News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Dengarkan Pengakuan Mantan Mertua Vina Cirebon, Terungkap Awal Pertemuan hingga Pernikahan ke China

​​​​​​​Dedi Mulyadi dengarkan pengakuan mantan mertua Vina Cirebon yang datang dari China. Terungkap awal pertemuan hingga Vina setuju menikah dan tinggal di sana.
Selasa, 17 Maret 2026 - 04:13 WIB
Mantan Mertua Vina Cirebon dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase foto tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi mendengarkan langsung pengakuan mantan mertua Vina Cirebon yang datang jauh dari Tiongkok. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bagaimana awal pertemuan hingga akhirnya Vina bersedia menikah dan pergi ke China.

Kasus Vina, perempuan asal Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, sebelumnya sempat viral setelah ia mengaku menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vina (26) sempat mengunggah video permohonan pertolongan melalui Instagram. Dalam video tersebut ia mengaku disekap, paspornya ditahan, mengalami kekerasan fisik, serta dipaksa melayani suami yang diduga memiliki kondisi khusus di China.

dedi mulyadi
Mantan Mertua Vina Cirebon dan Dedi Mulyadi. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Dalam kondisi tersebut, Vina meminta bantuan kepada tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Pemerintah kemudian berhasil memulangkan Vina ke Tanah Air.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon turut membantu proses penjemputan Vina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (6/3/2026).

Belakangan, mantan ayah dan ibu mertua Vina datang langsung dari China untuk menemui Dedi Mulyadi dan menyampaikan klarifikasi. Pertemuan tersebut terlihat dalam unggahan Instagram dan YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 16 Maret 2026.

Dalam perbincangan itu, Dedi Mulyadi sempat menanyakan kondisi anak dari pasangan tersebut yang sebelumnya menikahi Vina.

“Bapak jelasin aja semuanya. Ini anaknya sakit apa?” tanya Dedi Mulyadi.

Mantan ayah mertua Vina menjelaskan bahwa anaknya tidak memiliki penyakit dan masih bisa berbicara dengan normal. Ia juga menyebut anaknya sebelumnya sempat memiliki pasangan.

Percakapan kemudian berlanjut mengenai bagaimana Vina dan pria asal China tersebut bisa saling mengenal. Mantan ibu mertua Vina menjelaskan bahwa pertemuan itu terjadi ketika anaknya sedang berada di Indonesia.

“Sebenarnya ada katanya tadi tuh ada calon, cuman kan dia ke Indonesia tuh main, terus kenal ketemu sama Vina itu terus ditanya ‘Vina mau enggak sama anak saya?’ gitu. ‘Kamu suka enggak ke China gitu buat nikah?’ Dianya mau ya udah gitu,” jelas mantan ibu mertua Vina.

Setelah Vina menyatakan kesediaannya, proses pernikahan kemudian diurus hingga selesai. Bahkan disebutkan bahwa keluarga suami juga memberikan mahar dalam pernikahan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menjelaskan bahwa dirinya berusaha melihat kasus tersebut secara objektif. Menurutnya, ia perlu membedakan antara dugaan perdagangan orang dengan pernikahan yang terjadi secara resmi.

Ia menilai bahwa dari cerita yang didengar, proses pernikahan tersebut tampak seperti pernikahan biasa karena Vina dikenalkan dengan keluarga pihak suami sebelum akhirnya menikah.

Meski demikian, Dedi Mulyadi juga menilai kemungkinan Vina memiliki harapan untuk mendapatkan kehidupan baru di China. Namun setelah menjalani kehidupan di sana, Vina diduga merasa tidak betah dengan kondisi yang dihadapinya.

Di sisi lain, mantan ibu mertua Vina menyebut bahwa selama berada di China, Vina sempat diajak bepergian bersama keluarga, termasuk mengunjungi Beijing dan Tembok Besar China.

Di akhir pertemuan, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa dirinya tetap menghargai niat baik keluarga mantan suami Vina yang datang langsung dari China untuk memberikan penjelasan.

“Kalau saya menghargai ya, menghargai banget tuh kan Vinanya dianterin habis itu karena dia merasa enggak enak memperlakukan tidak baik pada Vina sampai nemuin saya. Artinya kan niatnya baik,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia pun menutup pembicaraan dengan menekankan pentingnya menghargai niat baik seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita harus menghargai orang yang punya niat baik,” pungkas Dedi Mulyadi.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT