News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiru Gaya Dedi Mulyadi, Kreator Ini sampai Ditegur Dua Kali hingga Berujung Permintaan Maaf

Konten kreator peniru gaya Dedi Mulyadi ditegur dua kali hingga minta maaf. Ini kronologi lengkap dan pesan KDM soal dampak peniruan di publik.
Minggu, 29 Maret 2026 - 16:32 WIB
Dedi Mulyadi tegur konten kreator
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa peniruan identitas, meski awalnya untuk hiburan, bisa berujung pada konsekuensi serius.

Apalagi jika ada pihak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengingatkan bahwa masyarakat harus dilindungi dari potensi kerugian akibat penyalahgunaan nama atau identitas publik figur.

"Ini sangat berbahaya dan kemudian juga kan di media sosial sudah banyak tuh akun-akun mengatasnamakan saya melakukan penipuan terhadap berbagai pihak yang merugikan," tegasnya.

Menanggapi teguran tersebut, Kang Ajang akhirnya buka suara. Melalui akun media sosialnya, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Dedi Mulyadi dan masyarakat.

Konten Kreator mirip KDM
Konten Kreator mirip KDM
Sumber :
  • TikTok

“Saya Ajang Syarief menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada idola saya bapak Dedi Mulyadi dan juga masyarakat yang merasa kurang nyaman,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa konten yang dibuatnya mungkin menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, ia berjanji akan melakukan evaluasi dan memperbaiki konten ke depannya agar lebih bermanfaat.

Kang Ajang juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bijak dalam berkarya di media sosial.

Tak hanya itu, ia turut menyampaikan harapan agar Dedi Mulyadi dapat terus memimpin Jawa Barat dengan baik dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi gambaran nyata bagaimana konten kreator memiliki pengaruh besar di era digital. Kreativitas memang penting, namun tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial.

Peniruan gaya tokoh publik sebenarnya bukan hal baru. Namun, ketika sudah menyentuh ranah identitas dan berpotensi menyesatkan publik, maka diperlukan batasan yang jelas. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT