News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Habisi Cucu Mpok Nori, Pihak Keluarga Sebut Suami Siri Sempat Ancam Bunuh Diri dan Bawa Pisau

​​​​​​​Sebelum membunuh Cucu Mpok Nori, suami siri sempat ancam bunuh diri dan bawa pisau. Pihak keluarga ungkap kronologi mengejutkan sebelum tragedi terjadi.
Senin, 23 Maret 2026 - 23:02 WIB
Cucu Mpok Nori dan Suami Siri
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Kisah tragis menimpa Cucu Mpok Nori, yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh suami sirinya sendiri. Fakta mengejutkan terungkap dari pihak keluarga, bahwa sebelum kejadian nahas tersebut, pelaku sempat mengancam akan mengakhiri hidupnya dengan membawa pisau di hadapan keluarga korban.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Cucu Mpok Nori yang diketahui bernama Dwintha Anggary (37) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kontrakannya pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban mengalami luka senjata tajam di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

cucu mpok nori
Cucu Mpok Nori dan Suami Siri. (Sumber: YouTube tvOneNews)

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan suami siri korban. Ia sempat melarikan diri setelah kejadian, namun berhasil ditangkap polisi kurang dari 24 jam di rest area Tol Tangerang-Merak saat hendak kabur ke Sumatera. Dugaan sementara, motif pembunuhan dipicu oleh rasa cemburu.

Namun, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, pihak keluarga mengungkap adanya kejadian mencurigakan yang melibatkan pelaku. 

Dalam keterangan yang disampaikan, situasi hubungan antara korban dan pelaku memang sudah memanas sejak sebelumnya.

Keluarga Cucu Mpok Nori mengungkap bahwa pertengkaran sempat terjadi pada momen Nisfu Syaban, yang kemudian berujung pada ucapan talak dari pihak pelaku.

“Jadi pas Nisfu Syaban itu mereka cekcok saja, cekcok terus keluarlah kalimat talak dari pihak laki-laki. Nah,” ujar pihak keluarga Mpok Nori dalam YouTube Intens Investigasi (23/3/2026).

cucu mpok nori
Pihak Keluarga Cucu Mpok Nori. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Menurut keluarga, ucapan tersebut dianggap sebagai tanda berakhirnya hubungan, mengingat pernikahan yang dijalani hanya sebatas nikah siri. Namun, pelaku disebut tidak menerima perpisahan tersebut.

“Kalau dalam hukum Islam kan kita yang kita tahu kalau dia bilang talak ya berarti sudah selesai. Sedangkan mereka hanya nikah siri kan. Jadi ya kita anggap dari keluarga yang sudah selesai, tapi dia berdalih dia hanya emosi. Hanya emosi terus enggak mau dipisahkan,” lanjutnya.

Situasi semakin memanas hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk melibatkan pihak kepolisian. Pada momen inilah, pelaku sempat melakukan aksi yang mengejutkan.

“Nah, karena kita juga emosi, kita manggil pihak polisi, kan. Nah, jadi dia ceritanya sebelum manggil pihak polisi itu dia bawa ngambil pisau, mau bunuh diri ceritanya di depan kita. Karena ibu saya histeris kan langsung manggil polisi. Pas polisi datang dia kabur,” ungkap pihak keluarga.

Setelah kejadian tersebut, pelaku dan korban disebut sempat berpisah tempat tinggal. Namun, jarak yang masih berdekatan diduga membuat pelaku tetap bisa memantau korban.

“Nah, jadi makanya waktu itu dia pisah, dia dah tuh akhirnya mau harus enggak mau. Jadi pisah dari kontrakan ini, ternyata dia ngontrak di depan gitu,” kata keluarga.

“Jadi ya, maksudnya kita kecolongannya di situ karena dia mantauannya masih dekat gitu jadinya,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi yang menimpa Cucu Mpok Nori ini pun menjadi duka mendalam bagi keluarga besar. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kekerasan dalam hubungan, terutama ketika konflik sudah menunjukkan tanda-tanda berbahaya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim ARMI Duga Kematian Luis David Hutabarat Dipicu Kekerasan Petugas Keamanan PT Agrinas

Tim ARMI Duga Kematian Luis David Hutabarat Dipicu Kekerasan Petugas Keamanan PT Agrinas

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) mengungkap kronologi dugaan kekerasan yang dilakukan petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) terhadap empat warga Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada 16 Juni 2026.
Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih ingat aksi Hendrawan di Commonwealth Games 2022? Legenda bulu tangkis Indonesia itu rela melepas sepatunya untuk dipinjamkan kepada pebulu tangkis Jamaika, Samuel Ricketts.
Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT