GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Gubernur Jabar KDM Skakmat Pedagang yang Ngeyel, Sudah Diguyur Uang Lebaran Malah Nekat Jualan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kesal seorang pedagang masih berjualan di Cikole setelah mendapat uang kompensasi Rp2 juta untuk libur Lebaran 2026.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:24 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) sidak pedagang yang tetap jualan setelah dikasih kompensasi uang libur Lebaran 2026
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) skakmat seorang pedagang yang diduga ngeyel. Pasalnya pedagang itu pernah mendapat uang Lebaran sebagai kompensasi libur jualan selama Lebaran 2026.

Alih-alih libur berjualan, pedagang tersebut justru melanjutkan aktivitasnya. Kegiatan itu tak sengaja kepergok langsung oleh KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perasaan saya pernah kasih uang libur deh kan sama Ibu," ujar KDM di sela-sela kegiatannya yang diunggah dalam akun YouTube pribadinya, Sabtu (28/3/2026).

Detik-detik KDM Skakmat Pedagang yang Ngeyel setelah Terima Uang Lebaran 2026

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) minta identitas pedagang yang ngeyel akibat masih berjualan setelah dikasih uang kompensasi libur Lebaran 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) minta identitas pedagang yang ngeyel akibat masih berjualan setelah dikasih uang kompensasi libur Lebaran 2026
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Mulanya KDM sedang menjalani tugasnya. Ia bersama staf serta jajaran Pemprov Jabar mengelilingi sekaligus mengecek kondisi kawasan Cikole, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.

Di tengah perjalanan, KDM melihat banyak tumpukan sampah di beberapa bagian pinggir jalan di Cikole. Kebetulan banyak petugas kebersihan membereskan sampah yang berserakan di sana.

Mantan Bupati Purwakarta ini berbincang dengan sejumlah petugas kebersihan. Karena mereka terlihat semangat, Pemprov Jabar akan memberikan uang bonus.

Ia memastikan para petugas kebersihan ikhlas mengerjakan tugasnya. Mereka mengaku hal itu sudah menjadi bagian tanggung jawabnya membersihkan sampah berserakan di sepanjang jalan Cikole.

Kemudian, ia melanjutkan pengecekan kondisi tempat lainnya sambil berjalan kaki. Di tengah itu, ia tak sengaja menemukan seorang ibu-ibu yang berjualan di tepi jalan.

KDM tampaknya masih mengingat betul wajah pedagang tersebut. Ia langsung menyebut dirinya pernah mengguyur uang sebesar Rp2 juta.

Ia mengaku sengaja tidak merekam pemberian kompensasi itu untuk dijadikan konten. Tak ayal, tujuan meliburkan pedagang merupakan bagian kewajibannya menertibkan kawasan di Cikole.

Dedi Mulyadi tentu terkejut dengan sikap pedagang tersebut. Ia tidak habis pikir ibu-ibu itu masih nekat berjualan di pinggir jalan di kawasan wisata Cikole.

"Perasaan sudah dikasih uang liburan, tapi kok masih dagang?," tanya KDM sambil skakmat pedagang tersebut.

Sontak, pedagang itu diam membisu. Ia hanya bisa tertawa dan senyum sambil memberikan alasan tetap berdagang di area tersebut.

"Oh, cuma hari ini aja," ucap pedagang tersebut.

KDM justru enggan mendengar alasan tersebut. Ia memperintahkan stafnya mengangkut sekaligus membereskan dagangan milik ibu-ibu itu.

Pedagang Diduga Makan Uang Kompensasi Libur Lebaran

Pria berusia 54 tahun itu kembali bertanya alasan ibu-ibu tersebut kembali berdagang di kawasan tersebut. Ia menyayangkan sikap yang diambil pedagang tersebut.

Ia menduga ibu-ibu itu sudah memakan uang Lebaran dari pemerintah secara cuma-cuma. Bahkan pedagang tersebut mengabaikan tujuan yang ditetapkan oleh Pemprov Jabar.

"Selama Lebaran itu, ibu istirahat, nggak usah jualan di sini. Iya tahu, tapi kan uang Lebaran saya kasih. Ibu, uang itu diterima tapi dagang masih, nggak boleh begitu," sentil dia.

Tujuan Pemprov Jabar Kasih Kompensasi kepada Pedagang

Dedi Mulyadi menjelaskan tujuan Pemprov Jabar memberikan kompensasi. Para pedagang diharapkan meliburkan diri untuk berjualan sementara waktu baik menjelang dan setelah Lebaran.

Kebijakan ini sebagai bagian upaya pemerintah tetap menjaga ketertiban. Selain itu, Pemprov Jabar juga ingin mengurangi kepadatan dan melancarkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

KDM mengetahui Cikole sebagai kawasan wisata yang menjadi sasaran pengunjung. Mereka yang mudik dan berlibur akan meramaikan Cikole selama musim libur Lebaran 2026.

Sayangnya sejumlah pedagang mengabaikan kebijakan tersebut. Padahal mereka sudah mendapat kompensasi libur berjualan dengan tujuan tetap menjaga kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Kondisi ini dinilai adanya pelanggaran terhadap kesepakatan. Selain itu, tindakan pedagang tersebut potensi mengganggu tujuan utama kebijakan dari Pemprov Jabar.

"Ibu juga belum dapat segitu. Saya perasaan sudah baik sama warga. Ayo Bu, angkat Bu. Kalau nggak diangkat, kita yang angkat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi mendesak agar pedagang itu memberikan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tujuannya untuk menindaklanjuti para pedagang yang diduga melanggar kebijakan pemerintah.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT