News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Nizam Syafei Merasa Disudutkan, Kuasa Hukum Desak DPR Beri Kesempatan Klarifikasi

​​​​​​​Ayah Nizam Syafei merasa disudutkan, kuasa hukum desak DPR beri kesempatan klarifikasi agar penanganan Kasus Nizam Syafei tetap adil dan independen.
Selasa, 3 Maret 2026 - 22:48 WIB
Ayah Nizam Syafei
Sumber :
  • YouTube Denny Sumargo

tvOnenews.com - Ayah Nizam Syafei merasa disudutkan di tengah derasnya opini publik, sementara kuasa hukum mendesak DPR agar memberikan kesempatan klarifikasi secara adil dan terbuka.

Perkembangan terbaru dalam Kasus Nizam Syafei memunculkan temuan yang dinilai memilukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dugaan kekerasan terhadap Nizam Syafei (NS) tidak hanya mengarah kepada ibu tirinya, tetapi juga menyeret nama ayah kandungnya.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dian, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan temuan lapangan kepada pimpinan sidang serta aparat penegak hukum.

“Keterangan berbagai pihak inilah yang kemudian kami rangkum terus saya sampaikan kepada pimpinan sidang ketika FDP kemarin dan sebelumnya sebenarnya kami sudah menyampaikan kepada Pak Kapolres Sukabumi bahwa ini yang kami temukan nih fakta di lapangan. Jadi mohon bisa ditindaklanjuti ya,” ujarnya dalam unggahan YouTube Intens Investigasi (3/3/2026).

Di tengah situasi tersebut, kuasa hukum ayah Nizam Syafei, Dedi Setiadi, menilai kliennya kini berada dalam posisi yang terpojok. Ia menyebut banyak pernyataan yang berkembang justru semakin menyudutkan.

“Jadi kan banyak menyudutkan klien saya ya gitu kan dari lembaga perlindungan anak juga ya dari pendapat-pendapat dari anggota DPR juga,” katanya.

Menurut Dedi, demi menjaga independensi dan keadilan, kliennya seharusnya diberi ruang yang sama untuk menyampaikan penjelasan di hadapan DPR.

“Maksud saya begini, supaya adil ya, saya mohon juga DPR mengundang klien kami dan kami untuk kita menjelaskan. Supaya posisi DPR itu independen karena milik rakyat semua, bukan milik salah satu rakyat, bukan milik golongan. Ini kan milik rakyat semua. Jadi tolonglah berikan keadilan kepada kami untuk menjelaskan itu,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kebenaran sebuah peristiwa tidak bisa hanya dinilai dari satu sisi saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi belum tentu kebenaran ya yang disampaikan tadi itu benar. Karena yang mengalami ini adalah mantan istrinya dan mantan suaminya,” tambahnya.

Permintaan tersebut disampaikan kepada Komisi III DPR RI yang sebelumnya menggelar forum dengar pendapat terkait Kasus Nizam Syafei. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi dan Kakanwil Kemenag Jabar Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas: Dedikasi KUA Beri Layanan di Hari Libur

Dedi Mulyadi dan Kakanwil Kemenag Jabar Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas: Dedikasi KUA Beri Layanan di Hari Libur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) & Kakanwil Kemenag Jabar, Dudu Rohman (KDR) menjadi saksi akad nikah pasangan disabilitas, Sayyid-Puja di KUA Baleendah.
Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 Mei 2026. Leo dan Pisces paling hoki soal uang, sementara zodiak lain perlu bijak atur pengeluaran dan ambil keputusan finansial.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

Penetapan Sumedang sebagai titik awal pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda berlandaskan pada jejak sejarah yang masih dapat ditelusuri secara fisik.
Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT