Dedi Mulyadi Tak Mau Salah Langkah, Minta Waktu Cari Solusi Masalah Vina Cirebon dan Mantan Mertua
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi
Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa persoalan hukum harus dipahami dengan baik oleh Vina.
“Harus dipahami juga karena nikahnya kan resmi, harus dipahami ininya tuh nggak bisa lagi nikah dengan yang lain. Di undang-undang Chinanya harus cerai dulu sama kamu, itu masalahnya,” jelasnya.
Nisa kembali menjelaskan bahwa proses perceraian di China memiliki aturan berbeda, “Jadi pihak ayahnya ini minta si Vinanya mau enggak mau harus ke sana buat ngurus cerai. Karena kalau di sana itu kan foto berdua kayak gini nih pak, maksudnya pernikahan kan foto berdua, pas cerai pun harus foto berdua gitu.”
Ia juga menekankan bahwa pihak keluarga pria ingin menyelesaikan masalah secara baik-baik, “Dari pihak keluarga si laki-laki mah pengennya karena kita ininya baik-baik ya pak, dia inginnya pisahnya baik-baik gitu.”
Bahkan, solusi pendampingan juga sempat disampaikan, “Nanti misalnya si Vina ini takut sendirian kan bisa ditemani pamannya atau sama siapa ke sana buat urus cerai doang, nanti setelah selesai cerai dia balik lagi ke sini.”
Namun, Dedi Mulyadi melihat adanya perbedaan sistem hukum antara Indonesia dan China, “Beda dengan Indonesia ya, di Indonesia mah kalau satu sudah pergi, tidak menjalankan kewajiban, nantikan bisa diputus oleh pengadilan asal melakukan gugatan kan.”
Ia pun mencoba mencari alternatif solusi, termasuk kemungkinan menggunakan kuasa hukum atau surat keterangan WNA yang telah kembali ke Indonesia.
Di sisi lain, kekhawatiran juga muncul dari pihak keluarga pria, “Solusinya gimana? Soalnya nanti anaknya dia enggak bisa nikah lagi,” ujar Nisa menyampaikan pesan tersebut.
Dalam situasi yang cukup rumit ini, Dedi Mulyadi akhirnya mengambil sikap untuk tidak tergesa-gesa.
“Oke, kasih saya waktu ya kan. Kan ada nomornya, nanti saya bicarakan dari sisi hukumnya ya,” tegasnya.
Ia juga menegaskan prinsip yang dipegang dalam menangani kasus ini, “Nanti kasih saya waktu, saya cari solusi karena bagi saya juga, ke sini saya harus melindungi, ke sana juga tidak boleh menyakiti. Karena dua-duanya walaupun beda negara, beda agama adalah manusia yang harus saling dihargai, itu prinsip hidup saya.”
Load more