GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Ibu Kandung Nizam Singgung Dugaan KDRT Anwar Satibi Usai Rilis KPAI

​​​​​​​Kuasa hukum Ibu Kandung Nizam menyinggung dugaan KDRT Anwar Satibi usai rilis KPAI, menyebut adanya kemungkinan peran pihak lain dalam kasus Nizam.
Minggu, 1 Maret 2026 - 22:42 WIB
Krisna Murti dan Ayah Kandung Nizam Syafei
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @krisnamurtilaw / YouTube Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kuasa hukum Ibu Kandung Nizam menyinggung dugaan KDRT Anwar Satibi usai rilis KPAI terkait perkembangan terbaru kasus Nizam.

Kasus Nizam Syafei (NS), bocah 12 tahun asal Jampang Kulon, Sukabumi, terus menjadi perhatian publik hingga 1 Maret 2026. Dalam proses penyelidikan, Polres Sukabumi telah menetapkan ibu tiri korban berinisial TR sebagai tersangka dugaan kekerasan fisik dan psikis yang disebut terjadi sejak 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Lisnawati, selaku Ibu Kandung Nizam, mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban pada 27 Februari 2026 untuk mengajukan perlindungan. Ia mengaku menerima teror dan ancaman melalui pesan WhatsApp dan telepon setelah membuka kasus ini ke publik.

krisna murti
Krisna Murti, Kuasa Hukum Ibu Kandung Nizam. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Lisnawati juga melaporkan mantan suaminya, Anwar Satibi, ke pihak kepolisian atas dugaan penelantaran anak dan keterlibatan dalam kekerasan.

Proses Hukum Jadi Perhatian Publik

Dalam keterangan yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi pada 1 Maret 2026, kuasa hukum Ibu Kandung Nizam, Krisna Murti, menjelaskan perkembangan laporan yang telah diajukan.

Ia mengatakan, “Kemarin dari pihak penyidik ada telepon kami ya kan, bahwa untuk proses ini cepat karena ini jadi perhatian publik, mereka meminta kita untuk didengar keterangannya sehubungan dengan laporan kita pada hari Senin.”

Namun, jadwal pemeriksaan sempat berbenturan dengan agenda lain.

“Cuma berbenturan. Ternyata hari Senin itu kita juga ada RDP di Komisi III dan kebetulan dari pihak kepolisian di sana juga diundang oleh Komisi III. Jadi kita tunda mungkin sekitar hari Selasa atau hari Rabu,” ujarnya.

Krisna juga mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian.

“Ya, kita sangat apresiasi sekali dengan kinerjanya Polres Sukabumi, begitu cepatnya dia melakukan penyelidikan dalam laporan kita, artinya ditindaklanjuti dengan cepat. Kita sangat mengapresiasi kepada penyidik Polres Sukabumi,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singgung Dugaan KDRT Usai Rilis KPAI

Perkembangan terbaru mencuat setelah adanya rilis dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Krisna Murti menyebut pihaknya mengikuti perkembangan yang disampaikan KPAI terkait kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam kematian Nizam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT