigger warning): Artikel ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan mempertimbangkan untuk meminta bantuan profesional.

Surat Wasiat Anak SD di NTT untuk Sang Ibu

Korban berinisial YBR, siswa kelas IV di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026). Dalam proses evakuasi, polisi menemukan sepucuk surat yang berisi pesan terakhir untuk sang ibu.

Surat tersebut ditulis menggunakan bahasa ibunya. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, isinya sebagai berikut:

Surat buat Mama
Mama saya pergi dulu
Mama relakan saya pergi
Jangan menangis ya Mama
Tidak perlu Mama menangis atau mencari saya
Selamat tinggal Mama

Selain tulisan yang memilukan, surat itu juga disertai gambar anak laki-laki yang diduga menggambarkan dirinya sendiri dengan air mata menetes.

Kasi Humas Polres Ngada Ipda Benediktus R. Pissort membenarkan surat “wasiat” itu ditulis langsung oleh korban.

Analisis Psikiater: Stres yang Luar Biasa dan Kehilangan Harapan

Psikiater dr. Mintarsih Abdul Latief memberikan tinjauan psikologis mengenai fenomena tragis tersebut. Dalam tayangan YouTube Cumicumi (5/2/2026), psikiater juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian memilukan ini.

“Pertama saya ikut berbela sungkawa terhadap kejadian yang demikian tragis. Tapi karena anak yang baru umur umurnya masih begitu muda tapi sudah bunuh diri,” ujar psikiater.

psikiater
Analisis Psikiater soal Surat Wasiat Anak SD di NTT. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Psikiater menjelaskan, bunuh diri sering kali terjadi ketika seseorang merasa sudah tidak ada jalan keluar lagi dalam hidupnya.

“Sekarang kita lihat kenapa kalau peristiwa bunuh diri itu artinya orangnya berpendapat bahwa tidak ada jalan keluar lagi. Jadi kalau masih menganggap saya bisa berjuang, maka dia tidak sampai bunuh diri,” tutur psikiater.

Menurut psikiater, korban tampaknya menjadikan sekolah sebagai satu-satunya harapan untuk masa depan yang lebih baik.

“Tapi dalam hal ini sudah tidak ada harapan untuk berikutnya. Jadi rupanya sekolah itu dia jadikan harapan untuk nantinya bisa ya barangkali bisa hidup sebagaimana seharusnya,” kata psikiater.

Namun, tekanan ekonomi membuat harapan itu runtuh, hingga korban memandang hidupnya tidak lagi memiliki masa depan.

“Tapi sekarang kita lihat hanya dengan uang Rp10.000. Jadi itu kan sebetulnya tragis sekali 10.000 akhirnya dia tidak bisa melanjutkan sekolah. Karena tidak bisa melanjutkan sekolah, maka dia memutuskan untuk bunuh diri karena tidak ada harapan hidup. Itu prinsipnya. Prinsip tidak ada harapan untuk hidup lagi,” ucap psikiater.

Surat Wasiat sebagai Gambaran Kondisi Psikologis Anak

Psikiater juga menilai surat wasiat tersebut menunjukkan kondisi psikologis korban yang berada dalam tekanan sangat berat, bukan sekadar stres biasa.

“Jadi jelas dia dalam keadaan stres yang luar biasa. Tapi bukan hanya stres. Kalau hanya stres, maka tidak perlu dia bunuh diri. Tapi stres yang demikian beratnya sehingga tidak ada harapan lagi,” ujar psikiater.

Lebih lanjut, psikiater menambahkan bahwa korban memandang masa depannya sudah tertutup sepenuhnya.

“Jadi dia anggap ke depan itu sudah tidak ada harapan hidup lagi. Kalau sudah tidak ada harapan hidup maka dia lebih baik memutuskan untuk bunuh diri. Kemudian pamit ke ibunya supaya ibunya ya mungkin jangan terlalu sedih tapi tetap itu jalan keluar yang dia ambil,” tutur psikiater.

Peristiwa ini diketahui dipicu keterbatasan ekonomi keluarga untuk memenuhi kebutuhan alat tulis seharga Rp10 ribu. 

Kasus tersebut juga mendapat perhatian pemerintah, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang menekankan pentingnya pendampingan dan data keluarga miskin ekstrem.

Tragedi Anak SD di NTT ini menjadi peringatan bahwa tekanan hidup dan keterbatasan ekonomi dapat berdampak serius pada kondisi psikologis, bahkan pada anak yang masih sangat muda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analisis psikiater menegaskan korban mengalami stres luar biasa hingga kehilangan harapan hidup, yang tercermin dalam surat wasiat terakhirnya untuk sang ibu.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antrean Ketapang-Gilimanuk Capai Belasan Kilometer, Gapasdap Ungkap Kendala Dermaga

Antrean Ketapang-Gilimanuk Capai Belasan Kilometer, Gapasdap Ungkap Kendala Dermaga

Antrean kendaraan yang masih terjadi di lintas Ketapang, Banyuwangi, dan Gilimanuk, Bali, hingga kini belum terurai. Ketersediaan kapal yang cukup banyak belum diimbangi dengan kapasitas dan kemampuan dermaga yang memadai.
Profil Kim Yeon-gyeon, Pemilik Nomor 8 di Hillstate yang Doakan Megawati Hangestri agar Terhindar dari Cedera

Profil Kim Yeon-gyeon, Pemilik Nomor 8 di Hillstate yang Doakan Megawati Hangestri agar Terhindar dari Cedera

Kim Yeon-gyeon sempat jadi pembicaraan volimania setelah Megawati Hangestri datang ke Hillstate. Pasalnya, nomor punggung 8 telah dia pakai sejak musim 2011.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Norwegia vs Portugal 1-2 di UEFA Nation League, Joao Felix dan Goncalo Ramos Jadi Kunci Kemenangan Selecao das Quinas

Norwegia vs Portugal 1-2 di UEFA Nation League, Joao Felix dan Goncalo Ramos Jadi Kunci Kemenangan Selecao das Quinas

Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Ullevaal Stadion, Oslo, Senin (28/9/2026) dini hari WIB, Norwegia harus tumbang dari Portugal dengan skor tipis 1-2.
Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Polisi Terima 4 Laporan dan Periksa 8 Siswa

Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, Polisi Terima 4 Laporan dan Periksa 8 Siswa

Polresta Malang Kota masih mendalami dugaan tindak pidana kekerasan terhadap siswa SMPN 18 Kota Malang.

Trending

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Rookie Hyundai Hillstate menolak panggilan yang disematkan Megawati Hangestri kepadanya. Momen lucu ini terjadi saat mereka sedang liburan singkat di Pulau Jeju
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Tim Indonesia sudah memastikan medali usai empat pebulu tangkis tanah air tampil di semifinal. Sedangkan Timnas Voli Indonesia akan kembali berjuang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT