News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cut Rizki Dikecam karena Sebut Sahur Ganggu Waktu Tidur, Kini Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Cut Rizki minta maaf usai dikecam karena sebut sahur ganggu waktu tidurnya. Ia akui khilaf dan berjanji lebih bijak bicara di publik.
Senin, 23 Februari 2026 - 22:39 WIB
Beauty Influencer Cut Rizki
Sumber :
  • Instagram/crvhons

tvOnenews.com - Nama Cut Rizki, seorang beauty influencer menjadi perbincangan di media sosial setelah ucapannya tentang waktu sahur viral dan menuai banyak kecaman.

Dalam sebuah video yang diunggah ke akun TikTok pribadinya, Cut Rizki menyebut bahwa sahur justru mengganggu waktu tidurnya dan membuatnya merasa lelah keesokan harinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi sahur itu menurutku agak ganggu jam tidur kita, karena kita pengen tidur lebih lama. Kemarin aku coba sahur ya Allah, tidurnya kebablasan, siangnya jadi lemes banget, kurang tidur. Sahur itu gak untuk semua orang. Aku lebih milih makan agak banyak pas malam, terus aku tidur,” ujar Cut Rizki dalam video tersebut.

Pernyataannya tersebut langsung menuai gelombang kritik dari netizen.

Banyak yang menilai ucapannya menyepelekan anjuran sunnah Rasulullah SAW, yang menekankan pentingnya makan sahur sebelum berpuasa di bulan Ramadhan.

Tak sedikit komentar pedas yang membanjiri kolom unggahan ulang video tersebut di akun-akun gosip.

"Ga usah sahur kak, syarat orang berpuasa itu BERAKAL," tulis salah satu netizen.

"Kak sadar ga kalau kamu ngerasa sahur mengganggu jam tidurmu, berarti Allah dah ambil nikmat sahurmu," tambah warganet lainnya.

Mendapat hujatan bertubi-tubi, Cut Rizki akhirnya mengambil langkah cepat dengan menghapus video tersebut dari media sosialnya.

Namun, video itu sudah terlanjur tersebar luas dan diunggah ulang oleh berbagai akun TikTok dan Instagram.

Melihat respons publik yang semakin memanas, Cut Rizki akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun TikTok pribadinya.

Ia mengakui kesalahannya dan menyebut bahwa pernyataannya tersebut merupakan bentuk kekhilafan yang sama sekali tidak dimaksudkan untuk merendahkan amalan sahur.

“Assalamualaikum teman-teman, berkaitan dengan postingan saya dan suami beberapa waktu lalu yang menimbulkan kegaduhan, dengan ini kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya," tulis Cut Rizki

"Kami sangat menyadari bahwa tindakan kami sepenuhnya merupakan kekhilafan dan tidak ada pembenaran atas pernyataan yang kami sampaikan, terutama terkait kalimat ‘sahur itu mengganggu’ dalam sebuah video di media sosial,” sambungnya.

Ia menambahkan, dirinya memahami betul bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman dan kekecewaan bagi banyak pihak, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Ia juga menegaskan bahwa ucapan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai keagamaan yang selama ini ia pegang.

“Kami memahami bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman dan kekecewaan bagi banyak pihak, dan kami ingin menjelaskan bahwa itu tidak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip yang kami anut. Kami berdua berkomitmen untuk belajar dari kesalahan ini dan berusaha menjadi lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di masa depan,” lanjutnya.

Cut Rizki juga berharap klarifikasi yang disampaikannya dapat meluruskan pandangan masyarakat dan menutup kontroversi yang sempat melebar.

Ia berjanji untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten di masa depan, terutama yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berharap klarifikasi ini dapat membantu meluruskan kesalahpahaman, dan kami mohon maaf sekali lagi atas ketidaknyamanan yang telah kami sebabkan. Semoga ini dapat menjadi pelajaran bagi kami untuk bertumbuh menjadi manusia yang lebih baik ke depannya,” tutup Cut Rizki dalam video permintaan maafnya.

Meski permintaan maaf itu telah disampaikan, beberapa warganet masih menilai Cut Rizki seharusnya lebih berhati-hati sebelum berbicara soal hal-hal sensitif, apalagi terkait ajaran agama. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Minta Komnas Anak Perhatikan Kasus yang Lebih Memprihatinkan

Ruben Onsu Minta Komnas Anak Perhatikan Kasus yang Lebih Memprihatinkan

Ruben Onsu meminta Komnas Anak memperhatikan sederet kasus anak memprihatinkan, mulai dari bullying hingga kekerasan, serta mendesak penanganan tanpa menunggu viral.
Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas Hadirkan Semangat 'Sinergi untuk Keadilan, Indonesia Bermartabat'

Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas Hadirkan Semangat 'Sinergi untuk Keadilan, Indonesia Bermartabat'

Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas 2026 usung tema Sinergi untuk Keadilan, Indonesia Bermartabat melalui edukasi hingga penguatan koordinasi kebijakan hukum.
Jalani Balapan Kandang Terakhirnya, Jack Miller Siapkan Sesuatu Spesial untuk MotoGP Australia 2026 di Phillip Island

Jalani Balapan Kandang Terakhirnya, Jack Miller Siapkan Sesuatu Spesial untuk MotoGP Australia 2026 di Phillip Island

Jack Miller bersiap menghadapi momen emosional pada gelaran MotoGP Australia 2026 di Phillip Island yang dijadwalkan berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Ekosistem Digital Andal dan Layanan Berkualitas Dukung Pertumbuhan Bisnis Bank Mandiri

Ekosistem Digital Andal dan Layanan Berkualitas Dukung Pertumbuhan Bisnis Bank Mandiri

Bank Mandiri perkuat layanan digital dan interaksi langsung demi tingkatkan pengalaman nasabah, didukung inovasi Livin’ by Mandiri dan penghargaan Danantara Indonesia CX100.
KPK Terus Dalami Dugaan Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang, Saksi Baru Dipanggil

KPK Terus Dalami Dugaan Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang, Saksi Baru Dipanggil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterangan sejumlah pihak terkait dugaan korupsi berupa pemerasan di lingkup Pemerintah Kabupaten Pemalang ...
Honda Bakal Jual Mitsubishi Triton Berlogo H pada 2028 di ASEAN, Apakah Indonesia Kebagian?

Honda Bakal Jual Mitsubishi Triton Berlogo H pada 2028 di ASEAN, Apakah Indonesia Kebagian?

Honda dikabarkan bakal menjual pikap berbasis Mitsubishi Triton di ASEAN pada 2028. Apakah Indonesia masuk daftar negara tujuan? Simak perkembangan terbarunya.

Trending

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT